Siapapun yang kamu temukan menyimpan ilah-ilahmu itu, dia tidak akan hidup — Yakub tidak tahu Rahellah yang mencurinya
Kejadian 31:32
Yakub melarikan diri dari Laban
“Namun, pada siapa pun engkau menemukan ilah-ilahmu itu, dia tidak akan hidup lagi. Di hadapan saudara-saudara kita, periksalah milikmu, apakah ada padaku dan ambillah itu untukmu.” Yakub tidak tahu bahwa Rahellah yang mencurinya.”Kejadian 31:32 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi pada siapa engkau menemui dewa-dewamu itu, janganlah ia hidup lagi. Periksalah di depan saudara- saudara kita segala barang yang ada padaku dan ambillah barangmu." Sebab Yakub tidak tahu, bahwa Rahel yang mencuri terafim itu.”Kejadian 31:32 · TB
Terjemahan Baru
“Mengenai patung itu, jika Paman menemukan seorang di sini yang telah mencurinya, ia akan dihukum mati. Periksalah, apakah ada barang-barang milik Paman di sini. Kalau ada, silakan ambil. Dan orang-orang kita boleh menyaksikannya." Yakub tidak tahu bahwa Rahel yang mencuri patung itu.”Kejadian 31:32 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, mengenai patung-patung Paman itu, siapa pun nanti yang ketahuan mencurinya, biarlah dia dihukum mati! Dengan disaksikan oleh saudara-saudara kita, Paman boleh memeriksa sendiri apakah ada barang milik Paman di antara barang bawaan kami. Jika ada, silakan mengambilnya.” Yakub berkata demikian karena tidak tahu bahwa Rahel yang mencuri patung-patung itu.”Kejadian 31:32 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“With whomsoever thou findest thy gods, let him not live: before our brethren discern thou what is thine with me, and take it to thee. For Jacob knew not that Rachel had stolen them.”Kejadian 31:32 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:32?
Yakub, yang tidak tahu Rahel mencuri terafim, mengizinkan Laban mencari dan menyatakan bahwa siapa pun yang kedapatan membawa dewa-dewa itu harus dihukum mati. Ini menunjukkan keyakinan Yakub akan kebersihannya.
Latar belakang
Im asher timtsa et elohekha lo yichyeh neged acheinu hakker lekha mah imadi vekach lakh veYaaqov lo yada ki Rachel genavatum
'Im asher timtsa et elohekha lo yichyeh neged acheinu hakker lekha mah imadi vekach lakh veYaaqov lo yada ki Rachel genavatum' — pada siapapun yang kamu temukan ilah-ilahmu itu, dia tidak akan hidup; di hadapan saudara-saudara kita, periksalah apa yang ada padaku dan ambillah; dan Yakub tidak tahu bahwa Rahel yang mencurinya. Sumpah 'lo yichyeh' = dia tidak akan hidup = sumpah maut yang paling serius. Dan komentar narasi di akhir: 'Yakub tidak tahu' = pembaca tahu sesuatu yang Yakub tidak tahu — ironi dramatis yang paling kuat dalam seluruh narasi.
Di mana
Pegunungan Gilead
Yakub dengan percaya diri mempersilakan pencarian — tanpa tahu sumpah itu mematikan bagi Rahel yang dia cintai
Kapan
Sekitar 1737 SM
Sumpah Yakub yang hampir fatal — ketidaktahuannya tentang pencurian Rahel menciptakan bahaya bagi Rahel
Yang berbicara
Yakub
Yang membuat sumpah maut atas terafim tanpa tahu bahwa istri yang paling dicintainya yang menyimpannya
Kepada
Laban — dan pembaca yang tahu lebih dari Yakub
Yang mendengar sumpah yang mengejutkan: Yakub yang yakin tidak ada yang bersalah di pihaknya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֹא יִחְיֶה
lo yichyeh · dia tidak akan hidup
Dia tidak akan hidup — lo (tidak; negasi; 'lo' = tidak yang tegas); yichyeh (dari chayah = hidup; qal imperfek = akan hidup; 'lo yichyeh' = tidak akan hidup = akan mati; sumpah maut yang paling langsung; dalam konteks perjanjian dan sumpah, 'lo yichyeh' adalah hukuman mati yang dinyatakan; Yakub mengucapkan ini dengan keyakinan bahwa tidak ada yang bersalah di pihaknya — ketidaktahuan yang ironis).
וְיַעֲקֹב לֹא יָדַע כִּי רָחֵל גְּנָבָתַם
veYaaqov lo yada ki Rachel genavatum · Yakub tidak tahu bahwa Rahellah yang mencurinya
Dan Yakub tidak tahu bahwa Rahel yang mencurinya — veYaaqov lo yada (dan Yakub tidak tahu; dari yada = mengetahui; 'lo yada' = tidak tahu; komentar narasi yang menempatkan pembaca lebih tahu dari protagonis; ironi dramatis yang kuat); ki Rachel (bahwa Rahel; 'ki' = bahwa/sebab; ini adalah kebenaran yang narasi ungkapkan kepada pembaca tapi tersembunyi dari Yakub); genavatum (dari ganav = mencuri + sufiks plural = mencurinya [mereka]; 'genavatum' = dia [Rahel] mencuri mereka [terafim]; kata yang sama yang sudah berulang-ulang di pasal ini — kini kembali untuk menunjukkan siapa sebenarnya 'pencuri' yang sedang dicari).
