Israel berjalan di tanah kering, terlindungi tembok air
Keluaran 14:29
Penyeberangan Laut Teberau
“Akan tetapi, bangsa Israel berjalan di atas tanah yang kering di tengah-tengah laut dan air menjadi seperti tembok bagi mereka, di sebelah kanan dan sebelah kirinya.”Keluaran 14:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi orang Israel berjalan di tempat kering dari tengah-tengah laut, sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.”Keluaran 14:29 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi ketika orang Israel menyeberangi laut, mereka berjalan di dasar yang kering, dan air merupakan tembok di kanan kirinya.”Keluaran 14:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Demikianlah umat Israel sudah menyeberangi laut itu dengan berjalan di atas tanah yang kering, dipagari oleh tembok air di sisi kiri dan kanan mereka.”Keluaran 14:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the children of Israel walked upon dry land in the midst of the sea; and the waters were a wall unto them on their right hand, and on their left.”Keluaran 14:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 14:29?
Sementara orang Mesir tenggelam, bangsa Israel berjalan di tanah kering di tengah laut, dengan air sebagai tembok di kanan dan kiri. Ini menegaskan bahwa keselamatan TUHAN sempurna dan membedakan nasib umat-Nya dari musuh.
Latar belakang
Pengulangan untuk penekanan
Ayat ini mengulang apa yang sudah dikatakan di ayat 22 tentang Israel berjalan di tanah kering dengan tembok air di kanan dan kiri. Pengulangan ini bukan kelalaian redaktur — ini adalah teknik sastra Ibrani (inclusio) yang menekankan perlindungan Israel sebagai kontras dengan kehancuran Mesir yang baru saja dideskripsikan di ayat 26-28.
Di mana
Dasar Laut Teberau (kini tanah kering)
Penyeberangan malam · tembok air di kiri-kanan
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Narator (Musa)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Umat Israel generasi padang belantara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בַּיַּבָּשָׁה
ba-yabashah · tanah kering
Di tanah kering; pengulangan dari ayat 22 yang menekankan bahwa Israel berjalan dengan aman sementara Mesir tenggelam
חֹמָה
chomah · tembok
Dinding/tembok; diulang dari ayat 22 sebagai kontras dengan air yang 'menutup' (kissah) orang Mesir
מִימִינָם
miyminam · sebelah kanannya
Di sisi kanan mereka; perlindungan dua arah yang sempurna — tidak ada celah bagi musuh
Pengulangan 'yabashah' (tanah kering) dan 'chomah' (tembok) dari ayat 22 adalah bingkai sastra: Israel berjalan aman dalam perlindungan Allah sementara Mesir dimusnahkan di antara kedua narasi itu.
Tahukah kamu
Teknik inclusio dalam narasi Ibrani
Dalam sastra Ibrani, pengulangan frasa di awal dan akhir sebuah unit narasi disebut inclusio — seperti tanda kurung yang merangkum isi di tengahnya. Ayat 22 dan 29 membingkai kisah kehancuran Mesir (ay. 23-28) dengan gambaran keselamatan Israel. Israel aman di dalam 'tanda kurung' perlindungan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 14:29
Keluaran 14:22
pengulangan frasa (inclusio)
“Keturunan Israel berjalan di tengah-tengah laut di atas tanah kering...”
Yesaya 11:15-16
jalan di laut sebagai motif keselamatan
“...dan akan ada jalan raya bagi sisa umat-Nya...”
Mazmur 77:20
Allah yang memimpin Israel
“Engkau memimpin umat-Mu seperti kawanan domba dengan perantaraan Musa dan Harun.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 14:29
✕ Sering dikira
Ayat ini mengulang informasi yang sama karena kesalahan penulisan
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah teknik sastra Ibrani yang disengaja (inclusio) untuk menekankan kontras antara keselamatan Israel dan kehancuran Mesir
✕ Sering dikira
Ayat ini terpisah dari kisah kehancuran Mesir di ayat sebelumnya
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini adalah bagian dari struktur naratif yang membingkai kehancuran Mesir dengan gambaran keselamatan Israel
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 14:29
Dalam setiap masalah, Tuhan memberi jalan keluar yang unik bagi umat-Nya. Saat kita merasa terjebak, ingatlah bahwa Tuhan sanggup menyediakan jalan di tempat yang mustahil, dan kita hanya perlu berjalan dalam iman.
Tuhan, mampukan kami untuk berjalan di atas jalan yang Engkau buka, sekalipun tampak mustahil, sambil percaya pada pemeliharaan-Mu, Amin.