Nyanyian kasih untuk raja

Mazmur 45:1

Nyanyian untuk Raja yang Agung

Kepada pemimpin pujian: Menurut nada “Bunga bakung” dari anak-anak Korah. Sebuah nyanyian kasih. (45-2) Hatiku meluap dengan perkataan yang baik, aku menujukan syairku kepada raja. Lidahku adalah pena seorang ahli tulis yang terampil.

Mazmur 45:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 45:1?

Mazmur ini adalah nyanyian tentang cinta dan penghormatan kepada raja, yang juga menggambarkan raja ideal yang diberkati Allah. Pemazmur merasa hatinya penuh dengan kata-kata baik untuk raja, dan ia ingin menulis dengan indah.

Latar belakang

Nyanyian kasih untuk raja

Pemazmur memulai dengan pernyataan bahwa hatinya meluap dengan perkataan baik, dan ia menujukan syairnya kepada raja. Ia membandingkan lidahnya dengan pena ahli tulis, menunjukkan bahwa kata-katanya penuh inspirasi dan keahlian.

Di mana

Yerusalem

Bait Allah atau istana, saat perayaan kerajaan

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud memerintah Israel
Kerajaan terpecah dua
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur (anak-anak Korah)

Para imam dan penyanyi di bait Allah, ahli musik

R

Kepada

Raja Israel

Raja yang sedang dinobatkan atau dirayakan, kemungkinan raja dari keturunan Daud

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָחַשׁ

rachash · meluap

mendidih, bergolak, meluap-luap (emosi atau kata-kata)

טוֹב

tov · baik

baik, indah, bermoral, bermanfaat

מָהִיר

mahir · terampil

cepat, cakap, terampil

kata-kata pemazmur bukan sekadar spontan, tetapi digambarkan seperti tulisan seorang ahli yang terampil—menunjukkan bahwa pujian kepada raja (dan Allah) haruslah disampaikan dengan sungguh-sungguh dan penuh perhatian.

Tahukah kamu

Nada 'Bunga Bakung'

Judul ini mungkin merujuk pada melodi atau irama tertentu yang digunakan untuk menyanyikan mazmur ini, mungkin populer pada masa itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 45:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 45:1

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang pujian kepada raja manusia biasa, tanpa referensi kepada Allah.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun raja manusia yang dituju, konteksnya adalah raja yang diurapi Allah, dan nubuat ini juga menunjuk kepada Raja Mesias.

✕  Sering dikira

Pemazmur sedang membual tentang keahliannya menulis.

✓  Yang sebenarnya

Pemazmur mengakui bahwa perkataannya mengalir dari hati yang meluap, bukan karena keahlian dirinya, tetapi karena inspirasi ilahi.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 45:1

Kita juga bisa memilih kata-kata positif dan membangun untuk orang-orang yang memimpin kita. Pikirkan bagaimana kita bisa menyampaikan dukungan dan pujian yang tulus.

Tuhan, ajari aku untuk membangun orang lain dengan kata-kataku, seperti pemazmur yang berbicara dengan baik tentang pemimpinnya. Amin.