Kerinduan di luar rumah
Kidung Agung 8:1
Cinta yang Kuat Seperti Maut
“Ah, seandainya engkau seperti saudara laki-laki bagiku, yang menyusu pada buah dada ibuku! Apabila aku bertemu denganmu di luar, aku akan menciummu, dan tidak seorangpun akan menghinaku.”Kidung Agung 8:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“O, seandainya engkau saudaraku laki-laki, yang menyusu pada buah dada ibuku, akan kucium engkau bila Kidung Agung 8.2–7 16 kujumpai di luar, karena tak ada orang yang akan menghina aku!”Kidung Agung 8:1 · TB
Terjemahan Baru
“Ah, sekiranya engkau saudara kandungku, yang pernah menyusu pada ibuku, pasti kau kucium bila kujumpai di jalan, tak ada yang akan menghina aku.”Kidung Agung 8:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“O that thou wert as my brother, that sucked the breasts of my mother! when I should find thee without, I would kiss thee; yea, I should not be despised.”Kidung Agung 8:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 8:1?
Ayat ini mengungkapkan kerinduan sang mempelai perempuan akan keintiman tanpa hambatan dengan kekasihnya. Ia berharap kekasihnya seperti saudara laki-laki, sehingga ciuman di tempat umum tidak dianggap memalukan. Ini menunjukkan hasrat akan hubungan yang bebas dan murni, tanpa takut akan penilaian orang lain.
Latar belakang
Keinginan untuk Keintiman Publik
Sulamit mengungkapkan kerinduannya agar kekasihnya seperti saudara laki-laki, sehingga ia bisa menunjukkan kasih sayang di depan umum tanpa malu. Ini menunjukkan hasratnya untuk hubungan yang lebih bebas dan diakui.
Di mana
Yerusalem
Bayangan di luar rumah, mungkin di jalan
Kapan
~950 SM
Masa kerajaan Israel
Yang berbicara
Kekasih (Sulamit)
Wanita muda, petani anggur, ~20-30 tahun
Kepada
Kekasihnya (Solomon)
Pria yang dicintai, kemungkinan raja
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָח
ach · saudara laki-laki
Kata ini bisa berarti saudara kandung, tetapi juga digunakan untuk kerabat dekat atau kekasih.
נָשַׁק
nashaq · mencium
Tindakan ciuman yang menunjukkan kasih sayang, biasanya di pipi atau tangan.
בּוּז
buz · menghina
Merendahkan atau memandang rendah, menunjuk pada aib sosial.
Sulamit ingin cinta mereka diakui secara sosial; kata 'ach' dan 'nashaq' menunjukkan keintiman yang sah, dan 'buz' menggarisbawahi rasa malu yang dia hindari.
Tahukah kamu
Saudara menyusui
Dalam budaya Ibrani, saudara sesusuan dianggap sedekat saudara kandung, sehingga ciuman di depan umum bisa diterima.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 8:1
Rut 2:13
kerinduan diakui
“Mengapa aku mendapat belas kasihan di matamu, sehingga engkau memperhatikan aku, padahal aku ini orang asing?”
Mazmur 45:10
hubungan istimewa
“Para putri raja di antara wanita-wanita terhormat; permaisuri berdiri di sebelah kananmu dengan emas Ofir.”
1 Korintus 13:4
kasih sejati
“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 8:1
✕ Sering dikira
Sulamit ingin inses dengan saudaranya.
✓ Yang sebenarnya
Ungkapan ini adalah kiasan untuk keintiman yang sah; dianggap wajar untuk mencium saudara di depan umum.
✕ Sering dikira
Ayat ini menganjurkan hubungan di luar nikah.
✓ Yang sebenarnya
Kitab Kidung Agung merayakan kesetiaan dalam pernikahan, dan konteksnya menunjukkan kerinduan akan ikatan yang diakui.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 8:1
Dalam hubungan kita, apakah kita merasa bebas untuk menunjukkan kasih secara terbuka? Biarlah kasih kita tidak terhalang oleh rasa malu atau takut, tetapi tetap menghormati norma yang berlaku.
Ya Tuhan, berilah kami keberanian untuk mengungkapkan kasih dengan tulus dan murni, seperti yang Engkau inginkan. Amin.