Permintaan Agar Jangan Diganggu
Kidung Agung 5:8
Cinta yang Kuat dan Berapi-api
PerikopKerinduan Pengantin Perempuan · Kidung Agung 5:2-8 →“Aku menyumpahimu, hai putri-putri Yerusalem, jika kamu menemukan kekasihku, apa yang akan kamu katakan kepadanya? Bahwa aku sakit asmara!”Kidung Agung 5:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kusumpahi kamu, puteri-puteri Yerusalem: bila kamu menemukan kekasihku, apakah yang akan kamu katakan kepadanya? Katakanlah, bahwa sakit asmara aku!”Kidung Agung 5:8 · TB
Terjemahan Baru
“Berjanjilah, hai putri-putri Yerusalem, bila kamu menemukan kekasihku, kabarkanlah kepadanya, bahwa aku sakit asmara.”Kidung Agung 5:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I charge you, O daughters of Jerusalem, if ye find my beloved, that ye tell him, that I am sick of love.”Kidung Agung 5:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 5:8?
Ayat ini adalah permintaan wanita kepada putri-putri Yerusalem: jika mereka menemukan kekasihnya, mereka harus menyampaikan bahwa ia sakit karena cinta. Ini menggambarkan kekuatan cinta yang begitu besar hingga membuat seseorang terasa sakit secara fisik, dan menunjukkan betapa dalamnya kerinduan sang wanita.
Latar belakang
Sakit Hati karena Cinta
Sang kekasih meminta putri-putri Yerusalem untuk menyampaikan kepada kekasihnya bahwa ia sedang 'sakit asmara.' Ini adalah pengakuan bahwa cintanya begitu kuat sehingga terasa seperti penyakit yang menggerogoti.
Di mana
Yerusalem
di kota, setelah dihadang penjaga
Kapan
~950 SM
Masa kerajaan Israel bersatu
Yang berbicara
Kekasih dalam Kidung Agung
Perempuan yang sedang merindukan kekasihnya dengan perasaan yang mendalam.
Kepada
Putri-putri Yerusalem
Perempuan-perempuan muda di kota yang dianggap sebagai sahabat dan penasihat.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שבע
shava · aku menyumpahi
meminta dengan sungguh-sungguh, mengikat dengan sumpah, sering kali digunakan untuk permohonan yang tegas.
מצא
matsa · menemukan
menemukan, mendapatkan setelah mencari, menunjukkan bahwa mereka mungkin bertemu dengannya.
חולה
choleh · sakit
sakit, lemah, menderita secara fisik atau emosional.
Ketiga kata ini menggambarkan cinta sebagai sesuatu yang begitu kuat hingga menjadi 'sakit.' Hal ini menunjukkan bahwa cinta sejati adalah sesuatu yang serius, yang membuat seseorang tidak bisa tenang.
Tahukah kamu
Sakit cinta itu nyata
Frasa Ibrani untuk 'sakit asmara' adalah חוֹלַת אַהֲבָה (kholat ahavah), dan dalam sastra kuno, penyakit cinta dianggap sebagai kondisi fisik yang intens, mirip dengan apa yang kita sebut 'patah hati' hari ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 5:8
Kidung Agung 2:7
Sumpah kepada putri-putri
“Aku menyumpahi kamu, hai putri-putri Yerusalem, dengan kijang-kijang dan rusa-rusa betina: Jangan bangunkan dan jangan bangkitkan cinta sebelum dia mau!”
Mazmur 45:1
Cinta kepada raja
“Hatiku meluap dengan kata-kata yang baik; aku menyampaikan syairku mengenai sang raja.”
Ulangan 6:5
Cinta dengan segenap hati
“Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 5:8
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang perasaan romantis antara dua insan, dan tidak ada makna lain.
✓ Yang sebenarnya
Banyak penafsir melihat ini sebagai gambaran hubungan antara Allah dan umatNya, di mana 'sakit asmara' melambangkan kerinduan akan hadirat Allah.
✕ Sering dikira
'Sakit asmara' berarti bahwa cinta identik dengan penderitaan, dan kita harus mencari pasangan yang membuat kita sakit hati.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa puitis yang berlebihan untuk menunjukkan intensitas cinta, bukan ajakan untuk menderita dalam hubungan.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 5:8
Cinta sejati memang bisa membuat kita rentan, bahkan merasa 'sakit' karena rindu. Jangan takut untuk mengakui perasaan kita, baik kepada orang terkasih maupun dalam doa. Kerentanan adalah tanda keberanian, bukan kelemahan.
Ya Tuhan, ajari aku untuk jujur tentang kerinduanku dan tidak malu mengakuinya, karena Engkau memahami setiap perasaan hatiku. Amin.