Nyanyian kemenangan di tepi laut
Keluaran 15:1
Nyanyian Agung Musa
“Kemudian Musa dan keturunan Israel menyanyikan lagu ini kepada TUHAN dengan perkataan yang berbunyi, “Aku akan bernyanyi bagi TUHAN, sebab Dia ditinggikan mulia. Kuda-kuda dan para penunggangnya telah dicampakkan-Nya ke laut.”Keluaran 15:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itu Musa bersama- sama dengan orang Israel Keluaran 15.2–8 72 menyanyikan nyanyian ini bagi TUHAN yang berbunyi: "Baiklah aku menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur, kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut.”Keluaran 15:1 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Musa dan orang-orang Israel menyanyikan nyanyian ini untuk memuji TUHAN, "Aku mau menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia telah menang dengan gemilang. Semua kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut.”Keluaran 15:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Musa dan umat Israel menyanyikan lagu ini untuk memuji TUHAN,“Aku akan bernyanyi bagi TUHANsebab Dia sudah menang dengan jaya. Dia sudah melemparkan kudadan penunggangnya ke dalam laut.”Keluaran 15:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then sang Moses and the children of Israel this song unto the LORD, and spake, saying, I will sing unto the LORD, for he hath triumphed gloriously: the horse and his rider hath he thrown into the sea.”Keluaran 15:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 15:1?
Ini adalah bagian dari lagu pujian yang dinyanyikan Musa dan bangsa Israel setelah Allah membelah Laut Merah dan menenggelamkan pasukan Firaun. Mereka memuji Tuhan karena kemenangan-Nya yang dahsyat, yang menunjukkan kekuasaan-Nya yang luar biasa atas alam dan musuh.
Latar belakang
Apa yang sedang terjadi
Baru saja Firaun dan pasukannya tenggelam di Laut Teberau. Israel berdiri di tepi pantai, menyaksikan mayat musuh terdampar. Spontan Musa memimpin seluruh bangsa menyanyikan lagu pujian — sebuah respons natural dari orang yang baru saja menyaksikan keajaiban besar.
Di mana
Tepi Laut Teberau
Di tepi laut yang baru terbelah · pagi setelah malam besar
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa dan bangsa Israel
Nabi dan pembebas Israel, ~1400 SM
Kepada
TUHAN
Allah perjanjian Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָשִׁירָה
ashirah · bernyanyi
Bentuk kohortativ — 'biarkan aku menyanyi' — menunjukkan tekad penuh semangat, bukan sekadar pernyataan biasa.
גָּאֹה גָּאָה
ga'oh ga'ah · ditinggikan mulia
Pengulangan kata kerja yang sama untuk menekankan kesempurnaan: 'sungguh-sungguh ditinggikan' — cara Ibrani menyatakan superlatif.
רָמָה
ramah · dicampakkan
Berarti 'melempar' atau 'mencampakkan' — gambaran Allah membuang musuh seperti manusia membuang sampah ke laut.
Ketiga kata ini menangkap gerakan besar: tekad untuk memuji, keagungan Allah yang total, dan tindakan Allah yang menghancurkan musuh — semuanya dalam satu ayat pembuka.
Tahukah kamu
Tahukah kamu
Nyanyian ini (Keluaran 15:1-18) dikenal dalam tradisi Yahudi sebagai 'Shirat HaYam' (Nyanyian Laut) dan sampai hari ini dibacakan setiap hari dalam liturgi pagi Yahudi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 15:1
Wahyu 15:3
nyanyian kemenangan
“Mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba.”
Mazmur 118:14
pujian setelah selamat
“TUHAN adalah kekuatanku dan mazmurku; Ia telah menjadi keselamatanku.”
Hakim-hakim 5:1
nyanyian setelah perang
“Pada hari itu bernyanyilah Debora dan Barak bin Abinoam.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 15:1
✕ Sering dikira
"Musa saja yang menyanyi"
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini jelas menyebut 'Musa DAN keturunan Israel' — ini nyanyian bersama seluruh bangsa.
✕ Sering dikira
"Kuda dilempar oleh Israel"
✓ Yang sebenarnya
Yang melempar kuda dan penunggang ke laut adalah TUHAN sendiri, bukan manusia.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 15:1
Ketika kita mengalami pertolongan Tuhan yang besar, wajar untuk bersukacita dan memuji-Nya. Jangan biarkan berkat yang kita terima berlalu begitu saja, tetapi kenang dan rayakan karya Tuhan dalam hidup kita, karena itu menguatkan iman kita.
Tuhan, aku bersyukur karena Engkau berjuang bagiku dan membebaskanku dari segala permasalahan. Firman-Mu memampukanku untuk memuji-Mu dengan segenap hati, Amin.