Kedatangan dari padang belantara
Kidung Agung 8:5-7
Cinta Itu Kuat seperti Maut
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Perjumpaan yang sudah dinantikan
Penyair menggambarkan kekasih yang datang dari padang belantara, bersandar pada pasangannya. Ini menandakan kedatangan yang penuh harapan, mengingatkan masa lalu di tempat kelahiran.
Di mana
Padang belantara (gurun)
Di bawah pohon apel, suasana teduh
Kapan
sekitar 950 SM
Puisi cinta
Yang berbicara
Penyair (narator)
Pengamat, mungkin Salomo atau penyair istana
Kepada
Pembaca/pendengar
Orang yang menikmati syair ini
Arti tiap ayat
Penjelasan Kidung Agung 8:5-7 Ayat per Ayat
Kidung Agung 8:5
Ayat ini memperlihatkan mempelai perempuan datang dari padang belantara, bersandar pada kekasihnya. Ada rujukan ke pohon apel tempat ia dilahirkan, mungkin melambangkan asal-usul dan kasih ibu. Ini menekankan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 8:6
Ayat ini membandingkan cinta dengan maut dan kecemburuan dengan dunia orang mati. Cinta digambarkan kuat dan tak tergoyahkan, seperti api yang berkobar. Ini menunjukkan intensitas dan kekuatan kasih yang sejati, yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 8:7
Cinta sejati tidak bisa dibeli atau dipadamkan oleh apa pun. Ayat ini menegaskan bahwa cinta yang kuat seperti api yang berkobar, dan meskipun banyak air atau kekayaan, semua itu tidak berarti dibandingkan dengan cinta…
Arti lengkap, studi kata & renungan →