Cinta tak terpadamkan
Kidung Agung 8:7
Kekuatan Cinta Sejati
“Air yang banyak tidak dapat memadamkan cinta, dan sungai-sungai tidak dapat menghanyutkannya. Seandainya ada orang yang memberikan seluruh kekayaan rumahnya demi cinta, dia akan sangat dihina.”Kidung Agung 8:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun Kidung Agung 8.8–12 17 orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina.”Kidung Agung 8:7 · TB
Terjemahan Baru
“Air yang banyak tak mampu memadamkan cinta, dan banjir tak dapat menghanyutkannya. Jika seorang memberi segala hartanya untuk membeli cinta, pasti hanya penghinaan yang didapatnya.”Kidung Agung 8:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Many waters cannot quench love, neither can the floods drown it: if a man would give all the substance of his house for love, it would utterly be contemned.”Kidung Agung 8:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 8:7?
Cinta sejati tidak bisa dibeli atau dipadamkan oleh apa pun. Ayat ini menegaskan bahwa cinta yang kuat seperti api yang berkobar, dan meskipun banyak air atau kekayaan, semua itu tidak berarti dibandingkan dengan cinta yang tulus.
Latar belakang
Cinta yang Tak Terkalahkan
Dalam nyala gairah, mempelai wanita menyatakan bahwa cinta mereka sekuat maut dan tidak bisa dipadamkan oleh air bah. Kesetiaan cinta sejati jauh melampaui segala kekayaan dunia.
Di mana
Yerusalem
Rumah mempelai wanita, setelah malam pernikahan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Sang Mempelai Wanita
Wanita muda, ~20 tahun, kekasih yang berbicara
Kepada
Kekasihnya (Mempelai Pria)
Pria muda, gembala, tujuan kasihnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּבָה
kavah · memadamkan
Memadamkan api atau cahaya; mematikan
אַהֲבָה
ahavah · cinta
Kasih sayang yang dalam, kemesraan
שָׁטַף
shataph · menghanyutkan
Membanjiri, menenggelamkan, menyeret arus
Ketiga kata ini menggambarkan kekuatan destruktif air dan api, tetapi cinta mampu mengatasinya; cinta bukan emosi rapuh, melainkan kuasa yang mengalahkan maut dan alam.
Tahukah kamu
Meterai di hati
Meterai pada zaman kuno bukan hanya stempel, tetapi juga tanda kepemilikan. Wanita meminta kekasihnya menjadikannya 'meterai' di hati, artinya ia ingin selalu melekat dan dimiliki.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 8:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 8:7
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa cinta romantis bisa mengatasi segalanya, bahkan tanpa Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini puisi tentang cinta yang diberikan Tuhan; kekuatan cinta adalah anugerah, bukan pujian terhadap nafsu semata.
✕ Sering dikira
'Seluruh kekayaan rumahnya' berarti cinta harus diberi imbalan materi.
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya: cinta sejati tak bisa dibeli dengan harta; memberi harta demi cinta akan dihina.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 8:7
Renungkanlah: apakah kita menghargai cinta dalam hidup kita sebagai sesuatu yang tak ternilai? Jangan sia-siakan cinta dengan hal-hal duniawi yang sementara.
Tuhan, ajari aku untuk menghargai dan menjaga cinta sebagai karunia yang tak ternilai dari-Mu. Amin.