Larangan di hadapan putri Yerusalem

Kidung Agung 8:4

Cinta yang Kuat seperti Maut

PerikopPengantin Perempuan kepada Putri-Putri Yerusalem · Kidung Agung 8:3-4 →
“Aku menyumpahimu, hai putri-putri Yerusalem, jangan membangunkan dan jangan membangkitkan cinta sebelum ia menginginkannya.”

Kidung Agung 8:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 8:4?

Mempelai perempuan memperingatkan putri-putri Yerusalem untuk tidak membangunkan atau membangkitkan cinta sebelum waktunya. Ini adalah nasihat untuk menunggu waktu yang tepat dalam hubungan, tidak memaksakan cinta atau hasrat, tetapi membiarkannya tumbuh alami.

Latar belakang

Jangan membangunkan cinta sebelum waktunya

Perempuan itu berulang kali memerintahkan putri-putri Yerusalem untuk tidak membangkitkan cinta sebelum waktunya. Ini merupakan amanat penting: cinta sejati harus ditunggu dan tidak dipaksakan.

Di mana

Yerusalem

Dalam ruangan, suasana intim

Kapan

sekitar 950 SM

Puisi cinta

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perjumpaan di taman
Cinta dimeteraikan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Perempuan (kekasih)

Wanita muda, penuh gairah, setia

P

Kepada

Putri-putri Yerusalem

Wanita istana, berperan sebagai paduan suara

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עוּר

ur · membangunkan

Membangkitkan, menggerakkan

עוּר

ur · membangkitkan

Menyentuh, menggugah

אַהֲבָה

ahavah · cinta

Kasih, cinta yang mendalam

Kata 'ur' yang dipakai dua kali menekankan tindakan aktif yang harus dihindari, sedangkan 'ahavah' menunjukkan cinta yang penuh gairah. Jadi, cinta yang dipaksakan sebelum waktunya bisa menghancurkan keindahannya.

Tahukah kamu

Ungkapan yang mirip dengan mantra

Frasa 'jangan membangunkan cinta' muncul tiga kali dalam Kidung Agung (2:7, 3:5, 8:4), seperti refrein yang menekankan kesabaran dalam hubungan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 8:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 8:4

✕  Sering dikira

Ayat ini melarang semua bentuk cinta fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan melarang cinta, tapi peringatan untuk tidak memaksakan cinta sebelum waktunya.

✕  Sering dikira

'Putri-putri Yerusalem' adalah kekasih kedua.

✓  Yang sebenarnya

Mereka adalah korus atau teman perempuan, bukan saingan.

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 8:4

Dalam budaya yang serba cepat, kita bisa belajar untuk sabar menunggu waktu Tuhan dalam hal cinta dan komitmen. Jangan terburu-buru mengambil keputusan yang penting.

Ya Tuhan, berikan kami kesabaran untuk menunggu saat-Mu dalam setiap hubungan. Amin.