Akulah Allah yang di Betel — tempat kamu mencurahkan minyak pada sebuah tugu dan membuat sumpah kepada-Ku. Bangkitlah dan kembalilah
Kejadian 31:13
Yakub melarikan diri dari Laban
“Akulah Allah yang di Betel, tempat kamu mencurahkan minyak pada sebuah tugu, dan di sana kamu membuat suatu sumpah kepada-Ku. Sekarang, bangkitlah, tinggalkan tanah ini, dan kembalilah ke tanah kelahiranmu.’””Kejadian 31:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Akulah Allah yang di Betel itu, di mana engkau mengurapi tugu, dan di mana engkau bernazar kepada-Ku; maka sekarang, bersiaplah engkau, pergilah dari negeri ini dan pulanglah ke negeri sanak saudaramu."”Kejadian 31:13 · TB
Terjemahan Baru
“Akulah Allah yang telah menampakkan diri kepadamu di Betel. Di sana engkau telah mempersembahkan sebuah batu peringatan, dengan menuangkan minyak zaitun diatasnya. Di sana pula engkau bersumpah kepada-Ku. Sekarang bersiaplah dan kembalilah ke negeri kelahiranmu.'"”Kejadian 31:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akulah Allah yang sudah menjumpaimu di Betel, di tempat kamu mendirikan batu peringatan dan menuang minyak di atasnya lalu berjanji kepada-Ku. Sekarang, bersiaplah untuk pergi dari tempat ini dan kembali ke negeri kelahiranmu.’””Kejadian 31:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“I am the God of Bethel, where thou anointedst the pillar, and where thou vowedst a vow unto me: now arise, get thee out from this land, and return unto the land of thy kindred.”Kejadian 31:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:13?
Allah mengingatkan Yakub akan janji yang dibuatnya di Betel, tempat ia menuang minyak pada tugu dan bersumpah kepada Allah. Allah menyatakan diri-Nya sebagai Allah yang setia dan memerintahkan Yakub untuk kembali ke tanah kelahirannya sesuai dengan rencana-Nya.
Latar belakang
Anokhi ha'El Beit-El asher mashachta sham matsevah asher nadarta li sham neder atah qum tse min ha'arets hazot veshov el erets moledetekha
'Anokhi ha'El Beit-El asher mashachta sham matsevah asher nadarta li sham neder atah qum tse min ha'arets hazot veshov el erets moledetekha' — Akulah Allah yang di Betel, tempat kamu mencurahkan minyak pada sebuah tugu, dan di sana kamu membuat sumpah kepada-Ku. Sekarang bangkitlah, pergi dari tanah ini, dan kembalilah ke tanah kelahiranmu. Allah mengidentifikasi diri melalui peristiwa spesifik yang Yakub ingat: minyak pada tugu, sumpah yang dibuat. Ini bukan Allah yang anonim tapi Allah yang memiliki sejarah bersama Yakub. Dan kini Allah menagih janji Yakub: 'sumpah yang kamu buat' — dan memenuhi janji-Nya sendiri: 'Aku akan membawa kamu kembali'.
Di mana
Mimpi Yakub, Haran
Allah menutup lingkaran: dari Betel (28:10-22) ke perintah kembali ke Betel; dua puluh tahun perjanjian yang digenapi
Kapan
Sekitar 1737 SM
Allah menutup lingkaran Betel — perjanjian dua puluh tahun lalu kini digenapi dengan perintah pulang
Yang berbicara
Malaikat Allah / Allah sendiri
Yang mengidentifikasi diri dengan peristiwa Betel dua puluh tahun lalu — menutup lingkaran janji
Kepada
Yakub dalam mimpi
Yang mendengar perintah untuk pulang dari Allah yang sama yang menemuinya dua puluh tahun lalu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָנֹכִי הָאֵל בֵּית-אֵל
anokhi ha'El Beit-El · Akulah Allah yang di Betel
Akulah Allah yang di Betel — anokhi (Aku; kata ganti orang pertama yang penuh dan kuat; bukan hanya 'Aku' tapi penekanan identitas: 'Akulah'); ha'El (Allah; dari El = Allah/Yang Kuat; dengan artikel ha = Allah yang [dikenal]; identifikasi yang tegas); Beit-El (Betel; dari Beit = rumah + El = Allah = Rumah Allah; tempat yang Yakub namai sendiri setelah mimpi di 28:19; 'ha'El Beit-El' = Allah yang ada di Betel = Allah yang dikenal melalui peristiwa Betel yang Yakub sendiri alami).
קוּם צֵא מִן הָאָרֶץ הַזֹּאת וְשׁוּב
qum tse min ha'arets hazot veshov · bangkitlah dan kembalilah
Bangkitlah, pergilah dari tanah ini, dan kembalilah — qum (dari qum = bangkit, berdiri; qal imperatif = bangkitlah; kata kerja tindakan yang mendesak = bergerak sekarang; 'qum' sering menjadi awal perintah Allah untuk bertindak: 'qum lek' = bangkit pergi [12:1], 'qum' kepada Elia [1 Raj. 19:7]); tse (dari yatsa = pergi keluar; qal imperatif = pergi keluarlah; 'tse' = keluar = meninggalkan Haran secara fisik); min ha'arets hazot (dari tanah ini = Haran/Padan-Aram; 'tanah ini' = yang bukan tanah perjanjian); veshov (dan kembalilah; dari shuv; qal imperatif = kembalilah; pengulangan perintah shuv dari 31:3; perintah lengkap: bangkit + keluar + kembali).
