Siap mati demi nama Yesus

Kisah Para Rasul 21:13

Tekad bulat Paulus

Kemudian, Paulus menjawab, “Apa yang kamu lakukan, menangis dan menghancurkan hatiku? Sebab, aku siap, bukan hanya untuk diikat, tetapi juga untuk mati di Yerusalem demi nama Tuhan Yesus.”

Kisah Para Rasul 21:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 21:13?

Paulus menanggapi permohonan orang-orang agar ia tidak pergi ke Yerusalem dengan menegaskan kesiapannya untuk diikat bahkan mati demi nama Yesus. Ini menunjukkan totalitas komitmennya pada panggilan Tuhan, di mana ia rela menanggung segala risiko demi memberitakan Injil.

Latar belakang

Hati yang remuk tapi mantap

Paulus menjawab: kenapa kalian menangis dan menghancurkan hatiku? Dia bilang siap bukan hanya diikat, tapi juga mati di Yerusalem demi nama Tuhan Yesus. Tangisan mereka justru membuatnya berat, tapi tekadnya tak goyah.

Di mana

Kaisarea

Rumah Filipus, suasana sedih

Kapan

~57 M

Akhir perjalanan misi ketiga

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mereka memohon
Mereka pasrah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang siap menderita demi Yesus

T

Kepada

Tim & jemaat Kaisarea

Orang-orang yang menangisi keputusannya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

συνθρύπτω

synthryptō · breaking

meremukkan, menghancurkan hati

ἑτοίμως ἔχω

hetoimōs echō · ready

siap sedia

ἀποθανεῖν

apothanein · to die

untuk mati

Kata 'meremukkan' menggambarkan hati Paulus, bukan tubuhnya — beban emosionalnya nyata.

Tahukah kamu

Air mata yang menyakiti

Paulus mengaku tangisan teman-temannya 'menghancurkan hatinya'. Tekad bukan berarti kebal perasaan — justru perpisahan itu sangat menyakitkan baginya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 21:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 21:13

✕  Sering dikira

"Paulus cari mati."

✓  Yang sebenarnya

Dia tidak mengejar kematian, hanya siap menghadapinya demi tugasnya.

✕  Sering dikira

"Tekad berarti tak punya perasaan."

✓  Yang sebenarnya

Hatinya remuk; ia kuat justru di tengah air mata.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 21:13

Mari kita renungkan, apakah kita siap menghadapi konsekuensi dari mengikut Yesus? Mungkin bukan kematian, tapi bisa berupa ejekan, penolakan, atau kehilangan kenyamanan. Ketetapan hati Paulus mengajar kita untuk tidak mundur saat Tuhan memanggil.

Tuhan, berikan aku keberanian seperti Paulus untuk setia pada panggilan-Mu, apa pun risikonya. Amin.