Berkemas, perjalanan terakhir dimulai

Kisah Para Rasul 21:15

Bersiap menuju Yerusalem

Setelah hari-hari itu, kami bersiap-siap dan berangkat ke Yerusalem.

Kisah Para Rasul 21:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 21:15?

Setelah momen penyerahan diri kepada kehendak Tuhan, mereka bersiap-siap dan berangkat ke Yerusalem. Ini menunjukkan bahwa penyerahan bukan berarti pasif, melainkan melanjutkan langkah dengan penuh keyakinan.

Latar belakang

Langkah terakhir ke kota

Setelah hari-hari itu, mereka bersiap dan berangkat ke Yerusalem. Ini etape terakhir, lewat darat dari Kaisarea ke ibu kota. Perjalanan panjang sejak Efesus hampir tiba di tujuan.

Di mana

Kaisarea

Bersiap untuk perjalanan darat

Kapan

~57 M

Akhir perjalanan misi ketiga

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mereka berserah
Murid Kaisarea ikut
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas

Dokter dan penulis, ikut serta dalam perjalanan

T

Kepada

Teofilus

Penerima surat Lukas, pejabat terhormat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

μετὰ τὰς ἡμέρας

meta tas hēmeras · after these days

setelah hari-hari itu

ἐπισκευάζομαι

episkeuazomai · got ready

berkemas, mempersiapkan perjalanan

ἀναβαίνω

anabainō · went up

naik, mendaki

Kata 'naik' menegaskan Yerusalem secara harfiah berada di ketinggian yang harus didaki.

Tahukah kamu

Naik dari pesisir ke bukit

Dari Kaisarea di tepi laut menuju Yerusalem yang tinggi, perjalanan darat ini sungguh 'mendaki' — sekitar 100 km menanjak ke pegunungan Yudea.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 21:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 21:15

✕  Sering dikira

"'Naik' cuma kiasan rohani."

✓  Yang sebenarnya

Yerusalem benar-benar di dataran tinggi yang harus didaki.

✕  Sering dikira

"Mereka teledor tak menyiapkan diri."

✓  Yang sebenarnya

Lukas mencatat mereka 'bersiap-siap' dengan sungguh.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 21:15

Ketika kita sudah berdoa dan menyerahkan masalah kepada Tuhan, kita perlu bergerak maju dengan berani. Jangan biarkan ketakutan menghambat langkah kita, tapi percayalah bahwa Tuhan menyertai.

Ya Tuhan, beri aku keberanian untuk melangkah setelah aku menyerahkan rencana-Mu, sebab aku tahu Engkau menyertaiku. Amin.