Doa bersama yang menyatukan semuanya
Kisah Para Rasul 1:14
Memilih Pengganti Yudas
“Mereka semua dengan sehati bertekun dalam doa bersama dengan para wanita dan Maria, ibu Yesus, serta saudara-saudara-Nya.”Kisah Para Rasul 1:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.”Kisah Para Rasul 1:14 · TB
Terjemahan Baru
“semuanya selalu dengan sehati berkumpul untuk berdoa. Mereka berdoa bersama wanita-wanita termasuk Maria ibu Yesus, dan bersama saudara-saudara Yesus.”Kisah Para Rasul 1:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka semua berdoa dengan tekun dan sehati sepikir. Bersama mereka, ada juga adik-adik Yesus dan beberapa perempuan, salah satunya Maria, ibu-Nya.”Kisah Para Rasul 1:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“These all continued with one accord in prayer and supplication, with the women, and Mary the mother of Jesus, and with his brethren.”Kisah Para Rasul 1:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 1:14?
Ayat ini menunjukkan pentingnya persekutuan dan doa yang tekun. Para rasul, bersama wanita-wanita dan keluarga Yesus, bertekun dengan sehati dalam doa, menantikan kedatangan Roh Kudus.
Latar belakang
Komunitas yang luar biasa kompak
Seratus dua puluh orang berkumpul di ruang atas — termasuk para rasul, wanita-wanita yang mengikut Yesus, dan bahkan saudara-saudara kandung Yesus yang tadinya tidak percaya kepada-Nya. Mereka semua berdoa bersama dengan satu hati. Ini adalah gereja dalam wujud paling awalnya.
Di mana
Ruang atas, Yerusalem
Komunitas pertama berkumpul berdoa bersama
Kapan
~30 M
10 hari antara kenaikan dan Pentakosta
Yang berbicara
Lukas (narator)
Mencatat kehidupan komunitas pertama setelah kenaikan Yesus
Kepada
Pembaca Lukas
Teofilus dan para pembaca kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὁμοθυμαδόν
sehati · with one accord
Homothumadon = satu pikiran dan satu semangat. Kata ini muncul 10 kali di Kisah Para Rasul — ciri khas komunitas awal.
προσκαρτεροῦντες
bertekun · devoted / persevering
Proskartereo = terus-menerus tekun, tidak berhenti. Bukan berdoa sekali lalu pulang.
γυναιξίν
para wanita · women
Wanita-wanita ini termasuk Maria Magdalena dan yang lain yang mengikuti Yesus sejak Galilea — saksi mata kebangkitan.
Dua kata kunci — homothumadon (sehati) dan proskartereo (bertekun) — menggambarkan komunitas yang bukan sekadar berkumpul, tapi bersatu dalam tujuan dan tidak mudah menyerah.
Tahukah kamu
Saudara-saudara Yesus yang tadinya tidak percaya
Yohanes 7:5 mencatat bahwa saudara-saudara Yesus tidak percaya kepada-Nya semasa hidup-Nya. Tapi sekarang mereka ada di ruang atas berdoa bersama. Apa yang mengubah mereka? Kemungkinan besar: melihat Yesus setelah bangkit (1 Kor 15:7 — Yesus menampakkan diri khusus kepada Yakobus).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 1:14
Yohanes 7:5
Konteks mengapa kehadiran saudara-saudara Yesus di ruang atas adalah perubahan yang luar biasa.
“Sebab saudara-saudara-Nya sendiri tidak percaya kepada-Nya.”
1 Korintus 15:7
Penampakan khusus kepada Yakobus kemungkinan yang mengubah kepercayaannya.
“Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul.”
Kisah Para Rasul 2:42
Pola kehidupan komunitas yang sama berlanjut setelah Pentakosta.
“Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan, dalam memecahkan roti, dan dalam berdoa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 1:14
✕ Sering dikira
'Saudara-saudara Yesus percaya kepada-Nya sejak kecil.'
✓ Yang sebenarnya
Injil Yohanes secara eksplisit mencatat bahwa saudara-saudara Yesus tidak percaya kepada-Nya. Kehadiran mereka di sini adalah bukti perubahan yang nyata.
✕ Sering dikira
'Maria, ibu Yesus, adalah pemimpin komunitas ini.'
✓ Yang sebenarnya
Maria hadir sebagai anggota komunitas yang berdoa bersama — bukan sebagai pemimpin yang memimpin kelompok. Lukas menyebutnya di antara yang lain, bukan sebagai ketua.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 1:14
Kita seringkali mudah menyerah dalam doa jika tidak segera melihat jawaban. Ayat ini mengajak kita untuk tekun dan sehati dalam doa, terutama saat menanti janji Tuhan, karena itu membangun iman dan persekutuan.
Ya Bapa, satukan hati kami dan beri kami ketekunan dalam doa, seperti para murid-Mu. Amin.