Alasan yang Lemah
Kidung Agung 5:3
Ketika Rasa Malas Muncul
“Aku telah menanggalkan jubahku, bagaimana bisa aku mengenakannya kembali? Aku sudah membasuh kakiku, bagaimana bisa aku mengotorinya kembali?”Kidung Agung 5:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Bajuku telah kutanggalkan, apakah aku akan mengenakannya lagi? Kakiku telah kubasuh, apakah aku akan mengotorkannya pula?"”Kidung Agung 5:3 · TB
Terjemahan Baru
“Bajuku sudah kulepaskan; apakah akan kupakai lagi? Kakiku sudah kubasuh, apakah akan kukotori lagi?”Kidung Agung 5:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I have put off my coat; how shall I put it on? I have washed my feet; how shall I defile them?”Kidung Agung 5:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 5:3?
Perempuan itu memberi alasan mengapa ia tidak segera membuka pintu: ia sudah menanggalkan jubah dan membasuh kaki. Ini menunjukkan keengganan untuk mengganggu kenyamanan atau rutinitas. Ini adalah gambaran umum tentang kita yang sering menolak panggilan cinta karena merasa tidak nyaman atau repot.
Latar belakang
Ragu untuk Bangkit
Mempelai wanita berkata pada dirinya sendiri bahwa dia sudah menanggalkan pakaian dan membasuh kaki, sehingga malas untuk bangkit dan membuka pintu. Ini adalah alasan yang sangat manusiawi, tetapi kemudian dia menyesal.
Di mana
Yerusalem
Dalam kamar tidur, di atas tempat tidur
Kapan
~950 SM
Zaman Raja Sulaiman
Yang berbicara
Mempelai Wanita
Gadis Sulam, berbicara kepada dirinya sendiri
Kepada
Diri sendiri
Monolog batin tentang keraguan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כְּתֹנֶת
ketonet · jubah
pakaian dalam, jubah yang biasa dipakai di rumah.
רָחַץ
rachats · membasuh
mencuci, membasuh dengan air.
טָמֵא
tame · mengotori
menajiskan, membuat kotor, atau menodai.
Kata 'jubah', 'membasuh', dan 'mengotori' menunjukkan keengganan yang bersifat fisik, tetapi sebenarnya mencerminkan keengganan batin untuk mengganggu kenyamanan demi mengejar cinta.
Tahukah kamu
Kebiasaan Mencuci Kaki
Pada zaman Alkitab, kaki dicuci setiap kali masuk rumah karena jalanan berdebu. Mencuci kaki adalah bagian dari ritual kebersihan yang lazim.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 5:3
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 5:3
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa sang wanita berdosa besar karena tidak langsung membukakan pintu.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah keraguan kecil yang alami, bukan dosa besar; kita bisa belajar dari kenyamanan yang menghalangi tindakan.
✕ Sering dikira
Mengartikan 'mengotori' sebagai dosa seksual atau moral.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini lebih kepada kotor secara fisik, meskipun bisa menjadi metafora kereluktusan.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 5:3
Kita sering menolak panggilan Tuhan atau kesempatan untuk berbagi kasih karena alasan kenyamanan pribadi. Mari tidak membiarkan hal-hal sepele menghalangi kita untuk merespons kasih.
Tuhan, ampunilah aku ketika aku memprioritaskan kenyamanan di atas panggilan-Mu; berikan aku keberanian untuk merespons. Amin.