Pertemuan di Malam Hari
Kidung Agung 3:4
Wanita yang Mencari dan Menemukan Kekasihnya
“Ketika aku baru saja aku melewati mereka, aku menemukan dia yang dicintai jiwaku! Aku memegangnya, dan takkan membiarkannya pergi, sampai aku membawanya ke rumah ibuku, ke kamar orang yang mengandung aku.”Kidung Agung 3:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Baru saja aku meninggalkan mereka, kutemui jantung hatiku; kupegang dan tak kulepaskan dia, sampai kubawa dia ke rumah ibuku, ke kamar orang yang melahirkan aku.”Kidung Agung 3:4 · TB
Terjemahan Baru
“Baru saja kutinggalkan mereka, kutemui jantung hatiku. Kupegang dia, dan tidak kulepaskan sampai kubawa ke rumah ibuku, ke bilik orang yang melahirkan aku.”Kidung Agung 3:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“It was but a little that I passed from them, but I found him whom my soul loveth: I held him, and would not let him go, until I had brought him into my mother’s house, and into the chamber of her that conceived me.”Kidung Agung 3:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 3:4?
Segera setelah bertemu para penjaga, sang wanita menemukan kekasihnya. Dia memegangnya dan bertekad tidak melepaskannya sampai membawanya ke rumah ibunya. Ini menggambarkan sukacita dan keteguhan saat bertemu dengan yang dicintai.
Latar belakang
Wanita menemukan kekasihnya dan membawanya ke rumah ibunya
Setelah melewati para penjaga kota, wanita itu akhirnya menemukan orang yang dicintainya. Ia berpegang teguh padanya dan bersumpah tidak akan melepaskannya sampai ia membawanya ke rumah ibunya, tempat ibunya mengandung dia, sebagai simbol keintiman.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem, kemudian berlanjut ke rumah ibunya
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Wanita (Mempelai Perempuan)
Perempuan yang sedang jatuh cinta, dari Yerusalem
Kepada
Putri-putri Yerusalem
Kelompok perempuan yang menjadi teman bicara dalam syair
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָחַז
'achaz · memegang
memegang erat, menggenggam, tidak melepaskan
רָפָה
rafah · membiarkan
melepaskan, membiarkan pergi, mengendurkan genggaman
בּוֹא
bo · membawanya
masuk, mendatangi, membawa ke dalam
Ketiganya menunjukkan tindakan tegas dan penuh gairah: memegang erat, menolak melepas, dan membawa pulang. Ini bukan cinta pasif, melainkan aktif yang berani mengambil inisiatif.
Tahukah kamu
Apa arti 'rumah ibuku'?
Dalam budaya kuno, 'kamar orang yang mengandung' mungkin merujuk pada kamar tidur ibu, sebagai tempat paling aman dan pribadi untuk merayakan cinta.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 3:4
Yesaya 62:5
Cinta yang aktif
“Seperti seorang teruna bersikap terhadap anak dara, demikianlah mereka yang membangun engkau akan bersikap terhadap engkau; dan dengan sukacita, Allahmu akan bersukacita karena engkau.”
Matius 28:9
Pegangan erat
“Tiba-tiba Yesus menemui mereka dan berkata: 'Salam bagimu.' Mereka mendekat dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.”
Wahyu 3:11
Jangan lepaskan
“Aku datang segera. Peganglah apa yang engkau miliki, supaya tidak ada seorang pun yang mengambil mahkota-mu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 3:4
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini mendorong perilaku posesif dalam hubungan.
✓ Yang sebenarnya
Sebenarnya ini metafora kerinduan spiritual dan keintiman, bukan norma perilaku.
✕ Sering dikira
Membawanya ke rumah ibu dianggap sebagai pernikahan fisik.
✓ Yang sebenarnya
Intinya adalah komitmen dan keintiman yang dalam, bukan hanya lokasi fisik.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 3:4
Ketika kamu mengalami hadirat Tuhan, berpeganglah erat dan prioritaskan hubungan itu. Bagikan sukacita itu dengan keluarga dan orang-orang terdekatmu.
Tuhan, ajar aku untuk tidak melepaskan pegangan pada-Mu, dan bawa hadirat-Mu ke dalam rumahku. Amin.