Rami dan jelai hancur oleh hujan es
Keluaran 9:31
Tulah Penyakit, Bisul, dan Hujan Es
“Benih rami dan jelai telah dihancurkan sebab jelai baru bertunas dan benih rami sedang mekar.”Keluaran 9:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“--Tanaman rami dan jelai telah tertimpa binasa, sebab jelai itu sedang berbulir dan rami itu sedang berbunga.”Keluaran 9:31 · TB
Terjemahan Baru
“Tanaman rami dan jelai musnah, karena rami sedang berbunga, dan jelai sedang berbulir.”Keluaran 9:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada waktu itu, jelai sudah hampir siap panen dan rami sedang berbunga. Jadi, hujan es menggagalkan panen tanaman-tanaman tersebut.”Keluaran 9:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the flax and the barley was smitten: for the barley was in the ear, and the flax was bolled.”Keluaran 9:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 9:31?
Ayat ini menjelaskan bahwa hujan es yang dahsyat menghancurkan tanaman rami dan jelai, karena keduanya sedang dalam tahap pertumbuhan yang rentan. Ini menunjukkan betapa besarnya dampak tulah itu terhadap sumber pangan dan ekonomi Mesir.
Latar belakang
Catatan kerusakan pertanian yang spesifik
Penulis mencatat dengan presisi: rami dan jelai hancur karena sedang dalam fase kritis pertumbuhannya. Jelai baru bertunas, rami sedang mekar. Ini detail yang akurat secara pertanian dan historis — tulah terjadi sekitar bulan Januari-Februari dalam kalender Mesir.
Di mana
Ladang-ladang Mesir
Sawah dan ladang · waktu panen hancur berantakan
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1446 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Bangsa Israel yang mendengar kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פִּשְׁתָּה
pishtah · rami
Rami atau flax — tanaman yang seratnya dipakai untuk membuat linen, tekstil utama Mesir kuno.
שְׂעֹרָה
seorah · jelai
Jelai atau barley — biji-bijian penting untuk pangan dan minuman fermentasi di Mesir kuno.
אָבִיב
aviv · bertunas
Tunas muda atau bulan Aviv — kata yang sama menjadi nama bulan Ibrani pertama (Nisan/Aviv), saat Paskah dirayakan.
Detail tanaman yang 'bertunas' (aviv) bukan hanya informasi pertanian — kata aviv ini akan menjadi nama bulan di mana Israel dibebaskan. Musim kerusakan Mesir adalah musim pembebasan Israel.
Tahukah kamu
Rami dan jelai dalam ekonomi Mesir kuno
Rami (linen) adalah bahan pakaian utama Mesir kuno — para imam Mesir wajib memakai linen putih. Jelai adalah bahan baku roti dan bir yang menjadi makanan pokok. Kehancuran keduanya adalah pukulan ganda: ekonomi dan budaya sekaligus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 9:31
Rut 1:22
jelai dalam konteks panen
“Demikianlah, Naomi kembali dan Rut, orang Moab itu, menantunya, bersamanya, yang kembali dari ladang Moab. Mereka sampai di Betlehem pada permulaan panen jelai.”
Keluaran 12:2
bulan Aviv sebagai awal kalender baru
“"Bulan ini akan menjadi bulan pertama bagimu; itu akan menjadi bulan pertama dalam setahun bagimu."”
Yeremia 5:24
Allah pengendali musim panen
“...mereka tidak berkata dalam hati mereka, 'Marilah kita takut akan TUHAN, Allah kita, yang memberikan hujan pada waktunya, hujan awal dan hujan akhir yang Dia pelihara bagi kita, berminggu-minggu lamanya, bertunas dan panen...'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 9:31
✕ Sering dikira
Detail tanaman ini hanya filler dan tidak penting
✓ Yang sebenarnya
Detail ini menunjukkan presisi historis dan membantu menentukan waktu kejadian tulah — dan kata 'aviv' mengandung makna teologis tentang bulan pembebasan.
✕ Sering dikira
Semua tanaman di Mesir hancur total tanpa terkecuali
✓ Yang sebenarnya
Ayat 32 menyebutkan gandum dan jawawut tidak hancur karena belum musimnya — ada yang selamat.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 9:31
Tulah ini mengingatkan kita bahwa bencana bisa menghancurkan hal-hal yang kita andalkan. Saat ini, kita mungkin tidak mengalami hujan es, tapi kita bisa kehilangan pekerjaan, kesehatan, atau hubungan. Ini mengajarkan kita untuk tidak menaruh harapan sepenuhnya pada hal-hal duniawi, melainkan pada Tuhan yang setia.
Tuhan, ajari aku untuk tidak mengandalkan hal-hal duniawi yang bisa binasa, melainkan berharap pada-Mu yang tidak pernah berubah. Amin.