Elim: dua belas mata air dan tujuh puluh pohon kurma
Keluaran 15:27
Nyanyian Agung Musa
“Kemudian, mereka tiba di Elim. Di sana ada dua belas mata air dan tujuh puluh pohon kurma. Mereka berkemah di sana, di dekat air itu.”Keluaran 15:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu sampailah mereka di Elim; di sana ada dua belas mata air dan tujuh puluh pohon korma, lalu berkemahlah mereka di sana di tepi air itu.”Keluaran 15:27 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah itu mereka tiba di tempat yang bernama Elim. Di situ ada dua belas sumber air dan tujuh puluh pohon kurma. Mereka berkemah di dekat air itu.”Keluaran 15:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu, tibalah mereka di Elim. Di sana terdapat dua belas mata air dan tujuh puluh pohon kurma. Mereka berkemah di dekat mata air itu.”Keluaran 15:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they came to Elim, where were twelve wells of water, and threescore and ten palm trees: and they encamped there by the waters.”Keluaran 15:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 15:27?
Setelah melewati masa sulit di Mara, bangsa Israel tiba di Elim, sebuah tempat yang memiliki 12 mata air dan 70 pohon kurma. Di sana mereka berkemah di dekat air. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak hanya menguji umat-Nya, tetapi juga menyediakan tempat peristirahatan dan pemulihan setelah pencobaan.
Latar belakang
Apa yang sedang terjadi
Setelah ujian pahit di Mara, Israel tiba di Elim — oasis dengan dua belas mata air dan tujuh puluh pohon kurma. Seolah Allah menyediakan pesta istirahat setelah ujian. Dua belas mata air untuk dua belas suku, tujuh puluh pohon untuk tujuh puluh tua-tua Israel — kebetulan yang terlalu indah untuk diabaikan.
Di mana
Elim
Di oasis Elim · peristirahatan di antara pohon kurma
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (narator)
Nabi dan pembebas Israel, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Dua juta mantan budak dalam perjalanan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵילִם
Eilim · Elim
Pohon-pohon besar atau oasis — kata jamak dari 'el' (pohon besar/kuat); nama yang menggambarkan karakter tempat itu: penuh pohon besar yang memberikan naungan.
שְׁתֵּים עֶשְׂרֵה עֵינֹת מַיִם
shteim esreh einot mayim · dua belas mata air
Dua belas mata air air — angka dua belas yang sama dengan dua belas suku Israel; paralel yang terasa bukan kebetulan.
וַיַּחֲנוּ
vayyahanu · berkemah
Mereka berkemah — dari hanah, berhenti dan mendirikan tenda; bukan sekadar lewat tapi benar-benar beristirahat dan tinggal.
Elim adalah hadiah Allah setelah ujian Mara — Allah tidak hanya menyelesaikan masalah (air pahit) tapi juga memberikan kelimpahan (dua belas mata air, tujuh puluh pohon). Ujian selalu diikuti pemulihan dalam pola narasi ini.
Tahukah kamu
Tahukah kamu
Para peneliti mengidentifikasi Elim dengan Wadi Gharandel di semenanjung Sinai — sebuah lembah dengan mata air yang mengalir sepanjang tahun dan pohon-pohon rindang. Sampai hari ini, tempat itu masih menjadi titik peristirahatan karavan di Sinai.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 15:27
Mazmur 23:2
Allah memberikan istirahat di padang
“Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau; Ia membimbing aku ke air yang tenang.”
Yesaya 41:18
Allah sediakan air di padang gurun
“Aku akan membuat sungai-sungai mengalir di bukit-bukit yang gundul dan mata air-mata air di tengah lembah-lembah.”
Wahyu 7:17
istirahat di dekat air kehidupan
“Karena Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan membimbing mereka ke mata air kehidupan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 15:27
✕ Sering dikira
"Dua belas mata air dan tujuh puluh pohon adalah kebetulan"
✓ Yang sebenarnya
Angka-angka ini sangat bermakna dalam tradisi Israel — dua belas suku dan tujuh puluh tua-tua; kemungkinan besar disebut untuk menunjukkan Allah menyiapkan persis yang dibutuhkan Israel.
✕ Sering dikira
"Mereka hanya lewat sebentar di Elim"
✓ Yang sebenarnya
Kata 'berkemah' menunjukkan mereka tinggal cukup lama — bukan sekadar berhenti minum lalu pergi.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 15:27
Kehidupan sering seperti perjalanan bangsa Israel: ada saat-saat sulit, tetapi ada juga saat-saat sejuk dan pemulihan. Tuhan ingin kita berhenti sejenak, menikmati berkat-Nya, dan mengisi ulang tenaga. Jangan lupa bersyukur atas 'Elim' dalam hidup kita, momen-momen damai yang Dia berikan.
Terima kasih, Tuhan, untuk saat-saat pemulihan dan berkat yang Engkau sediakan setelah masa-masa sulit. Ajari aku untuk bersyukur dan menikmati kebaikan-Mu. Amin.