Petrus berdiri berbicara di antara 120 orang
Kisah Para Rasul 1:15
Memilih Pengganti Yudas
“Pada hari-hari itu, Petrus berdiri di antara saudara-saudara seiman (orang banyak kira-kira seratus dua puluh jumlahnya), dan berkata,”Kisah Para Rasul 1:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata:”Kisah Para Rasul 1:15 · TB
Terjemahan Baru
“Pada suatu hari, ketika mereka sedang berkumpul--ada kira-kira seratus dua puluh orang yang hadir--Petrus berdiri untuk berbicara. Ia berkata,”Kisah Para Rasul 1:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah beberapa hari, kira-kira seratus dua puluh orang yang sebelumnya mengikuti Yesus juga berkumpul di situ. Lalu Petrus berdiri di antara mereka dan berkata,”Kisah Para Rasul 1:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And in those days Peter stood up in the midst of the disciples, and said, (the number of names together were about an hundred and twenty,)”Kisah Para Rasul 1:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 1:15?
Petrus berdiri di antara sekitar seratus dua puluh orang percaya untuk berbicara. Ini menunjukkan inisiatif Petrus untuk memimpin dan kebutuhan untuk mengisi kekosongan kepemimpinan setelah Yudas jatuh.
Latar belakang
Petrus ambil inisiatif
Di antara 120 orang, Petrus berdiri dan mengambil pimpinan. Ini cukup mencolok — ini adalah Petrus yang sama yang menyangkal Yesus tiga kali beberapa minggu sebelumnya. Tapi kini ia bangkit sebagai pemimpin komunitas. Pemulihan Petrus sudah terjadi (lihat Yohanes 21).
Di mana
Ruang atas, Yerusalem
Pertemuan komunitas 120 orang untuk membahas penggantian Yudas
Kapan
~30 M
Sebelum Pentakosta
Yang berbicara
Petrus
Pemimpin de facto komunitas pertama, mantan nelayan dari Galilea
Kepada
120 orang percaya
Komunitas pertama yang berkumpul di Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀναστάς
berdiri · stood up
Anistēmi = bangkit berdiri. Secara fisik berdiri di tengah kelompok adalah tanda seseorang hendak berbicara dengan otoritas.
ἄνδρες ἀδελφοί
saudara-saudara seiman · brothers
Andres adelphoi = saudara laki-laki dan perempuan dalam satu keluarga. Sapaan yang hangat dan inklusif.
ὄχλος
orang banyak · crowd
Ochlos = kumpulan orang. Di sini berarti 120 orang yang hadir — lebih dari sekadar kelompok kecil.
Petrus yang berdiri (anistēmi) di depan 120 saudara (adelphoi) adalah gambar yang kuat tentang kepemimpinan yang lahir dari pemulihan, bukan dari kepercayaan diri yang tak pernah terguncang.
Tahukah kamu
Mengapa 120 orang penting?
Dalam hukum Yahudi, minimal 120 orang diperlukan untuk membentuk sanhedrin (dewan lokal) yang sah. Apakah ini kebetulan? Mungkin tidak — Lukas mungkin mengisyaratkan bahwa komunitas ini sudah memenuhi syarat sebagai komunitas resmi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 1:15
Yohanes 21:15-17
Pemulihan Petrus oleh Yesus setelah ia menyangkal-Nya — yang memungkinkan ia memimpin seperti ini.
“Yesus berkata kepadanya: 'Gembalakanlah domba-domba-Ku.'”
Lukas 22:32
Yesus sudah memprediksi Petrus akan menjadi penguat saudara-saudaranya setelah jatuh.
“Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.”
Kisah Para Rasul 2:14
Pola yang sama — Petrus berdiri dan berbicara dengan otoritas di Pentakosta.
“Petrus berdiri bersama kesebelas rasul, mengangkat suaranya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 1:15
✕ Sering dikira
'Petrus memimpin karena ia tidak pernah membuat kesalahan besar.'
✓ Yang sebenarnya
Petrus memimpin justru setelah jatuh besar — penyangkalan dan pemulihan. Kepemimpinannya lahir dari kasih karunia, bukan kesempurnaan.
✕ Sering dikira
'120 orang adalah seluruh komunitas Kristen di dunia saat itu.'
✓ Yang sebenarnya
Paulus menyebut lebih dari 500 orang melihat Yesus setelah bangkit (1 Kor 15:6) — jadi komunitas percaya jauh lebih dari 120.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 1:15
Dalam gereja atau komunitas, ada saatnya kita perlu mengambil inisiatif untuk memimpin dan menyelesaikan masalah. Jangan takut untuk menjadi seperti Petrus, yang berani berbicara dan bertindak dalam iman untuk kebaikan bersama.
Tuhan, berikan kami keberanian dan hikmat untuk mengambil peran serta memimpin seperti Petrus, saat kami melihat kebutuhan di sekitar kami. Amin.