Menginap di rumah Manason

Kisah Para Rasul 21:16

Tuan rumah lama di Yerusalem

Beberapa murid dari Kaisarea juga pergi bersama dengan kami, sambil membawa kami ke rumah Manason, orang Siprus, seorang murid sejak lama, yang dengannya kami tinggal.

Kisah Para Rasul 21:16 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 21:16?

Dalam perjalanan, mereka ditemani oleh murid-murid dari Kaisarea dan tinggal di rumah Manason, seorang murid setia dari Siprus. Ini menunjukkan adanya persekutuan dan dukungan yang hangat dalam perjalanan pelayanan Paulus.

Latar belakang

Pemandu dan tuan rumah

Beberapa murid dari Kaisarea ikut, sambil mengantar mereka ke rumah Manason, orang Siprus, seorang murid sejak lama. Di sanalah rombongan menginap. Jaringan persahabatan menopang setiap langkah Paulus.

Di mana

Jalan ke Yerusalem

Rumah Manason, orang Siprus

Kapan

~57 M

Akhir perjalanan misi ketiga

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Bersiap ke Yerusalem
Tiba di Yerusalem
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas

Dokter dan penulis, ikut serta dalam perjalanan

T

Kepada

Teofilus

Penerima surat Lukas, pejabat terhormat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀρχαῖος μαθητής

archaios mathētēs · early disciple

murid generasi awal

Κύπριος

Kyprios · Cyprus

orang Siprus

ξενίζω

xenizō · lodge

menjamu sebagai tamu

Kata 'menjamu tamu' menunjukkan keramahan jadi tulang punggung gerakan ini.

Tahukah kamu

Murid generasi awal

Manason disebut 'murid sejak lama' — kemungkinan dari generasi pertama pengikut Yesus. Tuan rumah berpengalaman yang aman menampung Paulus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 21:16

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 21:16

✕  Sering dikira

"Manason tokoh terkenal."

✓  Yang sebenarnya

Dia disebut sekali saja — murid setia yang menyediakan rumah.

✕  Sering dikira

"Paulus jalan tanpa pendukung."

✓  Yang sebenarnya

Banyak murid mengantar dan menampungnya sepanjang jalan.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 21:16

Kita tidak berjalan sendirian dalam hidup ini. Tuhan menyediakan saudara seiman untuk saling menguatkan. Hargailah mereka dan terbukalah untuk menerima bantuan.

Tuhan, terima kasih untuk saudara-saudari seiman yang Engkau tempatkan dalam hidupku. Bantu aku untuk saling mendukung. Amin.