Sikhem berbicara langsung kepada keluarga Yakub: biarlah aku mendapat kemurahan di matamu — apa pun yang kamu minta akan aku berikan
Kejadian 34:11
Dina di Sikhem
“Kemudian, Sikhem berkata kepada ayah perempuan itu dan kepada saudara-saudaranya, “Biarlah aku mendapatkan kemurahan di matamu dan apa pun yang kamu katakan kepadaku, aku akan memberikannya.”Kejadian 34:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Sikhem berkata kepada ayah anak itu dan kepada kakak-kakaknya: "Biarlah kiranya aku mendapat kasihmu, aku akan memberikan kepadamu apa yang kamu minta;”Kejadian 34:11 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Sikhem berkata kepada ayah Dina serta abang-abangnya, "Penuhilah permintaan saya ini, maka saya akan memberikan apa saja yang kalian mau.”Kejadian 34:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sikem berkata kepada ayah dan saudara-saudara Dina, “Saya memohon agar kalian mau bermurah hati dan memenuhi permintaan saya. Sebaliknya, apa pun yang kalian minta akan saya berikan.”Kejadian 34:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Shechem said unto her father and unto her brethren, Let me find grace in your eyes, and what ye shall say unto me I will give.”Kejadian 34:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 34:11?
Sikhem sendiri berbicara kepada keluarga Dina, memohon kemurahan hati mereka dan bersedia memberikan apa pun yang mereka minta sebagai maskawin. Ia tampak tulus, tetapi tidak mengakui kesalahannya; ia hanya fokus pada keinginannya untuk menikahi Dina.
Latar belakang
Vayyomer Shekhem el aviha ve'el acheha emtsa chen be'eineikhem va'asher tomru elay etten
'Vayyomer Shekhem el aviha ve'el acheha' = dan Sikhem berkata kepada ayah perempuan itu dan kepada saudara-saudaranya; 'emtsa chen be'eineikhem' = biarlah aku menemukan/mendapat kemurahan di matamu; 'va'asher tomru elay etten' = dan apa pun yang kamu katakan kepadaku akan aku berikan. Sikhem mengambil posisi yang sama dengan yang Yakub pakai kepada Esau: 'emtsa chen be'einekha' (33:8, 33:15). Tapi konteksnya sangat berbeda: Yakub memohon kepada saudara yang pernah ingin membunuhnya; Sikhem memohon kepada keluarga perempuan yang sudah dia lukai. Dan janji 'apa pun yang kamu katakan' adalah janjian yang akan segera diuji secara brutal.
Di mana
Kamp Yakub di Sikhem
Sikhem mengambil alih negosiasi dari ayahnya dan berbicara langsung kepada keluarga Dina — momen yang semakin personal dan mendesak
Kapan
Sekitar 1737 SM
Negosiasi meningkat — Sikhem berbicara langsung, melampaui perantaraan Hemor
Yang berbicara
Sikhem
Yang kini berbicara langsung — melampaui ayahnya — kepada keluarga Dina, menggunakan bahasa permohonan yang sama dengan yang Yakub gunakan kepada Esau
Kepada
Ayah Dina dan saudara-saudaranya
Yang mendengar Sikhem berbicara langsung dengan permohonan yang terdengar tulus tapi datang setelah kekerasan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֶמְצָא חֵן בְּעֵינֵיכֶם
emtsa chen be'eineikhem · biarlah aku mendapat kemurahan di matamu
Biarlah aku menemukan kemurahan/perkenanan di matamu — emtsa (dari matsa = menemukan; qal imperfek orang pertama = biarlah aku menemukan; konotasi 'menemukan' bukan 'mendapatkan' = kemurahan adalah sesuatu yang sudah ada tapi perlu ditemukan; permohonan yang menempatkan diri sebagai pencari, bukan penuntut); chen (kemurahan hati, perkenanan, anugerah; dari chanan = bermurah hati; 'chen' adalah kualitas yang diberikan dari kemurahan, bukan hak yang dituntut; formula 'emtsa chen be'einei' adalah idiom permohonan standar Alkitab Ibrani yang menunjukkan pengakuan ketergantungan total); be'eineikhem (di matamu; 'einei' = mata + sufiks jamak = matamu semua; 'chen be'einei' = kemurahan di mata = perkenanan yang dilihat dari perspektif pihak yang dimohon)
אֲשֶׁר תֹּאמְרוּ אֵלַי אֶתֵּן
asher tomru elay etten · apa pun yang kamu katakan
Apa pun yang kamu katakan kepadaku akan aku berikan — asher tomru (apa yang kamu katakan; asher = yang/apa; tomru = kamu [jamak] katakan); elay (kepadaku; preposisi el + sufiks = kepadaku); etten (dari natan = memberikan; qal imperfek orang pertama = aku akan memberikan; janji tanpa batas yang akan segera diuji: Sikhem berjanji memberi apa saja yang diminta — tapi anak-anak Yakub akan meminta sesuatu yang lebih dalam dari maskawin)
Vayyomer Shekhem emtsa chen be'eineikhem va'asher tomru elay etten (dan Sikhem berkata biarlah aku mendapat kemurahan di matamu dan apa pun yang kamu katakan kepadaku akan aku berikan). Emtsa chen be'eineikhem — formula permohonan yang paling hormat dalam Ibrani: Yakub kepada Esau (33:8), kini Sikhem kepada keluarga Dina; konteks yang berbeda mengubah segalanya. Asher tomru elay etten — 'apa pun yang kamu minta': janji yang terdengar murah hati tapi akan dijawab dengan tuntutan yang tidak dia duga.
