Pujian bagi kekasih dari kepala sampai kaki

Kidung Agung 7:4

Nyanyian Cinta yang Penuh Kiasan

Lehermu bagaikan menara gading. Matamu bagaikan telaga-telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang Batrabim. Hidungmu bagaikan menara Lebanon, yang menghadap ke Damsyik.

Kidung Agung 7:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 7:4?

Ayat ini menggunakan metafora arsitektur dan alam (leher seperti menara, mata seperti telaga) untuk menggambarkan kecantikan mempelai wanita, menunjukkan kekaguman yang mendalam dari mempelai pria terhadapnya.

Latar belakang

Leher dan mata yang dipuji

Pria melanjutkan pujiannya kepada kekasihnya dengan memuji lehernya yang indah seperti menara gading dan matanya yang jernih seperti telaga di Hesybon. Dia juga menyebut hidungnya seperti menara Lebanon, menunjukkan keanggunan dan kekuatan.

Di mana

Desa di Pegunungan Israel

Di sebuah taman atau kebun anggur

Kapan

~965 SM

Zaman Salomo

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penobatan Salomo
Kehancuran kerajaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pria (Kekasih)

Gembala muda yang mencintai perempuan Sulam

W

Kepada

Wanita Sulam

Perempuan muda yang setia dan sederhana

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צַוָּאר

tsavvar · leher

Leher secara harfiah, di sini melambangkan keindahan dan keanggunan.

מִגְדָּל

migdal · menara

Menara atau benteng, melambangkan kekuatan dan kemuliaan.

בְּרֵכָה

berekhah · telaga

Kolam atau telaga, melambangkan ketenangan dan kejernihan.

Ketiga kata ini menggambarkan kekasih sebagai pribadi yang kuat, tenang, dan agung—bukan hanya cantik secara fisik, tetapi juga berkarakter kokoh dan memancarkan kedamaian.

Tahukah kamu

Pintu Gerbang Batrabim

Batrabim artinya 'putri-putri yang banyak', mungkin merujuk pada gerbang kota Hesybon yang ramai. Ini menunjukkan bahwa mata wanita itu jernih dan memikat seperti air di tempat yang ramai.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 7:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 7:4

✕  Sering dikira

Menganggap pujian ini hanya bersifat fisik semata.

✓  Yang sebenarnya

Dalam puisi Semit, pujian fisik sering melambangkan keindahan batin dan karakter.

✕  Sering dikira

Mengira 'menara Lebanon' adalah gambaran hidung yang besar.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah kiasan untuk ketegasan dan keanggunan, bukan ukuran fisik.

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 7:4

Kekaguman yang mendalam terhadap pasangan adalah anugerah yang perlu dipelihara. Ingatlah untuk mengagumi pasanganmu tidak hanya secara fisik tetapi juga karakter dan kepribadiannya.

Tuhan, buka mataku untuk melihat keindahan yang dalam pada pasanganku, dan berikan aku kata-kata untuk mengungkapkan kekagumanku dengan jujur dan lembut. Amin.