Kami juga manusia, sama seperti kalian
Kisah Para Rasul 14:15
Diberkati dan dilempari batu di tanah Galatia
“dan berkata, “Saudara-saudara, mengapa kamu melakukan semua hal ini? Kami juga manusia biasa sama seperti kamu dan membawa Kabar Baik bagi kamu supaya kamu berbalik dari hal-hal yang sia-sia ini kepada Allah yang hidup, yang menciptakan langit, dan bumi, dan laut, dan segala sesuatu yang ada di dalamnya.”Kisah Para Rasul 14:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.”Kisah Para Rasul 14:15 · TB
Terjemahan Baru
“"Hai, mengapa kalian melakukan ini? Kami ini manusia juga seperti Saudara! Kami berada di sini untuk memberitakan Kabar Baik kepadamu supaya kalian meninggalkan hal-hal yang tidak berguna ini dan datang kepada Allah yang hidup, pencipta langit dan bumi dan laut dan semua yang ada di dalamnya.”Kisah Para Rasul 14:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Teman-teman, jangan lakukan itu! Kami hanya manusia biasa, sama seperti kalian. Kami datang ke sini untuk mengajar kalian tentang berita keselamatan supaya kalian berhenti menyembah dewa-dewa. Tidak ada gunanya menyembah dewa. Berbaliklah dan sembahlah Allah yang benar, yaitu Dia yang sudah menciptakan langit, bumi, laut, dan beserta segala isinya.”Kisah Para Rasul 14:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And saying, Sirs, why do ye these things? We also are men of like passions with you, and preach unto you that ye should turn from these vanities unto the living God, which made heaven, and earth, and the sea, and all things that are therein:”Kisah Para Rasul 14:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 14:15?
Paulus dan Barnabas menjelaskan bahwa mereka adalah manusia biasa seperti orang banyak itu. Mereka memberitakan kabar baik agar orang-orang meninggalkan penyembahan berhala yang sia-sia dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menciptakan langit, bumi, laut, dan segala isinya.
Latar belakang
Arahkan dari diri ke Pencipta
Paulus berseru: kami ini manusia biasa, sama seperti kalian. Tujuan kedatangan mereka justru membawa kabar baik agar orang berpaling dari berhala sia-sia kepada Allah hidup, Pencipta langit, bumi, dan laut.
Di mana
Listra
Gerbang kota di tengah kerumunan ramai
Kapan
~47 M
Perjalanan misi pertama
Yang berbicara
Paulus dan Barnabas
Dua rasul yang menolak disembah di Listra
Kepada
Orang banyak Listra
Penyembah dewa Yunani yang nyaris berkurban
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἄνθρωποι
anthrōpoi · men
manusia biasa
ματαίων
mataiōn · vain things
hal sia-sia, berhala kosong
ζῶντα
zōnta · living
hidup, yang berkehidupan
Paulus mengontraskan berhala yang sia-sia/kosong dengan Allah yang hidup dan benar-benar mencipta.
Tahukah kamu
Khotbah tanpa kutip Kitab Suci
Berbeda dari khotbah di sinagoge, di sini Paulus tak mengutip Perjanjian Lama karena pendengarnya kafir; ia mulai dari alam dan Pencipta yang mereka bisa amati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 14:15
1 Tesalonika 1:9
berbalik dari hal-hal yang sia-sia ini kepada Allah yang hidup
“Berbalik dari berhala untuk melayani Allah yang hidup.”
Mazmur 146:6
menciptakan langit, dan bumi, dan laut
“Dia yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.”
Kisah Para Rasul 17:24
yang menciptakan langit, dan bumi
“Allah yang menjadikan bumi dan segala isinya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 14:15
✕ Sering dikira
"Paulus menerima penghormatan dewa dengan rendah hati."
✓ Yang sebenarnya
Ia tegas menolak: kami cuma manusia seperti kalian.
✕ Sering dikira
"Khotbah ini mengutip banyak ayat Taurat."
✓ Yang sebenarnya
Untuk pendengar kafir, ia mulai dari Pencipta dan alam, bukan Kitab Suci.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 14:15
Kita dipanggil untuk mengarahkan orang kepada Allah yang hidup, bukan kepada diri sendiri atau hal-hal duniawi. Setiap kali kita memberitakan Injil, ingatlah bahwa tujuan utama adalah agar orang berbalik kepada Allah, bukan kepada kita.
Allah yang hidup, mampukan kami untuk memberitakan kebenaran-Mu dengan jujur dan mengarahkan orang kepada-Mu, bukan kepada manusia. Amin.