Tahukah kamu
'Emtsa chen be'eineikhem' (biarlah aku mendapat kemurahan di matamu) yang Sikhem ucapkan adalah formula yang sama persis dengan yang Yakub pakai kepada Esau (33:8, 33:15) dan yang dipakai dalam banyak permohonan Alkitab — tapi di sini formula hormat ini diucapkan oleh pelaku kepada keluarga korban; kata-kata yang sama, konteks yang berbeda 180 derajat
'Chen' (kemurahan hati/perkenanan) dan formula 'emtsa chen be'einei' muncul berulang dalam Kejadian: Nuh di hadapan Allah (6:8), Yakub kepada Esau (32:5, 33:8, 33:15), Yusuf kepada Potifar (39:4). Ini adalah formula permohonan hormat yang sangat standar. Bahwa Sikhem menggunakannya kepada keluarga Dina menciptakan ironi yang menyakitkan: bahasa penghormatan tertinggi diucapkan oleh orang yang baru melakukan kekerasan. Kata-kata yang tepat, dalam situasi yang semua komponennya salah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 34:11
Kejadian 33:8
'Emtsa chen be'einei' (34:11) adalah formula yang sama dengan Yakub kepada Esau (33:8); dari Yakub yang mencari damai dengan saudaranya ke Sikhem yang mencari damai dengan keluarga yang sudah dilukainya; kata yang sama, dua situasi yang sangat berbeda
“Esau berkata, 'Apa maksudmu dengan semua iring-iringan yang aku jumpai tadi?' Yakub menjawab, 'Untuk memperoleh kemurahan di matamu, Tuanku.'”
Kejadian 39:4
'Emtsa chen' (34:11) vs 'matsa chen' Yusuf di mata Potifar (39:4); dua penggunaan formula 'menemukan kemurahan': Yusuf yang benar-benar mendapat perkenanan melalui karakter, Sikhem yang mencoba mendapat perkenanan setelah kekerasan
“Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia menjadi pelayannya; tuannya mengangkat dia menjadi pengawas rumahnya dan segala miliknya dipercayakannya kepada Yusuf.”
Rut 2:2
'Emtsa chen be'eineikhem' (34:11) bergema dengan bahasa Rut (2:2): perempuan yang mencari perkenanan melalui posisi lemah; kesamaan formula yang menunjukkan relasi kekuasaan — yang lemah mencari perkenanan dari yang kuat; ironi di 34:11: pelaku menempatkan diri di posisi lemah memohon kepada keluarga korban
“Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi, 'Biarlah aku pergi ke ladang dan memungut bulir-bulir gandum...' Naomi menjawab, 'Pergilah, anakku.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 34:11
✕ Sering dikira
"Sikhem yang berbicara langsung kepada keluarga Dina menunjukkan keberanian dan cinta yang tulus."
✓ Yang sebenarnya
Berbicara langsung kepada keluarga adalah langkah diplomatik, bukan bukti cinta yang menghapus kekerasan. Konteks ayat 2 ('vaye'aneha' = memerkosanya) tidak berubah dengan pidato yang paling memohon sekalipun. Sikhem berbicara dengan bahasa permohonan tapi posisinya tetap: dia yang memulai kekerasan dan Dina masih ada di rumahnya (34:26).
✕ Sering dikira
"Janji 'apa pun yang kamu minta' berarti Sikhem siap menerima hukuman apa pun."
✓ Yang sebenarnya
Janji Sikhem adalah dalam konteks negosiasi pernikahan — dia menawarkan maskawin yang besar (34:12). Dia tidak mengantisipasi bahwa 'syarat' yang diminta adalah sunat seluruh laki-laki kotanya — yang ternyata adalah rencana untuk membuat mereka tak berdaya (34:25). Janji tanpa batas yang dimanfaatkan di luar ekspektasi.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 34:11
Permintaan maaf yang baik harus mencakup pengakuan kesalahan, bukan hanya menawarkan kompensasi. Ketika kita bersalah, jangan hanya mencoba membeli maaf dengan harta.
Tuhan, ajari aku untuk mengakui kesalahan dengan rendah hati dan mencari pengampunan, bukan hanya mencoba menebus dengan hal-hal materi. Amin.