Rayuan di Gerbang Kota

Kejadian 34:20

Kesalahan Sikhem dan Pembalasan Simeon–Lewi

PerikopSikhem Memerkosa Dina · Kejadian 34:1-31 →
“Lalu, Hemor dan Sikhem, anaknya, pergi ke gerbang kotanya untuk berbicara kepada para laki-laki di kota itu, katanya”

Kejadian 34:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 34:20?

Hemor dan Sikhem pergi ke gerbang kota, tempat pusat kegiatan masyarakat, untuk berbicara dengan para laki-laki kota. Mereka ingin meyakinkan warga untuk menerima usulan dari keluarga Yakub, yaitu agar semua laki-laki disunat demi terjalinnya hubungan baik.

Latar belakang

Membujuk warga kota

Hemor dan Sikhem pergi ke gerbang kota untuk meyakinkan semua laki-laki agar menerima sunat. Mereka membujuk dengan janji keuntungan ekonomi dan sosial, tanpa memberi tahu bahwa tipu daya itu bagian dari rencana jahat.

Di mana

Sikhem, Kanaan

Di gerbang kota, pusat kegiatan publik dan tempat musyawarah

Kapan

~1850 SM

Zaman Patriarkh

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sikhem setuju disunat
Warga kota disunat
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis (tradisi: Musa)

Narator yang mencatat peristiwa secara objektif, ~1400 SM

P

Kepada

Pembaca Israel kuno

Bangsa yang sedang dalam perjalanan menuju Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בּוֹא

bo · pergi

datang, masuk, pergi

שַׁעַר

sha'ar · gerbang

gerbang, pintu gerbang kota

דָּבָר

davar · kata

perkataan, firman, hal

Gerbang kota adalah simbol pusat kuasa dan keputusan, sehingga tindakan mereka di sana menunjukkan bahwa mereka ingin melegalkan rencana mereka secara terbuka.

Tahukah kamu

Gerbang kota adalah 'ruang rapat' kuno

Di zaman Alkitab, gerbang kota adalah tempat pengadilan, perdagangan, dan diskusi publik. Berbicara di sana berarti mencari persetujuan resmi dari warga.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 34:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 34:20

✕  Sering dikira

Hemor dan Sikhem berbicara di gerbang kota untuk mencari keputusan hukum yang adil.

✓  Yang sebenarnya

Mereka hanya ingin meyakinkan warga demi keuntungan pribadi Sikhem, bukan demi keadilan.

✕  Sering dikira

Warga kota setuju karena mereka sungguh menghormati Hemor dan Sikhem.

✓  Yang sebenarnya

Mereka dibujuk dengan iming-iming harta dan kekuasaan, bukan karena integritas moral mereka.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 34:20

Pemimpin kadang menggunakan pengaruh mereka untuk meyakinkan orang lain melakukan hal yang belum tentu baik. Kita perlu bijak dalam mengikuti pendapat pemimpin dan menguji segala sesuatu.

Bapa, berikan aku kebijaksanaan untuk membedakan mana yang benar dan mana yang sekadar bujukan, serta keberanian untuk berkata tidak. Amin.