Kornelius berlutut menyembah Petrus

Kisah Para Rasul 10:25

Saat penghormatan kelewat jauh

Ketika Petrus masuk, Kornelius menemuinya, lalu berlutut di kaki Petrus dan menyembahnya.

Kisah Para Rasul 10:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 10:25?

Saat Petrus tiba, Kornelius menyambutnya dengan sikap yang sangat hormat, bahkan berlutut di depan Petrus dan menyembahnya. Ini menunjukkan betapa tingginya penghormatan Kornelius terhadap Petrus, namun hal ini juga menguji apakah Petrus akan mengambil posisi yang seharusnya hanya untuk Allah.

Latar belakang

Penghormatan berlebihan

Begitu Petrus masuk, Kornelius menemuinya, berlutut di kaki Petrus, dan menyembahnya. Sebagai perwira Romawi yang terbiasa menghormati dewa-dewa, ia memperlakukan Petrus seperti tokoh ilahi. Niatnya tulus, tapi salah sasaran.

Di mana

Kaisarea

Pintu rumah Kornelius, saat Petrus masuk

Kapan

~37 M

Injil mulai menyeberang ke non-Yahudi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tiba di Kaisarea
Petrus menolak disembah
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas (narator)

Tabib, sahabat Paulus, penulis Kisah Para Rasul

T

Kepada

Teofilus & pembaca awal

Orang yang ingin tahu asal-usul gerakan Yesus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

συναντήσας

synantēsas · met

menjumpai, menyambut

πεσὼν

pesōn · fell down

tersungkur, berlutut

προσεκύνησεν

prosekynēsen · worshiped

menyembah, bersujud

Kornelius 'menyembah' Petrus — penghormatan tulus yang keliru arah.

Tahukah kamu

Kebiasaan Romawi

Dalam budaya Romawi, bersujud di kaki seseorang adalah bentuk penghormatan tinggi, kadang ditujukan pada kaisar sebagai dewa. Refleks Kornelius wajar dari latar belakangnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 10:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 10:25

✕  Sering dikira

"Kornelius benar menyembah rasul."

✓  Yang sebenarnya

Penyembahan hanya untuk Allah; Petrus segera menolaknya.

✕  Sering dikira

"Kornelius bermaksud menghina Petrus."

✓  Yang sebenarnya

Niatnya hormat tulus, hanya saja arahnya salah.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 10:25

Saat orang lain memuji atau menghormati kita, penting untuk tetap rendah hati dan mengarahkan kemuliaan kepada Allah, bukan menerimanya untuk diri sendiri. Kita juga harus berhati-hati untuk tidak terlalu mengagungkan pemimpin rohani sehingga melupakan bahwa mereka juga manusia biasa.

Tuhan Yesus, ajar kami untuk selalu rendah hati dan tidak membiarkan pujian atau penghormatan dari manusia membuat kami lupa diri, tetapi selalu memuliakan-Mu dalam segala hal. Amin.