Anak Hewan Sulung pada Hari Kedelapan
Keluaran 22:30
Hukum Keadilan di Padang
“Demikianlah kamu juga harus melakukannya dengan sapi-sapimu dan dengan domba-dombamu. Selama 7 hari, hewan itu akan tinggal dengan induknya, lalu kamu harus menyerahkannya kepada-Ku pada hari kedelapan.”Keluaran 22:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Demikian juga harus kauperbuat dengan lembu sapimu dan dengan kambing dombamu: tujuh hari lamanya anak-anak binatang itu harus tinggal pada induknya, tetapi pada hari yang kedelapan haruslah kaupersembahkan binatang-binatang itu kepada-Ku. Keluaran 22.31–23.5 112”Keluaran 22:30 · TB
Terjemahan Baru
“juga sapi dan domba jantan yang pertama lahir. Biarkan binatang-binatang itu tinggal pada induknya selama tujuh hari, lalu serahkanlah kepada-Ku pada hari yang kedelapan.”Keluaran 22:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Demikian juga dengan anak sulung jantan dari sapi, kambing, dan domba. Biarkanlah anak-anak binatang itu tinggal bersama induknya selama tujuh hari, lalu persembahkanlah kepada-Ku pada hari kedelapan.”Keluaran 22:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Likewise shalt thou do with thine oxen, and with thy sheep: seven days it shall be with his dam; on the eighth day thou shalt give it me.”Keluaran 22:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 22:30?
Ayat ini menjelaskan tentang persembahan hewan sulung, yaitu sapi, domba, dan kambing. Hewan harus tinggal dengan induknya selama tujuh hari, lalu diberikan kepada Tuhan pada hari kedelapan. Ini melambangkan persembahan yang sempurna dan penuh, bukan yang prematur atau cacat.
Latar belakang
Tujuh hari bersama induknya, kedelapan untuk Allah
Anak hewan sulung tinggal bersama induknya selama tujuh hari — cukup untuk disusui dan tidak stres berpisah terlalu dini. Hari kedelapan diserahkan kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa hukum Allah peka terhadap kebutuhan alamiah makhluk hidup, bukan hanya transaksional.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki Gunung Sinai · komunitas peternak yang akan memiliki ternak di tanah Kanaan
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (melalui Musa)
Allah Israel, menyampaikan hukum lewat Musa
Kepada
Bangsa Israel
Umat Israel yang baru keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עִם-אִמּוֹ
im-immo · induknya
Bersama induknya — hubungan anak dan ibu yang dipelihara selama masa kritis awal kehidupan
שִׁבְעַת יָמִים
shivat yamim · tujuh hari
Tujuh hari — angka tujuh melambangkan kelengkapan dalam tatanan ilahi
בַּיּוֹם הַשְּׁמִינִי
bayom hashmini · hari kedelapan
Pada hari kedelapan — hari yang melampaui siklus tujuh hari, simbol permulaan baru
Pola 'tujuh + satu' yang muncul berulang dalam Alkitab (Sabat, sunat, penyerahan hewan) menunjukkan ritmisme ilahi yang tertanam dalam hukum-hukum ini. Bahkan cara menyerahkan kurban mencerminkan tatanan ciptaan.
Tahukah kamu
Angka delapan dalam simbolisme Alkitab
Hari kedelapan dalam tradisi Ibrani melambangkan permulaan baru di luar siklus tujuh — seperti sunat pada hari kedelapan. Menyerahkan hewan pada hari kedelapan melambangkan membawa yang baru kepada Allah, setelah ia memiliki dasar yang kuat dari periode tujuh hari.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 22:30
Imamat 22:27
aturan serupa di Imamat
“Lembu atau domba atau kambing apabila lahir, haruslah tinggal tujuh hari lamanya bersama induknya, kemudian mulai dari hari kedelapan dan seterusnya ia diterima sebagai persembahan api kepada TUHAN.”
Kejadian 17:12
hari kedelapan dalam hukum sunat
“Setiap laki-laki di antara kamu, yaitu yang berumur delapan hari, harus disunat, yakni setiap laki-laki dalam keturunanmu sepanjang zaman.”
Imamat 12:3
pola hari kedelapan
“Dan pada hari kedelapan haruslah dikerat kulit kulup anak itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 22:30
✕ Sering dikira
"Hewan sulung harus langsung diserahkan begitu lahir"
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — ada masa tujuh hari bersama induk yang wajib dipenuhi sebelum penyerahan
✕ Sering dikira
"Hukum ini hanya tentang upacara agama"
✓ Yang sebenarnya
Hukum ini juga mengandung prinsip kepedulian terhadap kesejahteraan hewan — memberi waktu ikatan induk-anak terbentuk
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 22:30
Memberi yang terbaik kepada Tuhan berarti memberikan sesuatu yang sudah cukup umur dan matang, bukan yang masih kurang atau cacat. Dalam pelayanan dan pekerjaan, mari berikan usaha terbaik kita, bukan sekadar yang asal-asalan. Tuhan layak menerima yang terbaik dari kita.
Tuhan, terima kasih atas kasih-Mu yang sempurna. Ajar kami untuk mempersembahkan yang terbaik dari hidup kami, dalam waktu, tenaga, dan talenta, sebagai ungkapan syukur kami. Amin.