Kekasih di Kebun Rempah

Kidung Agung 6:2

Pencarian dan Pujian

PerikopPutri-Putri Yerusalem Menjawab Pengantin Perempuan · Kidung Agung 6:1-3 →
“Kekasihku telah turun ke kebunnya, ke petak-petak rempah-rempah, untuk menggembala di kebun, dan mengumpulkan bunga-bunga bakung.”

Kidung Agung 6:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 6:2?

Sang perempuan menjawab bahwa kekasihnya telah turun ke kebunnya, ke tempat rempah-rempah, untuk menggembala dan memetik bunga bakung. Ini melambangkan keintiman dan keindahan hubungan mereka, di mana sang kekasih menikmati kehadirannya.

Latar belakang

Jawaban tentang Kekasih

Sulaman menjawab bahwa kekasihnya telah turun ke kebunnya untuk menggembalakan domba dan mengumpulkan bunga bakung. Ini menggambarkan sang kekasih sebagai gembala yang penuh perhatian, dan kebun menjadi tempat pertemuan yang intim.

Di mana

Kebun

Kebun dengan petak-petak rempah-rempah, mungkin di luar kota

Kapan

~950 SM

Zaman Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pertanyaan dari putri-putri Yerusalem
Pengakuan saling memiliki
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Sulam (Kekasih)

Wanita muda yang penuh kasih, sedang menggambarkan kekasihnya

P

Kepada

Putri-putri Yerusalem

Wanita-wanita istana yang mendengarkan jawaban

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָרַד

yarad · turun

bergerak ke bawah, turun ke tempat yang lebih rendah

גַּנּוֹ

ganno · kebunnya

kebun, taman yang dimiliki

רָעָה

ra'ah · menggembala

menggembalakan ternak, memelihara

Gambaran 'turun' ke 'kebun' untuk 'menggembala' menunjukkan bahwa sang kekasih aktif merawat dan memelihara hubungan mereka, seperti gembala merawat dombanya. Ini adalah gambaran kasih yang melayani.

Tahukah kamu

Bunga Bakung sebagai Simbol

Bunga bakung sering menjadi simbol cinta dan kemurnian dalam sastra kuno. Mengumpulkannya bisa berarti menikmati keindahan dan keintiman hubungan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 6:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 6:2

✕  Sering dikira

Menganggap kebun itu milik orang lain

✓  Yang sebenarnya

Kebun itu milik kekasihnya sendiri, menunjukkan hubungan yang sah

✕  Sering dikira

Mengira 'menggembala' hanya untuk domba

✓  Yang sebenarnya

Di sini bisa menjadi kiasan untuk memelihara hubungan atau menghabiskan waktu bersama

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 6:2

Dalam hubungan, kita perlu memberi ruang bagi pasangan untuk 'turun ke kebun'—menikmati hal-hal yang menyenangkan dan memulihkan. Ini juga mengingatkan kita untuk merawat 'kebun' hati kita agar tetap segar dan menarik bagi orang yang kita kasihi.

Tuhan, jadikan hatiku seperti kebun yang indah, tempat orang yang kukasihi dapat menemukan ketenangan dan sukacita. Amin.