Jemaat membaca surat dan bersukacita
Kisah Para Rasul 15:31
Konsili Yerusalem: Kabar Baik Sampai
“Ketika orang-orang percaya membacanya, mereka bersukacita karena penghiburan itu.”Kisah Para Rasul 15:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah membaca surat itu, jemaat bersukacita karena isinya yang menghiburkan.”Kisah Para Rasul 15:31 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika anggota-anggota jemaat itu membaca surat itu, mereka senang sekali atas isi surat itu yang menghibur hati mereka.”Kisah Para Rasul 15:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jemaat sangat bersukacita mendengarnya karena nasihat dalam surat itu menghibur mereka.”Kisah Para Rasul 15:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Which when they had read, they rejoiced for the consolation.”Kisah Para Rasul 15:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 15:31?
Ayat ini menunjukkan respons jemaat Antiokhia terhadap surat dari para rasul dan penatua di Yerusalem. Surat itu membawa kabar baik bahwa mereka tidak perlu disunat untuk diselamatkan, melainkan hanya menjauhi beberapa hal. Pembacaan surat itu membawa sukacita dan penghiburan bagi mereka, karena menegaskan bahwa keselamatan adalah oleh anugerah, bukan oleh hukum Taurat.
Latar belakang
Berita baik menghasilkan sukacita nyata
Lukas merekam respons emosional yang nyata: mereka 'bersukacita karena penghiburan itu.' Kata 'penghiburan' (παράκλησις) bisa juga diterjemahkan 'dorongan' atau 'penguatan.' Surat itu bukan hanya menjawab pertanyaan, tapi juga menguatkan iman dan menenangkan hati mereka.
Di mana
Antiokhia, Siria
Pertemuan jemaat setelah surat dibacakan
Kapan
~49 M
Respons jemaat setelah menerima surat konsili
Yang berbicara
Lukas (narasi)
Mencatat respons emosional jemaat terhadap surat
Kepada
Jemaat Antiokhia
Yang telah lama gelisah dan kini mendapat kepastian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐχάρησαν
bersukacita · rejoiced
Merasakan sukacita yang dalam dan tulus sebagai respons terhadap berita baik
παρακλήσει
penghiburan · encouragement
Dorongan, penghiburan, penguatan — kata yang sama dengan Parakletos (Roh Kudus sebagai Penghibur)
ἀναγνόντες
membacanya · read
Membaca keras-keras kepada seluruh komunitas yang hadir — bukan membaca dalam hati
ἀναγνόντες (membaca keras) menghasilkan ἐχάρησαν (sukacita) karena παρακλήσει (penghiburan/penguatan) — surat dari komunitas kepada komunitas yang menggunakan bahasa yang sama dengan gelar Roh Kudus.
Tahukah kamu
Sukacita sebagai tanda Roh
Di sepanjang Kisah Para Rasul, sukacita sering muncul sebagai respons terhadap karya Allah (Kisah 2:46, 8:8, 13:52, 15:3). Bagi Lukas, sukacita bukan sekadar emosi positif — itu adalah tanda bahwa Roh Allah bekerja dan komunitas hidup dalam kehendak-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 15:31
Kisah Para Rasul 8:8
Sukacita sebagai respons terhadap karya Allah — pola yang berulang dalam Kisah
“Maka sangat besar sukacita dalam kota itu”
Roma 15:13
Sukacita dan damai sebagai buah dari penguatan iman
“Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu”
Yohanes 14:26
Parakletos (Penghibur) sebagai gelar Roh — kata yang sama dengan penghiburan yang jemaat rasakan
“Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 15:31
✕ Sering dikira
Sukacita mereka karena kini bebas dari semua aturan
✓ Yang sebenarnya
Sukacita mereka karena kepastian dan penguatan — bukan karena kebebasan tanpa batas, tapi karena kejelasan dan penerimaan
✕ Sering dikira
Surat ini cukup untuk menyelesaikan semua masalah
✓ Yang sebenarnya
Ay. 32 menunjukkan Yudas dan Silas masih perlu menguatkan dan meneguhkan jemaat lebih lanjut
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 15:31
Saat membaca atau mendengar firman Tuhan, kita dapat mengalami sukacita dan penghiburan yang sama ketika kita menyadari bahwa keselamatan kita tidak bergantung pada usaha kita, tetapi pada kasih karunia Allah. Mari kita terima kebenaran ini dengan hati yang bersyukur dan biarkan hal itu menguatkan iman kita.
Tuhan, terima kasih untuk firman-Mu yang membawa sukacita dan penghiburan; ajarlah aku untuk selalu bersukacita dalam kasih karunia-Mu. Amin.