Istri Potifar memfitnah Yusuf kepada pelayan
Kejadian 39:14
Tuhan Bersama Yusuf
“dia memanggil orang-orang di rumahnya dan berkata kepada mereka, “Lihat, dia telah membawa seorang Ibrani untuk mempermalukan kita. Dia datang kepadaku untuk tidur denganku, tetapi aku menjerit dengan suara keras.”Kejadian 39:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dipanggilnyalah seisi rumah itu, lalu katanya kepada mereka: "Lihat, dibawanya ke mari seorang Ibrani, supaya orang ini dapat mempermainkan kita. Orang ini mendekati aku untuk tidur dengan aku, tetapi aku berteriak-teriak dengan suara keras.”Kejadian 39:14 · TB
Terjemahan Baru
“ia memanggil pelayan-pelayannya dan berkata, "Coba lihat! Orang Ibrani yang dibawa suami saya ke rumah ini, menghina kita. Dia masuk ke dalam kamar saya dan mau memperkosa saya, tetapi saya berteriak keras-keras.”Kejadian 39:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“dia berteriak memanggil para pekerjanya di luar, “Lihatlah, orang Ibrani yang dibawa suamiku ke rumah ini sudah meremehkan kita! Dia baru saja berusaha memperkosaku! Karena itulah aku berteriak.”Kejadian 39:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“That she called unto the men of her house, and spake unto them, saying, See, he hath brought in an Hebrew unto us to mock us; he came in unto me to lie with me, and I cried with a loud voice:”Kejadian 39:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 39:14?
Istri Potifar menuduh Yusuf, seorang Ibrani, datang untuk mempermalukan mereka. Tuduhannya dirancang untuk membangkitkan kemarahan dan prasangka terhadap orang asing. Ayat ini menunjukkan bagaimana kebohongan sering kali dibungkus dengan sentimen yang membangkitkan emosi, padahal kenyataannya Yusuf tidak bersalah.
Latar belakang
Fitnah rasial dan seksual sekaligus
Istri Potifar tidak sekadar mengadu — dia membangun narasi dengan menyebut Yusuf sebagai 'orang Ibrani' yang 'dibawa ke sini untuk mempermalukan.' Dia menggunakan xenofobia (kebencian terhadap orang asing) untuk memperkuat fitnah seksualnya. Ini strategi komunikasi yang sangat taktis.
Di mana
Rumah Potifar, Mesir
Halaman rumah pejabat · saat memanggil para pelayan
Kapan
~1700 SM
Masa Leluhur Israel
Yang berbicara
Musa
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Allah di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עִבְרִי
Ivri · Ibrani
Orang dari seberang sungai (Efrat); dalam konteks ini dipakai sebagai label etnis yang merendahkan.
לְצַחֶק בָּנוּ
letsakhek banu · mempermalukan
Secara harfiah 'untuk bermain-main dengan kita' — kata ini dipakai juga untuk aktivitas seksual; maknanya ambigu tapi jelas provokatif.
וָאֶקְרָא
va'ekra · menjerit
Berteriak keras — dalam hukum kuno, teriakan perempuan saat diserang adalah 'bukti' perlawanan yang penting.
Istri Potifar menyebut label merendahkan 'Ibrani' (Ivri) sambil mengklaim Yusuf ingin 'mempermalukan' (letsakhek banu) mereka, dan mengaku sudah 'menjerit' (va'ekra) — tiga elemen ini membentuk narasi korban yang dibangun secara strategis.
Tahukah kamu
'Ibrani' sebagai label merendahkan
Dalam konteks Mesir kuno, 'Ibrani' (Ivri) seringkali dipakai sebagai label merendahkan untuk orang asing dari wilayah Kanaan. Istri Potifar memakai label ini untuk memancing simpati dan kemarahan pendengarnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 39:14
Amsal 6:34-35
fitnah dari penolakan
“Karena pencemburuan membuat suami murka, ia tidak akan berbelas kasihan pada hari pembalasan; ia tidak akan menerima tebusan apapun dan tidak mau, walaupun engkau memberikan hadiah yang besar.”
Mazmur 31:18
bibir dusta
“Bibir-bibir pendusta dibungkam, yang berbicara melawan orang benar dengan sombong dan angkuh.”
Wahyu 12:10
tuduhan palsu
“...karena ia, pendakwa saudara-saudara kita, telah dilemparkan ke bawah, yaitu yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 39:14
✕ Sering dikira
Istri Potifar marah karena cintanya ditolak
✓ Yang sebenarnya
Respons istri Potifar lebih terlihat seperti strategi perlindungan diri dari perempuan yang takut terbongkar.
✕ Sering dikira
Semua orang di rumah Potifar percaya begitu saja
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyebutkan reaksi para pelayan; kita tidak tahu apakah mereka percaya atau curiga.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 39:14
Waspadalah terhadap tuduhan yang memanfaatkan prasangka atau emosi. Selalu cari fakta sebelum mengambil kesimpulan, karena kebenaran sering kali berbeda dari yang tampak.
Bapa, berikan aku kebijaksanaan untuk tidak mudah percaya pada tuduhan yang belum terbukti, dan berani membela yang benar. Amin.