Menetap satu setengah tahun

Kisah Para Rasul 18:11

Pelayanan terpanjang dan stabil

Maka, Paulus tinggal di sana selama 1 tahun 6 bulan, sambil mengajarkan firman Allah di antara mereka.

Kisah Para Rasul 18:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 18:11?

Paulus tinggal di Korintus selama satu tahun enam bulan, mengajar firman Allah. Ini menunjukkan kesabaran dan komitmen dalam membina jemaat, tidak hanya mengadakan penginjilan singkat.

Latar belakang

Berhenti dan mengakar

Dikuatkan oleh penglihatan itu, Paulus menetap satu tahun enam bulan — salah satu masa terlama di satu kota. Ia mengajar firman Allah secara konsisten di antara mereka.

Di mana

Korintus

Basis pelayanan menetap di kota dagang

Kapan

~50 M

Perjalanan misi kedua

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Janji penyertaan Tuhan
Diadukan ke Galio
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas (penulis)

Tabib dan teman seperjalanan Paulus

T

Kepada

Teofilus & pembaca

Penerima catatan perjalanan gereja awal

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐκάθισεν

ekathisen · continued

duduk, menetap, tinggal lama

διδάσκων

didaskōn · teaching

mengajar secara berkelanjutan

λόγον τοῦ θεοῦ

logon tou theou · word of God

firman Allah

Kata 'duduk/menetap' menunjukkan perubahan ritme: dari berpindah cepat menjadi mengajar mendalam dan berkelanjutan.

Tahukah kamu

Surat-surat lahir dari sini

Selama di Korintus inilah Paulus kemungkinan menulis surat 1 dan 2 Tesalonika, beberapa tulisan paling awal dalam Perjanjian Baru.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 18:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 18:11

✕  Sering dikira

"Paulus selalu cepat berpindah kota."

✓  Yang sebenarnya

Di Korintus ia justru menetap 1,5 tahun, masa terlama keduanya setelah Efesus.

✕  Sering dikira

"'Mengajar firman' artinya cuma berkhotbah sekali-sekali."

✓  Yang sebenarnya

Bentuk kata kerjanya menunjukkan pengajaran terus-menerus, membangun jemaat secara mendalam.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 18:11

Pertumbuhan rohani membutuhkan waktu dan kesabaran. Mari setia dalam membina hubungan dan mengajar kebenaran, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Tuhan, ajari aku untuk sabar dan tekun dalam belajar dan mengajarkan firman-Mu. Amin.