Lubang leher jubah diperkuat agar tidak koyak
Keluaran 39:23
Pakaian Kudus Selesai Dibuat
“dan ada satu lubang di tengah-tengah jubah itu seperti lubang untuk baju zirah dengan pinggiran di sekelilingnya agar tidak mudah koyak.”Keluaran 39:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Leher gamis itu di tengah-tengahnya seperti leher baju zirah, lehernya itu mempunyai pinggir sekelilingnya, supaya jangan koyak.”Keluaran 39:23 · TB
Terjemahan Baru
“Lubang lehernya diperkuat dengan pita tenunan supaya tidak mudah koyak.”Keluaran 39:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“dengan kerah yang tebal, agar jubah tidak mudah robek.”Keluaran 39:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And there was an hole in the midst of the robe, as the hole of an habergeon, with a band round about the hole, that it should not rend.”Keluaran 39:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 39:23?
Ayat ini menjelaskan bahwa jubah efod memiliki sebuah lubang di tengahnya, seperti lubang pada baju zirah, dengan pinggiran yang dijahit agar tidak mudah sobek. Ini menunjukkan kepraktisan dan daya tahan dalam pembuatan pakaian imam.
Latar belakang
Lubang kepala jubah diperkuat dengan pinggiran
Di tengah jubah panjang ada lubang untuk kepala imam, dengan pinggiran yang diperkuat di sekelilingnya. Disebut "seperti lubang untuk baju zirah" — sebuah perbandingan dengan pakaian militer yang kuat. Alasannya eksplisit: agar tidak mudah koyak. Pakaian yang dipakai di hadapan Allah harus tahan lama.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Bengkel jahit perkemahan Israel
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Narator (Musa)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Umat Israel
Bangsa Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פִּי בְּתוֹכוֹ
pi be-tokho · lubang di tengah
Mulut di tengahnya — "pi" berarti mulut; lubang kepala disebut "mulut" jubah, sebuah metafora yang hidup.
כְּפִי תַחְרָא
ke-fi tachra · seperti lubang untuk baju zirah
Seperti mulut/lubang baju zirah — "tachra" adalah istilah untuk baju pelindung militer; lubang kepalanya diperkuat dengan cara serupa.
לֹא יִקָּרֵעַ
lo yikareaʿ · agar tidak mudah koyak
Agar tidak sobek atau koyak — "kara" adalah kata yang sama ketika Yusuf dikoyak bajunya; di sini dilarang terjadi.
Lubang jubah yang diperkuat "agar tidak koyak" (lo yikareaʿ) menunjukkan bahwa pakaian kudus harus tahan lama — karena mencoyak pakaian imam dalam pelayanan adalah simbol bencana rohani, bukan sekadar kecelakaan kain.
Tahukah kamu
Baju zirah Timur Tengah kuno berlubang di kepala
Baju zirah (tachara) di dunia kuno Timur Tengah memang berjenis jubah panjang dari bahan keras dengan lubang kepala yang diperkuat pinggiran tebal agar logam tidak merobek kain saat dikenakan. Perbandingan ini menunjukkan keakraban penulis dengan peralatan militer.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 39:23
Keluaran 28:32
instruksi lubang kepala
“Ada satu lubang di bagian atas tengahnya untuk kepala; ada pinggiran tenun di sekelilingnya, seperti lubang untuk baju zirah, agar tidak mudah koyak.”
Imamat 10:6
larangan mengoyak pakaian imam
“Musa berkata kepada Harun dan kepada Eleazar dan Itamar, anak-anak Harun, "Jangan kamu mengurai rambutmu dan jangan kamu mengoyakkan pakaianmu, supaya kamu tidak mati."”
Yohanes 19:24
jubah imam yang tidak dirobek
“Maka kata mereka satu sama lain, "Janganlah kita membaginya, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Ini terjadi supaya genaplah Firman Alkitab: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 39:23
✕ Sering dikira
"Baju zirah" di sini berarti imam memakai baju perang
✓ Yang sebenarnya
"Baju zirah" hanya dipakai sebagai perbandingan teknik jahitan lubang kepala — bukan berarti jubah imam adalah pakaian militer.
✕ Sering dikira
Pinggiran hanya dekorasi di sekitar leher
✓ Yang sebenarnya
Pinggiran berfungsi struktural untuk mencegah koyak — penguatan teknis, bukan sekadar hiasan.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 39:23
Seperti pinggiran yang diperkuat pada lubang jubah, kita juga perlu memperkuat 'lubang' atau kelemahan kita—mungkin dengan belajar keterampilan baru atau mencari dukungan—agar tidak mudah 'robek' dalam tekanan kehidupan.
Ya Allah, perkuatlah kelemahan kami dan ajarlah kami untuk menjaga diri kami agar tetap utuh dalam iman. Amin.