Perkataan mereka dipandang baik oleh Hemor dan dipandang baik oleh Sikhem anak Hemor
Kejadian 34:18
Dina di Sikhem
“Perkataan mereka dipandang baik oleh Hemor dan dipandang baik oleh Sikhem, anak Hemor.”Kejadian 34:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Hemor dan Sikhem, anak Hemor, menyetujui usul mereka.”Kejadian 34:18 · TB
Terjemahan Baru
“Hemor dan Sikhem merasa syarat-syarat itu pantas,”Kejadian 34:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hemor dan Sikem merasa senang dengan persyaratan itu.”Kejadian 34:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And their words pleased Hamor, and Shechem Hamor’s son.”Kejadian 34:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 34:18?
Hemor dan Sikhem menganggap usul saudara-saudara Dina itu baik, karena mereka tidak tahu tipu daya di baliknya. Sikhem ingin sekali mendapatkan Dina, sehingga ia menerima syarat itu tanpa berpikir panjang. Ini menunjukkan bagaimana keinginan yang kuat bisa membuat seseorang lengah dan tertipu.
Latar belakang
Vayyitvu divrehem be'einei Chamor uve'einei Shekhem ben Chamor
'Vayyitvu divrehem be'einei Chamor' = dan perkataan mereka dipandang baik/menyenangkan di mata Hemor; 'uve'einei Shekhem ben Chamor' = dan di mata Sikhem anak Hemor. 'Vayyitvu' dari 'yatav' = menjadi baik/menyenangkan; 'be'einei' = di mata = cara Alkitab menggambarkan penerimaan dan persetujuan; frasa yang sama digunakan ketika sesuatu 'menyenangkan di mata' seseorang dalam konteks positif (ketika Allah melihat bahwa itu baik, 1:4). Di sini: perkataan yang dipenuhi tipu daya terlihat baik di mata mereka yang akan menjadi korban tipu daya itu. Ironi yang menyakitkan.
Di mana
Kamp Yakub di Sikhem
Momen persetujuan fatal: Hemor dan Sikhem menyetujui syarat yang akan membawa kematian mereka
Kapan
Sekitar 1737 SM
Persetujuan yang tak tahu diri — Hemor dan Sikhem menerima jebakan dengan antusias
Yang berbicara
Narasi
Yang mencatat respons Hemor dan Sikhem dengan dua kata yang sama: 'dipandang baik' — keduanya setuju, keduanya tidak curiga, keduanya tidak tahu apa yang menanti
Kepada
Pembaca
Yang tahu ini adalah 'tipu daya' (34:13) dan merasakan tegangnya momen ketika jebakan disambut dengan antusias
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּיטְבוּ דִבְרֵיהֶם בְּעֵינֵי
vayyitvu divrehem be'einei · dipandang baik
Dan kata-kata mereka terlihat baik/menyenangkan di mata — vayyitvu (dari yatav = menjadi baik, menyenangkan, memuaskan; qal wayyiqtol = dan [kata-kata itu] terlihat baik; 'yatav be'einei' = menyenangkan di mata = disetujui dan diterima; penilaian positif dari pihak pendengar; kata yang sama dengan 'tov' [baik] dalam kisah penciptaan); divrehem (kata-kata mereka; dari davar = kata, hal; sufiks = mereka; 'divrei bnei Yaaqov' = kata-kata anak-anak Yakub yang penuh tipu daya itu); be'einei (di mata; 'einei' = mata + konstruk; 'be'einei' = di mata = perspektif dan penilaian seseorang; 'vayyitvu be'einei' = terlihat baik di mata = persetujuan dan penerimaan)
Vayyitvu divrehem be'einei Chamor uve'einei Shekhem ben Chamor (dan kata-kata mereka dipandang baik di mata Hemor dan di mata Sikhem anak Hemor). Vayyitvu — 'dipandang baik': kata penilaian positif yang diulang dua kali untuk dua orang; keduanya setuju, keduanya tidak curiga. Be'einei... uve'einei — 'di mata... dan di mata': penilaian yang terbatas pada apa yang terlihat; mereka tidak melihat apa yang tersembunyi di balik kata-kata yang 'baik' itu.
