Toledot Nuh — orang yang benar, tidak bercela, berjalan bersama Allah
Kejadian 6:9
Nuh dan Air Bah
“Inilah keturunan Nuh. Nuh adalah orang yang benar, tidak bercela pada zamannya, dan Nuh berjalan dengan Allah.”Kejadian 6:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.”Kejadian 6:9 · TB
Terjemahan Baru
“Inilah riwayat Nuh. Ia mempunyai tiga anak laki-laki, yaitu Sem, Yafet dan Ham. Nuh tidak berbuat salah, dan dia satu-satunya orang yang baik pada zamannya. Ia hidup akrab dengan Allah.”Kejadian 6:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Beginilah riwayat tentang Nuh: Di antara semua orang yang hidup pada masa itu, hanya Nuh yang hidupnya benar di mata Allah. Nuh bersekutu erat dengan Allah.”Kejadian 6:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“These are the generations of Noah: Noah was a just man and perfect in his generations, and Noah walked with God.”Kejadian 6:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 6:9?
Ayat ini memperkenalkan Nuh sebagai orang yang benar dan tidak bercela pada zamannya, dan ia berjalan dengan Allah. Ini berarti Nuh memiliki hubungan yang dekat dan setia dengan Tuhan, hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
Latar belakang
Tiga predikat untuk satu orang: benar, tidak bercela, berjalan bersama Allah
Nuh mendapat tiga predikat: tsaddik (benar/adil), tamim (tidak bercela/sempurna), dan halakh et ha'Elohim (berjalan bersama Allah). Hanya satu orang lain sebelumnya yang 'berjalan bersama Allah' — Henokh (5:22,24). Predikat 'tidak bercela di antara orang-orang sezamannya' adalah kunci: Nuh bukan sempurna dalam pengertian tanpa cacat sama sekali (dia akan mabuk di 9:21), tapi dia orang yang berbeda arah dan orientasi dari generasi yang 'setiap pikirannya semata-mata jahat'.
Di mana
Di luar taman Eden — bumi pra-air bah
Pembukaan toledot Nuh · tiga predikat kesalehan diberikan sebelum narasi bahtera dimulai
Kapan
Menjelang air bah
Pembukaan toledot Nuh — perkenalan tokoh kunci
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang membutuhkan contoh konkret: bagaimana satu orang bisa hidup saleh di tengah generasi yang rusak total
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צַדִּיק
tsaddiq · benar
Orang benar, adil — dari tsadak; kata kunci yang pertama kali diterapkan pada manusia di sini. Bukan sempurna tanpa cacat tapi orientasi hidupnya benar di hadapan Allah.
תָּמִים
tamim · tidak bercela
Sempurna, tidak bercela, utuh — dari tamam (lengkap, utuh); kata yang sama untuk korban persembahan 'tidak bercela'. Tamim bukan tanpa dosa tapi integritas yang utuh dalam relasi dengan Allah.
אֶת הָאֱלֹהִים הִתְהַלֶּךְ נֹחַ
et ha'Elohim hithallek Noakh · berjalan dengan Allah
Bersama Allah Nuh berjalan — formula yang persis sama dengan Henokh (5:22,24); hanya dua orang dalam Kejadian yang mendapat predikat ini.
Nuh tsaddiq (benar) tamim (tidak bercela/utuh) be-dorotav (di antara zamannya — konteks generasinya penting!). Et ha'Elohim hithallek Noakh (bersama Allah Nuh berjalan). Tiga predikat yang membangun satu gambaran: orang yang orientasi hidupnya tepat, integritasnya utuh, dan relasinya dengan Allah aktif dan berkelanjutan — di tengah generasi yang berlawanan sepenuhnya.
Tahukah kamu
Tsaddik — kata yang akan menjadi dasar teologi 'orang benar' dalam seluruh Alkitab
Kata tsaddik (orang benar/adil) muncul pertama kali diterapkan pada seseorang di sini (6:9). Dari akar tsadak (benar, adil). Kata ini akan menjadi kata kunci dalam teologi Perjanjian Lama dan Baru: 'orang benar akan hidup oleh imannya' (Hab. 2:4, dikutip tiga kali dalam PB). Nuh adalah tsaddik pertama yang disebutkan eksplisit dalam Alkitab — dan dia tsaddik yang dinyatakan demikian oleh konteks kasih karunia (6:8), bukan jasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 6:9
Ibrani 11:7
Ibrani mendefinisikan kesalehan Nuh dalam kerangka iman — tsaddik melalui iman
“Karena iman, Nuh — dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan — dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia menjadi ahli waris kebenaran, sesuai dengan imannya.”
Kejadian 5:24
hanya Henokh dan Nuh dalam Kejadian yang 'berjalan bersama Allah' — komunitas eksklusif yang sangat kecil
“Henokh berjalan dengan Allah, setelah itu dia tidak ada lagi, sebab Allah mengambilnya.”
Habakuk 2:4
tsaddik (orang benar) yang hidup — tema dari Nuh yang berlanjut ke teologi iman Paulus (Rom. 1:17, Gal. 3:11)
“orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 6:9
✕ Sering dikira
"'Tidak bercela' berarti Nuh tidak pernah berdosa sama sekali — dia sempurna secara moral."
✓ Yang sebenarnya
Nuh mabuk setelah air bah (9:21) dan ada masalah dalam keluarganya. 'Tidak bercela' (tamim) dalam konteks ini berarti integritas utuh dalam orientasi hidupnya, bukan ketanpaan dosa absolut. Kata tamim juga dipakai untuk korban persembahan — fokusnya pada keutuhan, bukan kesempurnaan absolut.
✕ Sering dikira
"'Di antara orang-orang sezamannya' menunjukkan Nuh hanya relatif lebih baik dari yang lain — standarnya rendah."
✓ Yang sebenarnya
Predikat 'tsaddiq' dan 'tamim' adalah absolut, bukan relatif. 'Di antara zamannya' adalah konteks yang menekankan betapa luar biasanya kesalehan Nuh — dia benar di tengah generasi yang 'setiap pikirannya semata-mata jahat'. Ini pencapaian yang luar biasa, bukan standar yang diturunkan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 6:9
Untuk hidup benar tidak harus sempurna, tetapi selalu berjalan bersama Tuhan. Luangkan waktu setiap hari untuk berbicara dan mendengar suara-Nya, sehingga keputusan kita selaras dengan kehendak-Nya.
Tuhan, ajar aku untuk berjalan dengan-Mu setiap hari, seperti Nuh yang hidup benar di hadapan-Mu. Amin.