Darah domba jantan dipercikkan ke sekeliling mazbah
Keluaran 29:16
Ritual Penahbisan Harun dan Anak-anaknya
“Kamu harus menyembelih domba itu, dan harus mengambil darahnya, dan memercikkannya ke sekeliling mazbah.”Keluaran 29:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Haruslah kausembelih domba jantan itu dan kauambillah darahnya dan kausiramkan pada mezbah sekelilingnya.”Keluaran 29:16 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu potonglah binatang itu, ambil darahnya dan siramkan pada keempat sisi mezbah.”Keluaran 29:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu sembelihlah domba itu, ambil darahnya, dan siramkan dengan kuat pada keempat sisi mezbah.”Keluaran 29:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And thou shalt slay the ram, and thou shalt take his blood, and sprinkle it round about upon the altar.”Keluaran 29:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 29:16?
Ayat ini memerintahkan penyembelihan domba jantan dan memercikkan darahnya ke sekeliling mezbah. Darah melambangkan kehidupan yang dipersembahkan untuk penebusan dosa, dan pemercikan darah menandakan penyucian mezbah dan umat dari dosa.
Latar belakang
Darah domba bakaran dipercikkan ke sekeliling mazbah
Setelah domba jantan pertama disembelih, darahnya dipercikkan ke sekeliling mazbah — bukan dioleskan pada tanduk seperti darah sapi jantan. Perbedaan cara penggunaan darah ini menandakan perbedaan fungsi kurban: darah sapi menguduskan mazbah, darah domba bakaran ini adalah bagian dari persembahan penyerahan diri total kepada Allah.
Di mana
Gunung Sinai
Di depan mazbah Kemah Suci · darah domba dipercikkan
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel, berbicara kepada Musa di Sinai
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זָרַק
zaraq · memercikkan
Memercikkan atau melempar darah — berbeda dari 'mengoleskan' (nathan), zaraq berarti percikan cepat ke berbagai arah sekeliling mazbah.
סָבִיב
saviv · sekeliling
Sekeliling, di semua sisi — menunjukkan bahwa darah dipercikkan ke semua sisi mazbah, bukan hanya satu titik.
דָּמוֹ
damo · darahnya
Darahnya (milik domba) — sufiks kepemilikan menunjukkan bahwa ini adalah darah spesifik dari hewan ini untuk ritual ini.
Zaraq saviv (percikkan sekeliling) menggambarkan tindakan yang menyeluruh dan bersemangat — bukan meneteskan hati-hati, tapi mempersembahkan darah dengan penuh ke seluruh penjuru mazbah sebagai tanda penyerahan total.
Tahukah kamu
Percikan darah ke sekeliling vs olesan pada tanduk
Perbedaan ritual darah yang tampak kecil ini punya makna teologis: darah yang dioleskan pada tanduk (seperti sapi penghapus dosa) menguduskan mazbah. Darah yang dipercikkan ke sekeliling (seperti domba bakaran) adalah pernyataan bahwa seluruh mazbah — dari semua arah — adalah tempat ibadah yang sah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 29:16
Imamat 1:5
percik sekeliling mazbah
“"...dan imam-imam anak Harun, harus mempersembahkan darah serta memercikkan darah itu sekeliling mezbah yang ada di pintu Kemah Pertemuan."”
Imamat 8:19
percik darah domba
“"Lalu Musa menyembelih domba jantan itu dan memercikkan darahnya sekeliling mezbah."”
Ibrani 12:24
darah percikan
“"...dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 29:16
✕ Sering dikira
Cara penggunaan darah sapi dan domba sama saja
✓ Yang sebenarnya
Darah sapi dioleskan pada tanduk mazbah dengan jari; darah domba dipercikkan ke sekeliling mazbah — dua tindakan berbeda untuk dua jenis kurban berbeda.
✕ Sering dikira
Percikan darah ke mazbah ini menguduskan mazbah
✓ Yang sebenarnya
Mazbah sudah dikuduskan dengan darah sapi penghapus dosa; percikan darah domba bakaran ini adalah bagian dari persembahan bakaran itu sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 29:16
Darah Kristus yang tercurah di kayu salib telah menyucikan kita dari segala dosa. Kita hidup dalam pengampunan dan kekudusan karena darah-Nya, dan kita dipanggil untuk hidup kudus.
Bapa, aku bersyukur untuk darah Yesus yang menyucikan dan menebusku. Jadikan hidupku kudus, Amin.