Gandum dan jawawut selamat karena belum musimnya
Keluaran 9:32
Tulah Penyakit, Bisul, dan Hujan Es
“Akan tetapi, gandum dan jawawut belum tiba musimnya, jadi tumbuhan-tumbuhan ini tidak dihancurkan.”Keluaran 9:32 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi gandum dan sekoi tidak tertimpa binasa, sebab belum lagi musimnya. --”Keluaran 9:32 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi gandum dan biji-bijian tidak rusak karena belum musimnya.”Keluaran 9:32 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akan tetapi, gandum dan sekoi tidak rusak karena belum musimnya.”Keluaran 9:32 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the wheat and the rie were not smitten: for they were not grown up.”Keluaran 9:32 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 9:32?
Ayat ini mencatat bahwa gandum dan jawawut tidak dihancurkan karena belum tiba masa pertumbuhannya. Ini menunjukkan bahwa walaupun tulah dahsyat, masih ada secercah harapan bagi bangsa Mesir untuk bangkit kembali, karena sebagian tanaman masih terselamatkan.
Latar belakang
Jeda sebelum tulah belalang
Gandum dan jawawut selamat karena belum musim mereka — belum ada tanaman yang tumbuh untuk dihancurkan. Ini bukan keberuntungan; ini relevan untuk tulah berikutnya: belalang di pasal 10 akan memakan sisa yang tidak dihancurkan hujan es ini.
Di mana
Ladang-ladang Mesir
Ladang yang masih kosong atau baru ditanam
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1446 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Bangsa Israel yang mendengar kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חִטָּה
chittah · gandum
Gandum — biji-bijian paling penting dalam budaya Timur Dekat kuno, bahan utama roti.
כֻּסֶּמֶת
kussemet · jawawut
Jawawut atau spelt — variasi gandum yang dipanen lebih lambat, biasanya untuk roti dan persembahan.
אֲפִילֹת הֵנָּה
afilot hennah · belum tiba musimnya
Terlambat atau belum waktunya — belum musim panen, jadi tanamannya belum tumbuh cukup untuk dihancurkan.
Detail waktu ini menunjukkan bahwa penulis Keluaran adalah pengamat yang cermat terhadap pertanian Mesir. Akurasi detail justru mendukung kehistorisan narasi ini.
Tahukah kamu
Gandum musim semi vs. jelai musim dingin
Di Mesir kuno, jelai dipanen lebih awal (Februari-Maret) dan gandum lebih lambat (Maret-April). Tulah hujan es terjadi ketika jelai baru bertunas dan rami mekar, artinya sekitar Januari-Februari. Gandum belum ada — dan itu yang akan menjadi makanan bagi belalang di pasal 10.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 9:32
Keluaran 10:5
belalang memakan sisa hujan es
“dan belalang-belalang itu akan menutupi permukaan tanah sehingga tidak ada yang dapat melihat tanah itu. Belalang-belalang itu akan memakan habis sisa-sisa yang masih tertinggal dari peristiwa hujan es...”
Imamat 23:10
pentingnya panen bagi Israel
“Berbicaralah kepada keturunan Israel dan katakan kepada mereka: Ketika kamu masuk ke tanah yang Aku berikan kepadamu dan memanen hasil panennya, kamu harus membawa berkas pertama dari hasil panenmu kepada imam.”
Matius 13:30
gandum dalam konteks pengajaran
“Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai panen...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 9:32
✕ Sering dikira
Gandum dan jawawut selamat karena dewa gandum Mesir melindunginya
✓ Yang sebenarnya
Teks memberikan penjelasan alami dan sederhana: belum musimnya, jadi belum ada tanaman yang bisa dihancurkan.
✕ Sering dikira
Semua tulah hujan es berakhir total dan Mesir bisa memulihkan diri sepenuhnya
✓ Yang sebenarnya
Sisa tanaman yang selamat ini justru akan menjadi target tulah belalang di pasal berikutnya.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 9:32
Kadang kita merasa hidup hancur total, tapi Tuhan selalu menyisakan harapan. Mungkin ada bagian hidup yang 'belum musimnya' dan terlindungi dari kehancuran. Ini mengajak kita untuk melihat kebaikan Tuhan di tengah kesulitan dan bersyukur atas berkat yang masih tersisa.
Tuhan, buka mataku untuk melihat harapan dan kebaikan-Mu bahkan saat segalanya terasa hancur. Amin.