Roti dari keranjang ditambahkan ke persembahan unjukan
Keluaran 29:23
Ritual Penahbisan Harun dan Anak-anaknya
“dan sepotong roti, dan sepotong kue berminyak, dan satu roti tipis dari keranjang roti tidak beragi yang ada di hadapan TUHAN,”Keluaran 29:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“kauambillah juga satu keping roti, satu roti bundar yang berminyak dan satu roti tipis dari dalam bakul berisi roti yang tidak beragi, yang ada di hadapan TUHAN.”Keluaran 29:23 · TB
Terjemahan Baru
“Dari keranjang roti yang telah dipersembahkan kepada-Ku, ambillah satu roti dari setiap macam: satu yang dibuat dengan minyak zaitun, satu yang tanpa minyak, dan satu kue.”Keluaran 29:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dari bakul roti yang sudah ditempatkan di hadapan-Ku, ambillah satu roti yang tanpa minyak zaitun, satu roti yang mengandung minyak zaitun, dan satu roti tipis kering yang diolesi minyak zaitun setelah dibakar.”Keluaran 29:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And one loaf of bread, and one cake of oiled bread, and one wafer out of the basket of the unleavened bread that is before the LORD:”Keluaran 29:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 29:23?
Roti tidak beragi, kue berminyak, dan roti tipis diambil dari keranjang dan disertakan dalam persembahan. Ini menunjukkan bahwa seluruh persembahan, termasuk makanan, dipersembahkan kepada Tuhan sebagai bagian dari penahbisan.
Latar belakang
Roti tidak beragi ditambahkan ke persembahan unjukan
Dari keranjang roti tidak beragi yang disiapkan di awal, tiga jenis roti diambil masing-masing satu: roti biasa, kue berminyak, dan roti tipis. Ketiga jenis roti ini kemudian akan diletakkan bersama bagian-bagian daging domba di tangan Harun dan anak-anaknya untuk upacara unjukan.
Di mana
Gunung Sinai
Di depan Kemah Suci · roti kudus diambil dari keranjang
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel, berbicara kepada Musa di Sinai
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חַלַּת לֶחֶם
challat lechem · sepotong roti
Satu roti bulat tidak beragi — challah, kata yang masih dipakai dalam tradisi Yahudi modern untuk roti Sabat.
חַלַּת שֶׁמֶן
challat shemen · kue berminyak
Roti yang diuleni dengan minyak — jenis kedua dari tiga jenis roti dalam persembahan, lebih kaya dan lembut.
רָקִיק
raqiq · roti tipis
Roti tipis atau wafer — jenis ketiga, lebih seperti keripik roti yang diolesi minyak di permukaannya.
Challat lechem, challat shemen, raqiq — tiga jenis roti yang berbeda tekstur dan kadar minyaknya menunjukkan kelengkapan persembahan: dari yang paling sederhana hingga yang paling kaya, semuanya dibawa ke hadapan Allah.
Tahukah kamu
Satu keranjang disiapkan tapi dipakai berkali-kali
Keranjang roti yang disiapkan di awal (ayat 2-3) adalah persediaan untuk seluruh upacara tujuh hari penahbisan (ayat 35). Dari satu keranjang ini, setiap hari diambil sejumlah roti untuk persembahan harian. Ini menunjukkan bahwa upacara penahbisan bukan hanya satu hari tapi proses selama seminggu penuh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 29:23
Imamat 8:26
roti dari keranjang
“"Dari keranjang roti yang tidak beragi yang ada di hadapan TUHAN itu diambilnya sepotong roti yang tidak beragi, sepotong roti berminyak..."”
Imamat 2:4
roti tidak beragi
“"Jika seseorang mempersembahkan korban sajian yang dibakar dalam pembakaran roti, haruslah itu dari tepung yang terbaik, yakni roti bundar yang tidak beragi..."”
Yohanes 6:48
roti kehidupan
“"Akulah roti hidup."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 29:23
✕ Sering dikira
Satu roti dari setiap jenis ditambahkan ke persembahan
✓ Yang sebenarnya
Benar — masing-masing satu dari tiga jenis: satu roti biasa, satu kue berminyak, satu roti tipis. Tiga roti total.
✕ Sering dikira
Roti ini dimakan oleh para imam segera
✓ Yang sebenarnya
Roti ini pertama diunjukkan bersama bagian daging di tangan imam; baru kemudian sebagian dibakar dan sebagian dimakan (ayat 31-33).
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 29:23
Persembahan kita tidak hanya soal materi, tetapi juga seluruh aspek hidup kita, termasuk pekerjaan dan kebutuhan sehari-hari, yang bisa menjadi ibadah kepada Allah.
Tuhan, terima persembahan hidupku sehari-hari, dan jadikan itu sebagai ibadah yang menyenangkan-Mu, amin.