Tahukah kamu
'Vayyitvu divrehem be'einei' (perkataan mereka dipandang baik) menggunakan kata yang sama dengan 'vayyar Elohim ki tov' (Allah melihat bahwa itu baik) dalam kisah penciptaan — dari Allah yang menilai ciptaan sebagai baik ke Hemor yang menilai jebakan sebagai baik; kata 'tov' (baik) yang sama dalam dua penilaian yang sangat berbeda nilainya
'Yatav be'einei' (menjadi baik di mata) adalah formula penilaian yang sering muncul dalam narasi Alkitab: ketika Raja Saul 'menyukainya' (1 Sam. 18:5), ketika Esau menyukai tawaran Yakub, ketika seseorang menyetujui usulan. Formula yang netral yang dipakai dalam konteks yang sangat beragam. Di sini, 'vayyitvu divrehem' = perkataan yang penuh tipu daya dilihat sebagai 'baik' oleh yang tidak curiga. Penilaian yang salah oleh orang yang tidak memiliki informasi lengkap.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 34:18
Amsal 16:25
Hemor dan Sikhem yang menilai perkataan anak-anak Yakub sebagai 'baik' (34:18) mengalami apa yang Amsal 16:25 gambarkan: jalan yang 'terlihat baik/lurus' yang ujungnya kematian; dari penilaian 'baik' yang salah ke kematian di 34:25
“Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.”
Kejadian 1:4
'Vayyitvu be'einei' (dipandang baik di mata, 34:18) menggunakan kata yang sama dengan 'vayyar Elohim ki tov' (Allah melihat bahwa itu baik, 1:4); ironi: Allah yang menilai ciptaan yang benar-benar baik vs Hemor yang menilai tipu daya sebagai 'baik'; penilaian yang sama secara linguistik, berbeda secara moral dan akurasi
“Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.”
Yeremia 17:9
Hemor dan Sikhem yang tidak bisa melihat tipu daya di balik kata-kata yang 'baik' (34:18) mengilustrasikan Yeremia 17:9: manusia tidak selalu bisa menilai apa yang tersembunyi di balik penampilan; hati manusia yang 'licik' kadang bisa disembunyikan dari penilaian orang lain
“Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 34:18
✕ Sering dikira
"Hemor dan Sikhem menyetujui karena mereka adalah orang yang baik dan mau berdamai."
✓ Yang sebenarnya
Persetujuan mereka bukan semata karena kebaikan hati. Ayat 19 menunjukkan Sikhem tergesa-gesa karena 'sangat menginginkan anak perempuan Yakub' — motivasi yang sangat personal. Dan ayat 23 akan menunjukkan bahwa dalam meyakinkan kota, Hemor menggunakan argumen ekonomi ('ternak dan harta mereka akan menjadi milik kita'). Persetujuan mereka adalah campuran hasrat dan kalkulasi ekonomi.
✕ Sering dikira
"'Dipandang baik oleh keduanya' berarti ini adalah kesepakatan yang adil bagi semua pihak."
✓ Yang sebenarnya
Kesepakatan hanya terlihat adil karena Hemor dan Sikhem tidak mengetahui rencana sebenarnya di baliknya. Pembaca yang sudah tahu tentang 'tipu daya' (34:13) merasakan tegangnya momen ini — penerimaan yang antusias dari orang yang tidak tahu bahwa mereka sedang masuk jebakan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 34:18
Keinginan yang kuat bisa membutakan kita terhadap tanda-tanda bahaya. Berhati-hatilah ketika sesuatu terlalu indah untuk menjadi kenyataan, dan mintalah hikmat Tuhan sebelum mengambil keputusan besar.
Tuhan, berikan aku hikmat dan kejelian agar aku tidak mudah tertipu oleh keinginan yang kuat, dan selalu mempertimbangkan dengan bijak setiap keputusan. Amin.