Firaun memanggil dua bidan Israel
Keluaran 1:15
Ketika Janji Jadi Ancaman
“Setelah itu, Raja Mesir berkata kepada para bidan yang membantu kelahiran orang Ibrani, yang satu bernama Sifra dan yang lain bernama Pua,”Keluaran 1:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Raja Mesir juga memerintahkan kepada bidan-bidan yang menolong Keluaran 1.16–21 3 perempuan Ibrani, seorang bernama Sifra dan yang lain bernama Pua, katanya:”Keluaran 1:15 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian raja Mesir memberi perintah kepada Sifra dan Pua, dua bidan yang menolong wanita-wanita Ibrani bersalin.”Keluaran 1:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian raja Mesir memanggil dua perempuan Israel yang bertugas sebagai bidan untuk menolong ibu-ibu Israel saat melahirkan. Nama bidan itu Sifra dan Pua.”Keluaran 1:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the king of Egypt spake to the Hebrew midwives, of which the name of the one was Shiphrah, and the name of the other Puah:”Keluaran 1:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 1:15?
Raja Mesir berbicara kepada dua bidan Ibrani, Sifra dan Pua, untuk menggunakan posisi mereka dalam rencana jahatnya membunuh bayi laki-laki Ibrani. Ini menunjukkan bahwa kekuasaan sering kali mencoba menyalahgunakan orang lain untuk melakukan kejahatan.
Latar belakang
Ketika genosida dibungkus instruksi profesi
Karena kerja paksa tidak berhasil menekan pertumbuhan Israel, Firaun beralih ke strategi yang lebih gelap: genosida terselubung. Dia memanggil Sifra dan Pua, dua bidan yang tugasnya justru menyelamatkan nyawa, dan memerintahkan mereka menjadi pembunuh. Ini adalah penyalahgunaan profesi yang sangat licik.
Di mana
Mesir (istana Firaun)
Istana Firaun · pertemuan pribadi yang mengandung perintah maut
Kapan
~1400 SM
Genosida terselubung oleh Firaun
Yang berbicara
Firaun (raja Mesir)
Raja Mesir yang tidak mengenal Yusuf, ~1400 SM
Kepada
Sifra dan Pua
Dua bidan yang membantu kelahiran orang Ibrani di Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַמְיַלְּדֹת
hameyale'dot · bidan
"Para bidan" — dari akar yalad (melahirkan); profesi tertua yang diakui; mereka adalah perantara antara dunia rahim dan dunia luar.
שִׁפְרָה
Shifrah · Sifra
"Cantik" atau "cerah" — dari akar shifrah; nama yang positif dan feminin; namanya dalam Alkitab lebih abadi dari nama Firaun.
פּוּעָה
Pu'ah · Pua
"Kemegahan" atau "yang bersinar" — nama perempuan Semit yang cantik; ada yang juga menduga berasal dari kata yang berarti "mengerang" (saat melahirkan).
Tiga nama di ayat ini — Firaun tanpa nama, Sifra yang cantik, Pua yang bersinar — menceritakan kontras besar: penguasa yang kehilangan kemanusiaannya vs. dua perempuan biasa yang namanya diingat sepanjang zaman karena pilihan moral mereka.
Tahukah kamu
Sifra dan Pua — pahlawan yang diingat namanya
Menarik sekali bahwa Alkitab mencatat nama dua bidan ini, tapi tidak pernah menyebut nama Firaun yang penuh kuasa itu. Ini disengaja — mereka yang melakukan kebenaran diabadikan namanya, sementara si penindas tetap anonim. Ini salah satu komentar teologis paling halus dalam Keluaran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 1:15
Matius 2:16
pembunuhan bayi laki-laki
“Ketika Herodes tahu bahwa ia telah diperdaya oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem.”
Mazmur 9:15-16
rencana jahat berbalik
“Bangsa-bangsa tenggelam dalam lobang yang mereka gali; kaki mereka tertangkap oleh jerat yang mereka pasang.”
Amsal 11:2
penindas jatuh ke malu
“Jika keangkuhan datang, datang pulalah aib, tetapi hikmat ada pada orang yang rendah hati.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 1:15
✕ Sering dikira
"Sifra dan Pua adalah orang Mesir"
✓ Yang sebenarnya
Teks menyebut mereka "bidan orang Ibrani" — mereka kemungkinan besar adalah orang Ibrani sendiri, bukan orang Mesir.
✕ Sering dikira
"Hanya ada dua bidan untuk semua orang Israel"
✓ Yang sebenarnya
Sifra dan Pua mungkin adalah kepala bidan atau perwakilan dari kelompok bidan yang lebih besar; tidak mungkin hanya dua orang untuk jutaan orang.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 1:15
Dalam pekerjaan atau posisi apa pun yang kamu miliki, jangan biarkan dirimu dipakai untuk melakukan hal yang tidak benar, meskipun diminta oleh atasan atau orang yang berkuasa. Tetaplah berdiri pada kebenaran, seperti yang dilakukan para bidan.
Bapa, berikan aku keberanian untuk menolak melakukan kejahatan, walau dalam posisi yang tertekan. Amin.