Allah membiarkan Musa setelah ritual sunat
Keluaran 4:26
Tongkat, Tanda, dan Tugas
“Sebab itu, Allah membiarkannya. Kemudian, Zipora berkata, “Mempelai darah,” mengenai sunat itu.”Keluaran 4:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu TUHAN membiarkan Musa. "Pengantin darah," kata Zipora waktu itu, karena mengingat sunat itu.”Keluaran 4:26 · TB
Terjemahan Baru
“Hal itu dikatakannya sehubungan dengan upacara sunat. Maka TUHAN tidak jadi membunuh Musa.”Keluaran 4:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(4:25)”Keluaran 4:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So he let him go: then she said, A bloody husband thou art, because of the circumcision.”Keluaran 4:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 4:26?
Ayat ini menjelaskan bahwa setelah Zipora menyunat anaknya, Tuhan melepaskan Musa dari bahaya maut. Zipora kemudian mengulangi kata 'mempelai darah' yang merujuk pada sunat tersebut, sebagai pengakuan bahwa darah sunat telah menebus nyawa suaminya.
Latar belakang
Krisis selesai, insiden ditutup dengan penjelasan
Allah 'membiarkan' Musa — artinya ancaman berlalu. Narator menambahkan keterangan: 'mempelai darah' adalah ungkapan yang terkait dengan sunat itu. Insiden ini ditutup dengan singkat, meninggalkan banyak pertanyaan yang tidak dijawab teks — seolah narasi sengaja mempertahankan misteri.
Di mana
Tempat bermalam di perjalanan menuju Mesir
Setelah krisis terselesaikan · kelegaan di malam hari
Kapan
~1446 SM
Perjalanan kembali ke Mesir
Yang berbicara
Narator Kitab Keluaran
Penulis Taurat yang menutup insiden misterius ini
Kepada
Pembaca Taurat
Bangsa Israel yang membaca kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּרֶף
vayiref · membiarkannya
Dari rafah (רָפָה) — mengendurkan, melepaskan; Allah 'melepaskan' Musa dari ancaman; kata yang sama untuk 'berhenti berjuang.'
אָז
az · sebab itu
Harfiah 'maka' atau 'pada saat itu' — penanda waktu yang menghubungkan tindakan Zipora dengan respons Allah.
מוּלוֹת
mulot · sunat
Dari mul (מול, menyunat) — tanda perjanjian Abraham; sunat bukan hanya ritual fisik tapi pengakuan bahwa seseorang berada dalam perjanjian Allah.
Kata 'membiarkan' (rafah, mengendur) menggambarkan respons Allah yang segera setelah perjanjian dipenuhi — kepatuhan pada tanda perjanjian membuka jalan bagi misi yang lebih besar.
Tahukah kamu
Mengapa teks tidak menjelaskan lebih lengkap?
Teks Ibrani kuno sering meninggalkan celah yang pembaca aslinya sudah pahami dari tradisi lisan. Insiden 'mempelai darah' kemungkinan adalah cerita yang sangat dikenal dalam budaya Israel, sehingga penulis tidak perlu menjelaskan semuanya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 4:26
Kejadian 32:26
Allah melepaskan setelah pergumulan
“Kemudian ia berkata: 'Lepaskanlah aku, karena fajar sudah menyingsing.'”
Kolose 2:11
sunat rohani dalam Kristus
“Dalam Kristus kamu juga telah disunat dengan sunat yang dilakukan bukan oleh tangan manusia... sunat Kristus.”
Filipi 3:3
makna spiritual sunat
“Kitalah sunat yang sesungguhnya, yang beribadah dalam Roh Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 4:26
✕ Sering dikira
Insiden ini berarti Allah bisa berubah pikiran karena ritual manusia
✓ Yang sebenarnya
Bukan ritual yang mengubah pikiran Allah — Zipora memenuhi persyaratan perjanjian yang memang Allah tetapkan dari awal.
✕ Sering dikira
Setelah ini Musa dan Zipora hidup harmonis
✓ Yang sebenarnya
Belakangan Zipora tampaknya kembali ke rumah ayahnya (Kel. 18:2-3) — insiden ini mungkin menjadi titik ketegangan dalam pernikahan mereka.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 4:26
Darah perjanjian memiliki kuasa menyelamatkan. Seperti sunat yang menjadi tanda perjanjian bagi Israel, kita diingatkan bahwa darah Kristus adalah perjanjian baru yang menyelamatkan kita dari murka Allah.
Tuhan Yesus, terima kasih untuk darah-Mu yang menyelamatkanku. Tolong aku menghargai pengorbanan-Mu setiap hari. Amin.