Istri Potifar melapor kepada suaminya
Kejadian 39:17
Tuhan Bersama Yusuf
“Perempuan itu pun berkata kepadanya sesuai dengan kata-katanya itu, “Budak Ibrani, yang engkau bawa kepada kita, datang kepadaku untuk mempermalukanku!”Kejadian 39:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Perkataan itu jugalah yang diceritakan perempuan itu kepada Potifar, katanya: "Hamba orang Ibrani yang kaubawa ke mari itu datang kepadaku untuk mempermainkan aku.”Kejadian 39:17 · TB
Terjemahan Baru
“Sekembalinya suaminya, ia segera menuturkan cerita itu kepadanya, katanya, "Orang Ibrani yang kaubawa ke mari itu, masuk ke dalam kamar untuk menghina saya.”Kejadian 39:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika suaminya datang, dia berkata, “Budak Ibrani yang kamu bawa ke rumah ini hendak mempermalukanku.”Kejadian 39:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she spake unto him according to these words, saying, The Hebrew servant, which thou hast brought unto us, came in unto me to mock me:”Kejadian 39:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 39:17?
Istri Potifar mengulangi tuduhannya kepada suaminya, menyebut Yusuf 'budak Ibrani' dengan nada merendahkan. Tuduhan itu semakin memperkuat prasangka dan membuat Yusuf tampak bersalah di mata tuannya. Ayat ini menunjukkan bagaimana kebenaran bisa dikalahkan oleh kebohongan yang diulang-ulang dengan nada penuh kebencian.
Latar belakang
Tuduhan disampaikan ke suami
Ketika Potifar pulang, istrinya menyampaikan versinya dengan menekankan dua hal: Yusuf adalah 'budak Ibrani yang kamu bawa ke sini' dan dia datang 'untuk mempermalukan.' Frasa ini menempatkan tanggung jawab pada Potifar juga — dialah yang membawa Yusuf ke rumah ini.
Di mana
Rumah Potifar, Mesir
Kediaman pejabat Firaun · konfrontasi suami-istri
Kapan
~1700 SM
Masa Leluhur Israel
Yang berbicara
Musa
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Allah di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֶבֶד הָעִבְרִי
eved ha'ivri · budak Ibrani
Budak dari suku Ibrani — label ganda yang merendahkan: budak (tak berpangkat) dan Ibrani (orang asing).
הֵבֵאתָ
heveta · engkau bawa
Kamu yang membawa — menegaskan tanggung jawab Potifar; istri Potifar menyalahkan keputusan suaminya.
לְצַחֶק בִּי
letsakhek bi · mempermalukanku
Untuk bermain-main denganku — pengulangan kata dari ay. 14, tapi kali ini lebih personal: 'denganku'.
Narasi istri Potifar kepada suaminya menggunakan 'budak Ibrani' (eved ha'ivri) dan 'engkau bawa' (heveta) untuk mengalihkan tanggung jawab, lalu mengklaim Yusuf ingin 'mempermalukan' (letsakhek bi) dirinya — ini manipulasi yang terstruktur.
Tahukah kamu
Istri Potifar mengalihkan kesalahan ke Potifar
Dengan berkata 'budak Ibrani yang engkau bawa kepada kita', istri Potifar secara halus menaruh sebagian kesalahan pada suaminya — strategi komunikasi yang membuat Potifar merasa perlu bertindak cepat untuk membuktikan dirinya tidak salah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 39:17
Kejadian 3:12
menyalahkan orang lain
“Manusia itu menjawab: Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.”
Amsal 14:5
saksi palsu
“Saksi yang setia tidak berdusta, tetapi saksi palsu meniupkan kebohongan.”
Yohanes 8:44
bapa kedustaan
“Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 39:17
✕ Sering dikira
Istri Potifar menceritakan kejadian apa adanya kepada suaminya
✓ Yang sebenarnya
Versinya adalah pembalikan fakta — semua yang dia katakan mengandung unsur kebenaran tapi disusun untuk menipu.
✕ Sering dikira
Potifar bisa melihat kebenaran karena dia pejabat berpengalaman
✓ Yang sebenarnya
Teks menunjukkan Potifar langsung bereaksi marah tanpa investigasi — otoritasnya tidak membuatnya lebih bijak dalam situasi pribadi ini.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 39:17
Ketika kebenaran diserang, tetaplah tenang dan percaya pada Tuhan. Dia tidak akan membiarkan keadilan dikalahkan selamanya, dan pada akhirnya kebenaran akan menang.
Bapa, berilah aku ketenangan dan kepercayaan penuh kepada-Mu ketika aku difitnah, sebab Engkau adalah pembela yang setia. Amin.