Tangan dan Perut yang Permai

Kidung Agung 5:14

Kidung Cinta yang Penuh Rindu

Tangannya bagaikan batang emas, yang penuh dengan batu-batu permata. Perutnya bagaikan gading ukir, yang dilapisi dengan permata safir.

Kidung Agung 5:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 5:14?

Ayat ini melanjutkan deskripsi fisik kekasih dengan gambaran tangan seperti batang emas bertatahkan permata dan perut seperti gading berlapis safir. Ini menunjukkan kekuatan, kemuliaan, dan nilai yang sangat tinggi dari sang kekasih.

Latar belakang

Melanjutkan pujian pada tubuh kekasih

Sang mempelai menggambarkan tangan kekasihnya seperti batang emas dengan permata, dan perutnya seperti gading ukir yang dihiasi safir. Ini adalah metafora untuk kekuatan dan keindahan yang elegan.

Di mana

Yerusalem

Dalam mimpi atau penglihatan, menggambarkan kekasih

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan Terbelah
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Sang Mempelai Wanita

Wanita muda yang sedang jatuh cinta, ~20 tahun

P

Kepada

Putri-putri Yerusalem

Para perempuan kota yang menjadi pendengar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָדָיו

yadav · tangannya

tangan; simbol kekuatan dan tindakan, juga kelembutan

זָהָב

zahav · emas

emas; logam mulia, melambangkan kemurnian dan nilai tinggi

מֵעָיו

me'av · perutnya

perut; bagian tubuh yang melambangkan pusat kehidupan, juga keindahan dalam puisi

Perpaduan emas, permata, dan gading menunjukkan bahwa sang kekasih dipandang sangat berharga, sekaligus kuat dan halus seperti karya seni yang indah.

Tahukah kamu

Emas dan permata melambangkan kemuliaan

Dalam budaya Timur kuno, emas dan batu permata adalah simbol kekayaan dan status. Deskripsi ini menunjukkan bahwa sang kekasih sangat berharga dan mulia di mata mempelai.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 5:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 5:14

✕  Sering dikira

Perut yang dimaksud adalah perut secara harfiah

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks puisi, perut bisa berarti tubuh bagian tengah, bukan perut secara anatomis.

✕  Sering dikira

Deskripsi ini hanya fantasi seksual belaka

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah pujian estetis dalam sastra cinta yang bermakna mendalam.

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 5:14

Belajarlah untuk melihat pasangan atau sesama sebagai pemberian yang berharga, bukan sesuatu yang biasa. Dalam pelayanan, ingatlah bahwa setiap orang memiliki nilai yang tak ternilai di mata Tuhan.

Tuhan, bukalah mataku untuk melihat nilai yang Engkau berikan kepada setiap orang, terlebih orang yang kukasihi. Amin.