Tujuh sapi kurus muncul mengancam
Kejadian 41:3
Mimpi Firaun dan Naiknya Yusuf
“Kemudian, lihatlah, dari sungai muncul tujuh ekor sapi betina lainnya, yang kelihatan buruk dan kurus badannya, dan berdiri dengan sapi-sapi lainnya di tepi sungai itu.”Kejadian 41:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian tampaklah juga tujuh ekor lembu yang lain, yang keluar dari dalam sungai Nil itu, buruk bangunnya dan kurus badannya, lalu berdiri di samping lembu-lembu yang tadi, di tepi sungai itu.”Kejadian 41:3 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian tujuh sapi yang lain muncul pula; binatang-binatang itu kurus dan tinggal kulit pembalut tulang. Sapi-sapi yang kurus itu berdiri di samping sapi-sapi yang gemuk, di tepi sungai itu.”Kejadian 41:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian tujuh ekor sapi lain yang kurus kering dan buruk rupa keluar juga dari sungai Nil dan berdiri di tepi sungai itu bersama ketujuh sapi yang sehat tadi.”Kejadian 41:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And, behold, seven other kine came up after them out of the river, ill favoured and leanfleshed; and stood by the other kine upon the brink of the river.”Kejadian 41:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 41:3?
Setelah tujuh sapi gemuk, muncul tujuh sapi lain yang kurus dan buruk dari sungai Nil, berdiri di samping sapi-sapi gemuk itu. Ini melambangkan tujuh tahun kelaparan yang akan mengikuti masa kelimpahan. Allah memperingatkan tentang masa sulit melalui mimpi ini.
Latar belakang
Kontras yang mengerikan
Tiba-tiba muncul tujuh sapi betina lain yang sangat berbeda — buruk dan kurus. Mereka berdiri di tepi sungai bersama sapi-sapi yang gemuk. Kontras ini pasti terasa aneh dan mengancam bagi Firaun dalam mimpinya.
Di mana
Mesir (dalam mimpi Firaun)
Di tepi Sungai Nil · suasana mulai mencekam
Kapan
~1886 SM
Yusuf di Mesir
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Allah yang baru keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָקֹות
rakot · kurus
Sangat kurus hingga tulang terlihat; gambaran kelaparan dan kekurangan yang ekstrem.
רָעֹות
ra'ot · buruk
Jelek, buruk, jahat; kata yang sama digunakan untuk kejahatan — menunjukkan sesuatu yang sangat tidak diinginkan.
תַּעֲמֹדְנָה
ta'amodna · berdiri
Berdiri di samping; detail bahwa sapi kurus berdiri di dekat sapi gemuk mempertegas konfrontasi yang akan terjadi.
Kata 'buruk' dan 'kurus' dipakai bersamaan untuk menekankan betapa mengerikannya kondisi sapi kedua ini — dan posisi mereka berdiri di samping sapi gemuk adalah foreshadowing dari apa yang akan terjadi.
Tahukah kamu
Kekeringan Nil = bencana nasional Mesir
Ketika Sungai Nil gagal banjir musiman, seluruh Mesir bisa kelaparan. Sejarah mencatat setidaknya dua periode kelaparan panjang di Mesir kuno yang memusnahkan banyak penduduk.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 41:3
Ratapan 4:8
gambaran kelaparan ekstrem
“Sekarang wajah mereka lebih hitam dari jelaga, mereka tidak dikenali di jalan-jalan; kulit mereka melekat pada tulang mereka, sudah mengering, menjadi seperti kayu.”
Imamat 26:20
akibat tidak menurut Allah
“Kekuatanmu akan habis dengan sia-sia karena bumi tidak akan memberikan hasilnya dan pohon-pohon bumi tidak akan memberikan buahnya.”
Wahyu 6:5-6
simbol kelaparan
“Lihatlah, seekor kuda hitam, dan yang menungganginya memegang timbangan di tangannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 41:3
✕ Sering dikira
"Sapi kurus tidak bermakna khusus"
✓ Yang sebenarnya
Sapi kurus adalah simbol tahun-tahun kelaparan yang akan memakan habis kelimpahan sebelumnya — persis seperti yang terjadi secara harfiah dalam mimpi.
✕ Sering dikira
"Firaun pasti mengerti mimpinya"
✓ Yang sebenarnya
Justru Firaun tidak mengerti — semua ahli sihirnya pun tidak bisa menafsirkan, hanya Yusuf yang bisa karena Allah memberi hikmat.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 41:3
Kehidupan memiliki musim yang berbeda-beda. Sadarilah bahwa masa sulit bisa datang setelah masa makmur, jadi janganlah bersikap sombong atau lupa diri saat semuanya berjalan lancar.
Tuhan, berikan kami kerendahan hati untuk menerima setiap musim kehidupan dan hikmat untuk tetap bersandar pada-Mu. Amin.