Im asher timtsa et elohekha lo yichyeh veYaaqov lo yada ki Rachel genavatum (siapapun yang kamu temukan menyimpan ilah-ilahmu tidak akan hidup dan Yakub tidak tahu bahwa Rahel yang mencurinya). Lo yichyeh — 'tidak akan hidup': sumpah yang paling serius; Yakub membuat sumpah maut dengan penuh keyakinan atas ketidaktahuannya. VeYaaqov lo yada — 'dan Yakub tidak tahu': komentar naratif yang paling menentukan; ironi dramatis yang membuat pembaca tegang; ketidaktahuan yang bisa berakibat fatal.
Tahukah kamu
'Veya'aqov lo yada ki Rachel genavatum' = dan Yakub tidak tahu bahwa Rahel yang mencurinya: salah satu komentar naratif paling penting dalam Kejadian — narasi memberitahu pembaca informasi yang protagonis tidak tahu, menciptakan ketegangan dramatis yang tidak terselesaikan di pasal ini
Teknik naratif ini disebut 'ironi dramatis' — pembaca tahu lebih dari karakter utama. Komentar 'Yakub tidak tahu' muncul setelah sumpah yang berpotensi fatal bagi Rahel. Pembaca yang sudah membaca 31:19 (Rahel yang mencuri) sekarang duduk tegang: bisakah Laban menemukan terafim itu? Apakah sumpah Yakub akan membahayakan Rahel? Narasi kemudian menunjukkan Rahel yang menyembunyikan terafim dengan cerdik (31:34-35) — ketegangan yang akhirnya terurai bukan dengan sumpah yang dilaksanakan tapi dengan pencarian yang gagal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:32
Kejadian 22:12
Yakub yang membuat sumpah maut (31:32) secara tidak sengaja terhadap Rahel yang dicintainya mengulangi bayangan Abraham yang diminta mengorbankan Ishak (22:12); keduanya melibatkan orang yang paling dicintai dalam kondisi yang mengancam jiwa; dalam kasus Abraham, Allah mencegah; dalam kasus Yakub, Rahel yang menggunakan kecerdikannya untuk selamat
“Allah berfirman, 'Jangan ulurkan tanganmu terhadap anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.'”
Bilangan 30:2
Sumpah Yakub 'lo yichyeh' (31:32) adalah sumpah dalam pengertian Bilangan 30:2 — perkataan yang serius dan mengikat; ancaman bagi Yakub adalah bahwa jika Laban menemukan terafim pada Rahel, sumpah itu harus dilaksanakan; narasi kemudian menunjukkan bagaimana Allah melindungi Rahel dari konsekuensi sumpah ini
“Apabila seseorang bernazar kepada TUHAN atau bersumpah untuk mengikat dirinya dengan suatu janji, janganlah ia melanggar perkataannya. Sesuai dengan segala yang keluar dari mulutnya, ia harus lakukan.”
Roma 8:26
'Yakub tidak tahu' (31:32) tentang pencurian Rahel adalah gambaran keterbatasan pengetahuan manusia; Allah yang sudah melindungi Yakub melalui peringatan kepada Laban (31:24) juga akan melindungi Rahel dari konsekuensi sumpah ini — bekerja melampaui ketidaktahuan manusia
“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa, tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:32
✕ Sering dikira
"Sumpah Yakub 'tidak akan hidup' berarti Yakub bersedia membunuh anggota keluarganya atas terafim yang bukan nilainya."
✓ Yang sebenarnya
Sumpah seperti ini adalah formula hukum standar dalam konteks perjanjian di dunia Timur Dekat Kuno — cara menyatakan bahwa sumpah itu serius dan Yakub yakin tidak ada yang bersalah. Yakub mengucapkannya dengan keyakinan penuh bahwa tidak ada yang mencuri. Ini bukan kekejaman tapi kepercayaan diri yang ironisnya ternyata keliru.
✕ Sering dikira
"Bahwa sumpah Yakub tidak dilaksanakan (Rahel selamat) berarti sumpah itu tidak valid."
✓ Yang sebenarnya
Narasi tidak menjelaskan secara eksplisit mengapa sumpah itu tidak dilaksanakan — Laban tidak menemukan terafim (31:35), sehingga kondisi sumpah ('siapapun yang kamu TEMUKAN menyimpannya') tidak terpenuhi. Rahel selamat bukan karena sumpah tidak valid tapi karena pencarian Laban gagal.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:32
Terkadang kita cepat membuat pernyataan tanpa mengetahui fakta lengkap, seperti Yakub yang mengutuk pencuri tanpa sadar. Belajarlah untuk berpikir sebelum berkata-kata dan memeriksa kebenaran dengan rendah hati.
Ya Tuhan, ajari aku untuk berbicara dengan bijaksana dan tidak terburu-buru menghakimi, karena aku tidak tahu segala sesuatu. Amin.