Anokhi ha'El Beit-El asher mashachta sham matsevah veshav el erets moledetekha (Akulah Allah yang di Betel tempat kamu mencurahkan minyak pada tugu kembalilah ke tanah kelahiranmu). Anokhi ha'El Beit-El — 'Akulah Allah yang di Betel': identifikasi yang sangat personal; Allah menentukan diri melalui peristiwa spesifik dalam sejarah Yakub; lingkaran dua puluh tahun ditutup. Qum tse veshov — 'bangkit, keluar, kembali': tiga kata kerja perintah yang membentuk instruksi lengkap; waktu berbicara sudah selesai, saatnya bergerak.
Tahukah kamu
Allah mengidentifikasi diri sebagai 'Allah yang di Betel' — bukan 'Allah yang di langit' atau 'Allah yang mahakuasa' tapi Allah yang hadir di titik spesifik dalam sejarah Yakub; nama Allah dikaitkan dengan peristiwa, bukan hanya dengan sifat
Cara Allah mengidentifikasi diri kepada Yakub sangat personal: 'Akulah Allah yang di Betel' — Allah menentukan diri melalui peristiwa yang Yakub alami secara personal. Ini konsisten dengan cara Allah memperkenalkan diri sepanjang Alkitab: 'Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub' — identitas Allah melalui hubungan dan peristiwa historis. Allah di Betel = Allah yang menemui Yakub yang melarikan diri dengan tongkat, yang memberinya mimpi tangga, yang berjanji menyertainya. Allah yang sama sekarang muncul kembali untuk menggenapi janji itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:13
Kejadian 28:18-19
Allah yang berkata 'tempat kamu mencurahkan minyak pada tugu' (31:13) merujuk langsung ke 28:18-19; selang 20 tahun, Allah mengingat tindakan spesifik Yakub dan mengaitkannya dengan janji yang sekarang akan digenapi; Allah yang 'mengingat' detail perjalanan iman Yakub
“Pagi-pagi benar Yakub bangun, lalu mengambil batu yang dipakainya sebagai bantal dan mendirikannya sebagai sebuah tugu dan mencurahkan minyak ke atasnya. Ia menamai tempat itu Betel...”
Kejadian 28:20-22
Sumpah Yakub di Betel (28:20-22) yang Allah sebut di 31:13 ('kamu membuat sumpah kepada-Ku') adalah janji yang kini digenapi; Allah yang menagih sumpah Yakub dengan memerintahkan pulang adalah Allah yang setia pada perjanjian dua arah: Allah memenuhi janji-Nya ('Aku akan menyertaimu'), kini giliran Yakub memenuhi sumpahnya (pulang ke Betel, 35:1)
“Kemudian Yakub bersumpah... jika Allah menyertai aku... maka TUHAN akan menjadi Allahku... dan aku akan memberikan sepersepuluh kepada-Mu dari segala yang Kauberikan kepadaku.”
Ulangan 23:21
Allah yang mengingatkan Yakub tentang sumpahnya (31:13) sejalan dengan prinsip Ulangan 23:21: sumpah kepada TUHAN tidak boleh ditunda; Allah yang 'menagih' sumpah Yakub adalah Allah yang serius tentang komitmen dan janji
“Apabila engkau bernazar kepada TUHAN, Allahmu, janganlah engkau menunda-nunda menepatinya, sebab tentulah TUHAN, Allahmu, akan menuntutnya dari padamu, dan dosa ada padamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:13
✕ Sering dikira
"'Akulah Allah yang di Betel' berarti Allah terbatas pada satu tempat geografis saja."
✓ Yang sebenarnya
Allah tidak terbatas di Betel — tapi Dia mengidentifikasi diri melalui peristiwa yang terjadi di Betel karena itu adalah titik referensi yang Yakub kenal. Ini adalah bahasa personal, bukan deklarasi batas geografis. Allah yang sama yang 'di Betel' juga berbicara kepada Yakub di Haran (mimpi ini). Allah tidak terbatas oleh geografi.
✕ Sering dikira
"Bahwa Allah mengingatkan Yakub tentang sumpahnya berarti Allah mengancam Yakub jika tidak pulang."
✓ Yang sebenarnya
Nada perintah 'qum tse min ha'arets hazot veshov' (bangkit dan kembalilah) bukan ancaman tapi undangan untuk menggenapi janji bersama. Allah sudah memenuhi janji-Nya (menyertai Yakub, membuat dia berhasil) dan kini mengundang Yakub untuk memenuhi bagiannya. Ini adalah undangan ke dalam kesetiaan, bukan ancaman.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:13
Saat kita dihadapkan pada keputusan besar, ingatlah komitmen kita kepada Allah di masa lalu. Lihatlah bagaimana Tuhan telah memelihara kita sejauh ini, dan beranilah melangkah mengikuti arahan-Nya, karena Dia setia pada janji-Nya.
Ya Allah, terima kasih karena Engkau selalu setia pada janji-Mu. Berikan aku keberanian untuk meninggalkan zona nyaman dan mengikuti panggilan-Mu. Amin.