Yusuf meloloskan diri, baju tertinggal
Kejadian 39:12
Tuhan Bersama Yusuf
“Lalu, perempuan itu menangkap Yusuf pada bajunya dan berkata, “Tidurlah denganku!” Akan tetapi, Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu, dia meloloskan diri, lalu pergi keluar.”Kejadian 39:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: "Marilah tidur dengan aku." Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar.”Kejadian 39:12 · TB
Terjemahan Baru
“Istri Potifar menarik Yusuf pada jubahnya dan berkata, "Mari kita tidur bersama." Yusuf meronta dan dapat lepas, lalu lari ke luar, tetapi jubahnya tertinggal di tangan wanita itu.”Kejadian 39:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Istri Potifar menarik pakaian Yusuf dan berkata, “Ayolah, tidurlah denganku!” Yusuf berhasil melarikan diri, tetapi pakaiannya tertinggal dalam genggaman istri Potifar.”Kejadian 39:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she caught him by his garment, saying, Lie with me: and he left his garment in her hand, and fled, and got him out.”Kejadian 39:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 39:12?
Istri Potifar menangkap baju Yusuf dan mengajaknya tidur, tetapi Yusuf melarikan diri, meninggalkan bajunya. Tindakan ini menunjukkan bahwa ia lebih memilih kehilangan pakaian daripada kehilangan integritas.
Latar belakang
Lari dari dosa, bukan dari ketakutan
Istri Potifar kali ini bertindak fisik — menangkap baju Yusuf dan memaksanya. Yusuf meninggalkan bajunya dan kabur keluar. Dia tidak mencoba bernegosiasi atau melawan secara fisik — dia langsung pergi. Pelarian ini bukan pengecut, ini adalah respons yang tepat terhadap godaan yang sudah tidak bisa dihindari lagi.
Di mana
Rumah Potifar, Mesir
Dalam rumah pejabat Firaun · momen pelarian
Kapan
~1700 SM
Masa Leluhur Israel
Yang berbicara
Musa
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Allah di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַתִּתְפְּשֵׂהוּ
vatitfsehu · menangkap
Menangkap, memegang dengan paksa — bukan sekadar menyentuh, ini tindakan agresif dan memaksa.
בְּגַד
beged · bajunya
Pakaian, baju — dalam kisah Yusuf, 'beged' berulang kali menjadi simbol status, kepercayaan, dan tuduhan.
וַיָּנָס
vayanas · meloloskan diri
Berlari, kabur cepat — kata yang sama dipakai untuk lari dari bahaya; ini pelarian yang menyelamatkan.
Istri Potifar 'menangkap' (vatitfsehu) Yusuf secara paksa, namun Yusuf meninggalkan 'bajunya' (beged) dan 'meloloskan diri' (vayanas) — tindakan melepas baju dan kabur ini adalah pilihan integritas yang justru akan mengakibatkan penjara.
Tahukah kamu
Baju Yusuf selalu jadi titik balik cerita
Dalam kisah Yusuf, baju memainkan peran simbolis yang berulang: baju berwarna-warni dicelupkan darah oleh saudara-saudaranya (Kej 37), baju yang ditinggalkan di tangan istri Potifar, dan nanti jubah saat dia diangkat oleh Firaun (Kej 41). Baju = status dan identitas Yusuf.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 39:12
1 Korintus 6:18
jauhi percabulan
“Jauhilah percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.”
2 Timotius 2:22
jauh dari nafsu
“Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.”
Kejadian 37:23
baju diambil lagi
“Ketika Yusuf sampai kepada saudara-saudaranya, mereka menanggalkan jubah Yusuf, jubah yang maha indah yang dipakainya itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 39:12
✕ Sering dikira
Yusuf tidak berdaya karena dia hanya budak
✓ Yang sebenarnya
Justru Yusuf memilih lari — ini keputusan aktif untuk menolak dosa, bukan kepasifan atau ketidakberdayaan.
✕ Sering dikira
Yusuf mau tapi takut ketahuan
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada indikasi Yusuf mau; seluruh narasi menunjukkan dia konsisten menolak sejak awal.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 39:12
Berani melarikan diri dari situasi berdosa adalah tindakan yang bijak. Lebih baik kehilangan sesuatu yang berharga secara materi daripada kehilangan hati nurani yang bersih.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk menjauh dari dosa, meskipun itu berarti aku harus kehilangan sesuatu yang berharga. Amin.