Kuda Hitam Kelaparan
Wahyu 6:5
Meterai-Meterai Terbuka
“Dan, ketika Anak Domba itu membuka segel yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata, “Mari!” Maka, aku melihat seekor kuda hitam dan ia yang duduk di atasnya memegang sebuah timbangan di tangannya.”Wahyu 6:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya.”Wahyu 6:5 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Anak Domba itu memecahkan segel yang ketiga. Dan saya mendengar makhluk yang ketiga berkata, "Mari!" Saya melihat, maka nampak seekor kuda hitam. Penunggangnya memegang sepasang timbangan di tangannya.”Wahyu 6:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Berikutnya, ketika Anak Domba itu melepaskan meterai ketiga, saya mendengar makhluk yang ketiga berkata, “Mari!” Lalu majulah seekor kuda hitam. Penunggang kuda itu memegang sebuah timbangan di tangannya.”Wahyu 6:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when he had opened the third seal, I heard the third beast say, Come and see. And I beheld, and lo a black horse; and he that sat on him had a pair of balances in his hand.”Wahyu 6:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 6:5?
Segel keempat membawa kuda hijau pucat. Penunggangnya bernama Maut, dan Hades (alam maut) mengikutinya. Mereka diberikan kuasa atas seperempat bumi untuk membunuh dengan pedang, kelaparan, penyakit, dan binatang buas. Ini menggambarkan kematian dalam berbagai bentuk sebagai konsekuensi dosa.
Latar belakang
Kelaparan dan Kelangkaan
Kuda hitam keluar, dan pengendaranya memegang sebuah timbangan atau neraca. Ini melambangkan pengukuran dan pembatasan makanan — kelaparan ekonomi akan datang. Harga makanan akan sangat tinggi sehingga orang harus dengan hati-hati mengukur setiap butir gandum dan jelai. Ini adalah waktu kesusahan ekonomi yang parah di dunia.
Di mana
Visi surga
Surga, tetapi menunjukkan peristiwa ekonomi dan kelaparan di bumi — pasar, neraca untuk mengukur bahan makanan
Kapan
~95 M
Segel ketiga — kelaparan dan kesulitan ekonomi
Yang berbicara
Yohanes
Penyaksi visi tentang kelangkaan pangan dan kesusahan ekonomi
Kepada
Jemaat yang menghadapi kesulitan ekonomi
Pembaca yang perlu tahu bahwa kesulitan ekonomi adalah bagian dari rencana Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἵππος μέλας (hippos mélas)
kuda hitam · black horse
seekor kuda berwarna hitam, melambangkan kelaparan, dukacita, dan kelangkaan
ζυγός (zugós)
timbangan/neraca · balance
alat untuk menimbang atau mengukur; lambang pembatasan dan pengukuran yang ketat
χοῖνιξ (choînix)
cupak · measure
satuan ukur kecil untuk biji-bijian, sekitar segenggam tangan seorang pria
Kelaparan tidak hanya tentang kekurangan makanan, tetapi tentang ketatnya pembatasan dan nilai makanan yang sangat tinggi. Bahkan minyak dan anggur — makanan kemewahan — akan dilindungi dari pemborosan.
Tahukah kamu
Timbangan Menunjukkan Kelangkaan Ekstrim
Ketika makanan harus ditimbang dengan hati-hati untuk dijual, itu menunjukkan kelangkaan yang serius. Pada zaman normal, makanan dijual dalam jumlah besar. Tapi pada saat kelaparan, bahkan sedikit makanan sangat berharga dan harus diukur dengan cermat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 6:5
Matius 24:7
kelaparan sebagai tanda akhir zaman
“Dan akan ada kelaparan-kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.”
Amos 8:11
kelaparan yang dikirim Allah sebagai penghakiman
“Lihatlah, hari-hari akan datang, firman Tuhan Allah, ketika aku akan mengirimkan kelaparan ke atas bumi.”
Yesaya 3:1
pengambilan persediaan dan kelangkaan
“Sebab lihatlah, Tuhan Allah Yang Mahakuasa akan menanggalkan dari Yerusalem dan dari Yehuda pendukung dan penopang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 6:5
✕ Sering dikira
Harga satu cupak gandum untuk satu dinar adalah harga normal dan wajar pada zaman itu
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah harga yang sangat tinggi — biasanya seseorang bisa membeli banyak gandum dengan satu dinar
✕ Sering dikira
Minyak dan anggur sedang dijaga karena mereka yang berkuasa akan menikmatinya sementara orang miskin menderita
✓ Yang sebenarnya
Bisa juga berarti minyak dan anggur akan dilindungi sementara makanan pokok akan langka
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 6:5
Kematian adalah realitas yang tidak bisa kita hindari, tetapi bagi orang percaya, kematian bukan akhir. Kita bisa hidup dengan pengharapan karena Kristus telah mengalahkan maut. Namun, ayat ini juga mengingatkan kita bahwa dosa membawa kehancuran, jadi marilah hidup dalam ketaatan.
Ya Tuhan, terima kasih untuk pengharapan hidup kekal di dalam Yesus. Tolong kami hidup dengan kesadaran akan kefanaan dan kesungguhan untuk setia. Amin.