Yusuf Melihat Benyamin dan Hampir Menangis
Kejadian 43:29
Benyamin Turut ke Mesir
“Kemudian, dia mengarahkan matanya dan melihat adiknya, Benyamin, anak ibunya, dan berkata, “Inikah adik bungsumu yang pernah kalian ceritakan kepadaku?” Dia berkata, “Kiranya Allah bermurah hati kepadamu, Anakku!””Kejadian 43:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Yusuf memandang kepada mereka, dilihatnyalah Benyamin, adiknya, yang seibu dengan dia, lalu katanya: "Inikah adikmu yang bungsu itu, yang telah kamu sebut-sebut kepadaku?" Lagi katanya: "Allah kiranya memberikan kasih karunia kepadamu, anakku!"”Kejadian 43:29 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika Yusuf melihat Benyamin, adiknya, berkatalah ia, "Jadi, inikah adikmu yang bungsu itu, yang telah kamu sebut-sebut kepadaku? Semoga Allah memberkatimu, anakku."”Kejadian 43:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Yusuf melihat Benyamin, dia berkata, “Inikah adik yang pernah kalian ceritakan? Nak, semoga Allah memberkatimu.””Kejadian 43:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he lifted up his eyes, and saw his brother Benjamin, his mother’s son, and said, Is this your younger brother, of whom ye spake unto me? And he said, God be gracious unto thee, my son.”Kejadian 43:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 43:29?
Yusuf melihat Benyamin, adik kandungnya, dan emosinya meluap. Dia memberkati Benyamin dengan berkata, 'Kiranya Allah bermurah hati kepadamu, Anakku!' ini menunjukkan kasih Yusuf yang dalam kepada adiknya dan keinginannya untuk kebaikan adiknya.
Latar belakang
Bertemu adik kandung setelah lebih dari 20 tahun
Yusuf mengarahkan matanya dan melihat Benyamin — satu-satunya adik kandungnya dari rahim yang sama (Rahel). Ia bertanya dengan nada lembut, 'Inikah adik bungsumu?' dan memberkatinya. Dibalik pertanyaan itu tersimpan kerinduan yang sangat dalam — ia harus menahan diri dari mengungkapkan identitasnya.
Di mana
Mesir (kediaman Yusuf)
Ruang perjamuan rumah Yusuf · momen emosional yang luar biasa
Kapan
~1876 SM
Kisah Yusuf di Mesir
Yang berbicara
Yusuf
Anak ke-11 Yakub, penguasa Mesir, ~1915-1805 SM
Kepada
Benyamin
Adik kandung Yusuf dari ibu yang sama, Rahel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּשָּׂא עֵינָיו
vayyissa einav · mengarahkan matanya
Mengangkat/mengarahkan pandangan — tindakan disengaja yang menunjukkan perhatian penuh pada seseorang.
בֶּן-אִמּוֹ
ben-immo · anak ibunya
Anak dari ibunya — menandai hubungan darah penuh dari ibu yang sama, Rahel, bukan saudara tiri.
יְחָנְּךָ
yekhanekha · bermurah hati
Semoga Allah mengasihi dan memberkatimu — doa berkat yang tulus dari lubuk hati.
Yusuf 'mengarahkan matanya' (vayyissa einav) kepada adik 'dari ibunya sendiri' (ben-immo) dan mendoakan 'bermurah hati' (yekhanekha) — pertemuan paling emosional yang ia sembunyikan dengan sekuat tenaga.
Tahukah kamu
Benyamin tidak pernah terlibat dalam penjualan Yusuf
Benyamin saat Yusuf dijual masih sangat kecil dan tidak ikut dalam insiden itu. Ini mungkin salah satu alasan Yusuf menyapa Benyamin dengan kasih sayang langsung — tidak ada rasa sakit hati kepada adik yang satu ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 43:29
Kejadian 30:24
Rahel ibu Yusuf dan Benyamin
“Ia menamai anaknya itu Yusuf, katanya, "Kiranya TUHAN menambahkan bagiku seorang anak lagi."”
Mazmur 67:2
doa berkat bagi orang lain
“supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.”
Bilangan 6:25
berkat dan kasih karunia Allah
“TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 43:29
✕ Sering dikira
Yusuf langsung memberitahu Benyamin siapa dirinya
✓ Yang sebenarnya
Yusuf masih menahan diri — ia hanya bertanya dan memberi berkat, belum mengungkapkan identitas.
✕ Sering dikira
Benyamin langsung mengenali kakaknya
✓ Yang sebenarnya
Benyamin masih sangat kecil saat Yusuf pergi dan kemungkinan tidak mengenali wajahnya.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 43:29
Ketika kita bertemu kembali dengan orang yang kita kasihi setelah lama berpisah, perasaan haru dan kasih muncul. Kita bisa belajar untuk menyampaikan berkat dan kebaikan kepada sesama, terutama keluarga, sebagai ungkapan kasih kita.
Tuhan, biarlah kasihku kepada keluargaku semakin dalam, dan mampukan aku untuk mengucapkan kata-kata berkat yang membangun mereka. Amin.