Musa berdoa, badai berhenti seketika
Keluaran 9:33
Tulah Penyakit, Bisul, dan Hujan Es
“Musa keluar dari kota itu, dari Firaun, dan menadahkan telapak tangannya kepada TUHAN, maka guntur dan hujan es itu berhenti, dan hujan tidak lagi tercurah ke bumi.”Keluaran 9:33 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu keluarlah Musa dari kota itu meninggalkan Firaun, dikembangkannyalah tangannya kepada TUHAN, maka berhentilah guruh dan hujan es dan hujan tidak tercurah lagi ke bumi.”Keluaran 9:33 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Musa meninggalkan raja dan pergi ke luar kota; di sana ia mengangkat tangannya untuk berdoa kepada TUHAN. Saat itu juga berhentilah guntur, hujan es dan hujan.”Keluaran 9:33 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Musa meninggalkan raja. Dia pergi ke luar kota dan mengangkat tangannya kepada TUHAN. Maka berhentilah guntur, hujan, dan hujan es itu.”Keluaran 9:33 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Moses went out of the city from Pharaoh, and spread abroad his hands unto the LORD: and the thunders and hail ceased, and the rain was not poured upon the earth.”Keluaran 9:33 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 9:33?
Setelah Musa keluar dari hadapan Firaun dan menadahkan tangannya kepada Tuhan, guntur dan hujan es berhenti. Ini menunjukkan kuasa doa Musa dan kebenaran bahwa Tuhan mengendalikan alam, dan Dia mendengar seruan umat-Nya.
Latar belakang
Doa yang dijanjikan, dijawab seketika
Musa keluar kota, menadahkan tangannya kepada TUHAN, dan seketika guntur, hujan es, dan hujan berhenti. Tidak ada keterlambatan, tidak ada negosiasi. Doa Musa langsung dijawab. Ini demonstrasi bahwa Musa memang utusan Allah yang doanya didengar.
Di mana
Di luar kota Mesir
Di bawah langit terbuka · tangan terangkat dalam doa
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1446 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Bangsa Israel yang mendengar kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּרַשׂ כַּפָּיו
paras kappayv · menadahkan telapak tangannya
Membentangkan telapak tangan — postur doa klasik dalam tradisi Israel, tangan terbuka menghadap ke atas dalam sikap menerima dan memohon.
וַיֶּחְדַּל
vayyechdal · berhenti
Berhenti atau berdiam — respons langsung atas doa Musa, menunjukkan TUHAN mengendalikan setiap elemen badai.
לֹא נִתַּךְ
lo nittakh · tidak lagi tercurah
Tidak lagi dicurahkan — kata yang vivid, menggambarkan hujan seperti cairan yang 'dicurahkan' dari langit.
Doa yang dijanjikan harus ditepati, dan Musa menepatinya. Ketika orang saleh berdoa, alam merespons — bukan karena kekuatan Musa, tapi karena TUHAN yang mendengar dan menjawab.
Tahukah kamu
Menadahkan tangan vs. mengacungkan tangan
Sebelumnya Musa 'mengacungkan tangan ke langit' (zaraq — melempar) untuk memulai tulah. Kini dia 'menadahkan telapak tangan' (paras kappayim — membentangkan telapak) untuk berdoa menghentikannya. Dua postur tangan yang berbeda untuk dua tujuan yang berbeda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 9:33
Yakobus 5:16-17
doa orang benar mengontrol cuaca
“Oleh karena itu, akuilah dosamu satu sama lain dan doakan satu sama lain supaya kamu disembuhkan. Doa orang yang benar sangat kuat dan efektif. Elia adalah manusia yang memiliki sifat yang sama seperti kita, dan dia berdoa dengan sungguh-sungguh supaya hujan tidak turun...”
1 Raja-raja 18:41-45
doa nabi menghentikan dan mendatangkan hujan
“Kemudian, Elia berkata kepada Ahab, "Pergilah, makanlah dan minumlah karena ada suara hujan yang lebat..." Langit menjadi gelap oleh awan dan angin, dan terjadilah hujan lebat.”
Mazmur 141:2
mengangkat tangan sebagai doa
“Biarlah doaku dihitung seperti ukupan di hadapan-Mu, dan pengangkatan tanganku seperti korban sajian sore.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 9:33
✕ Sering dikira
Badai berhenti karena sudah waktunya berhenti secara alami
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada jeda — badai berhenti langsung setelah Musa menadahkan tangannya. Korelasi waktu yang presisi menunjukkan ini adalah respons ilahi terhadap doa.
✕ Sering dikira
Musa keluar kota karena ingin jauh dari Firaun, bukan untuk berdoa
✓ Yang sebenarnya
Teks jelas: 'menadahkan telapak tangannya kepada TUHAN' adalah tujuan kepergiannya — untuk berdoa, bukan untuk menghindar.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 9:33
Musa berdoa dengan tindakan nyata—menadahkan tangan, dan Tuhan menjawab. Ini mengingatkan kita untuk berdoa dengan iman, percaya bahwa Tuhan sanggup menghentikan 'badai' dalam hidup kita. Saat menghadapi masalah, mari datang kepada Tuhan dalam doa, bukan hanya mengandalkan kekuatan sendiri.
Tuhan, seperti Engkau mendengar doa Musa, dengarlah juga doaku dan hentikanlah badai dalam hidupku. Amin.