Sikhem Meminta Dina

Kejadian 34:4

Dina dan Pembalasan Simeon-Lewi

Lalu, Sikhem berkata kepada Hemor, ayahnya, “Dapatkanlah gadis itu bagiku untuk menjadi istriku.”

Kejadian 34:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 34:4?

Sikhem meminta ayahnya untuk melamar Dina baginya. Ini menunjukkan keinginannya untuk menikahi Dina secara sah, tetapi tetap tidak menghapus kesalahan pemerkosaan yang telah terjadi.

Latar belakang

Permintaan Sikhem kepada Ayahnya

Sikhem telah menodai Dina, tetapi kemudian jatuh cinta padanya. Ia meminta ayahnya, Hemor, untuk melamar Dina sebagai istrinya.

Di mana

Kota Sikhem

Di rumah Hemor, siang hari

Kapan

~1700 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Dina diperkosa
Yakub mendengar kabar
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Sikhem

Pangeran muda negeri itu, terpikat pada Dina

H

Kepada

Hemor

Ayah Sikhem, pemimpin orang Hewi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הַנַּעֲרָ

hanna'ara · gadis itu

gadis muda, perawan

לְאִשָּׁה

le'ishah · istriku

sebagai istri

קַח

qach · dapatkanlah

ambil, rebut, peroleh

Kata 'qach' (ambil) menunjukkan sikap Sikhem yang menganggap Dina sebagai objek yang bisa diminta, bukan pribadi yang perlu dihormati.

Tahukah kamu

Sikhem adalah nama orang dan kota

Kota yang sama juga disebut Sikhem, yang terletak di wilayah Samaria, dan kemudian menjadi kota penting dalam sejarah Israel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 34:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 34:4

✕  Sering dikira

Sikhem hanya bernafsu, tidak benar-benar cinta

✓  Yang sebenarnya

Teks mencatat bahwa ia mencintai Dina dan berbicara lembut, tetapi tetap saja pemerkosaan adalah tindakan jahat.

✕  Sering dikira

Permintaan ini wajar karena ia sudah menikahinya

✓  Yang sebenarnya

Dalam budaya patriarki, pernikahan harus melalui persetujuan keluarga, dan tindakannya tetap salah.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 34:4

Meminta maaf atau berusaha memperbaiki keadaan tidak menghapus konsekuensi dari dosa yang telah dilakukan. Perlu ada keadilan dan pengakuan yang tulus, bukan sekadar usaha menutupi kesalahan.

Tuhan, mampukan aku untuk bertanggung jawab atas setiap perbuatanku, baik yang disengaja maupun tidak. Jangan biarkan aku mencari jalan pintas untuk menghindari akibat dosa. Amin.