Mimpi di Betel
Kejadian 31:13
Yakub Melarikan Diri dari Laban
PerikopYakub Melarikan Diri dari Laban · Kejadian 31:1-21 →“Akulah Allah yang di Betel, tempat kamu mencurahkan minyak pada sebuah tugu, dan di sana kamu membuat suatu sumpah kepada-Ku. Sekarang, bangkitlah, tinggalkan tanah ini, dan kembalilah ke tanah kelahiranmu.’””Kejadian 31:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Akulah Allah yang di Betel itu, di mana engkau mengurapi tugu, dan di mana engkau bernazar kepada-Ku; maka sekarang, bersiaplah engkau, pergilah dari negeri ini dan pulanglah ke negeri sanak saudaramu."”Kejadian 31:13 · TB
Terjemahan Baru
“Akulah Allah yang telah menampakkan diri kepadamu di Betel. Di sana engkau telah mempersembahkan sebuah batu peringatan, dengan menuangkan minyak zaitun diatasnya. Di sana pula engkau bersumpah kepada-Ku. Sekarang bersiaplah dan kembalilah ke negeri kelahiranmu.'"”Kejadian 31:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akulah Allah yang sudah menjumpaimu di Betel, di tempat kamu mendirikan batu peringatan dan menuang minyak di atasnya lalu berjanji kepada-Ku. Sekarang, bersiaplah untuk pergi dari tempat ini dan kembali ke negeri kelahiranmu.’””Kejadian 31:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“I am the God of Bethel, where thou anointedst the pillar, and where thou vowedst a vow unto me: now arise, get thee out from this land, and return unto the land of thy kindred.”Kejadian 31:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:13?
Allah mengingatkan Yakub akan janji yang dibuatnya di Betel, tempat ia menuang minyak pada tugu dan bersumpah kepada Allah. Allah menyatakan diri-Nya sebagai Allah yang setia dan memerintahkan Yakub untuk kembali ke tanah kelahirannya sesuai dengan rencana-Nya.
Latar belakang
Allah Mengingatkan Yakub
Dalam mimpi, Allah mengingatkan Yakub bahwa Dialah yang telah melihat perlakuan Laban. Allah menyebut kembali peristiwa di Betel, di mana Yakub membuat sumpah, dan memerintahkannya untuk kembali ke tanah kelahirannya.
Di mana
Padan-Aram
Dalam mimpi
Kapan
~1750 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Allah
Allah Abraham dan Ishak
Kepada
Yakub
Anak Ishak, cucu Abraham
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵל
El · Allah
Kata umum untuk Allah dalam bahasa Ibrani, menunjukkan kekuatan dan keilahian.
בֵּית אֵל
Bēt-El · Betel
Secara harfiah berarti 'rumah Allah', merujuk pada tempat di mana Yakub bertemu Allah.
שֶׁמֶן
shemen · minyak
Minyak zaitun yang digunakan untuk pengurapan, simbol pengabdian dan berkat.
Ketiga kata tersebut menyoroti perjumpaan pribadi Yakub dengan Allah di Betel, yang menjadi dasar panggilan untuk kembali. Ini menunjukkan bahwa Allah yang sama yang berjanji di Betel kini memerintahkan kepulangan, menegaskan kesetiaan-Nya.
Tahukah kamu
Betel: 'Rumah Allah'
Betel berarti 'rumah Allah' dalam bahasa Ibrani, tempat Yakub bermimpi melihat tangga ke surga pada perjalanan pertamanya (Kejadian 28).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:13
Kejadian 28:18
Peristiwa Betel
“Lalu, Yakub bangun pagi-pagi, mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala, mendirikannya menjadi tugu, dan menuang minyak ke atasnya.”
Kejadian 31:3
Perintah serupa
“Lalu, berkatalah TUHAN kepada Yakub, 'Kembalilah ke tanah nenek moyangmu...'”
Kejadian 46:3
Allah menyapa
“Lalu, firman-Nya, 'Akulah Allah, Allah ayahmu...'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:13
✕ Sering dikira
Mengira Allah hanya berbicara sekali kepada Yakub, di Betel.
✓ Yang sebenarnya
Allah berulang kali menegaskan firman-Nya, menunjukkan kesabaran dan kasih-Nya.
✕ Sering dikira
Menganggap nama 'Betel' hanya sebagai tempat geografis biasa.
✓ Yang sebenarnya
Betel memiliki makna teologis yang dalam sebagai tempat perjanjian dan perjumpaan dengan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:13
Saat kita dihadapkan pada keputusan besar, ingatlah komitmen kita kepada Allah di masa lalu. Lihatlah bagaimana Tuhan telah memelihara kita sejauh ini, dan beranilah melangkah mengikuti arahan-Nya, karena Dia setia pada janji-Nya.
Ya Allah, terima kasih karena Engkau selalu setia pada janji-Mu. Berikan aku keberanian untuk meninggalkan zona nyaman dan mengikuti panggilan-Mu. Amin.