Rahel Serahkan Bilha
Kejadian 30:3
Cara Alternatif Untuk Mendapat Anak
“Rahel berkata, “Ini Bilha, hambaku. Bersetubuhlah dengannya supaya dia dapat melahirkan anak di pangkuanku. Dengan begitu, aku juga mendapatkan anak melaluinya.””Kejadian 30:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata Rahel: "Ini Bilha, budakku perempuan, hampirilah dia, supaya ia melahirkan anak di pangkuanku, dan supaya oleh dia akupun mempunyai keturunan."”Kejadian 30:3 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu kata Rahel, "Ini hamba saya Bilha; tidurlah dengan dia supaya ia melahirkan. Dengan demikian saya bisa menjadi ibu melalui dia."”Kejadian 30:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Rahel, “Ini budakku, Bilha! Ambillah dia dan tidurlah dengannya, supaya dia melahirkan seorang anak yang nantinya kita anggap sebagai anak kita.””Kejadian 30:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she said, Behold my maid Bilhah, go in unto her; and she shall bear upon my knees, that I may also have children by her.”Kejadian 30:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 30:3?
Rahel kemudian meniru tindakan Sara (istri Abraham) dengan memberikan hambanya, Bilha, kepada Yakub untuk mendapatkan anak melalui dia. Ini adalah praktik umum di zaman itu: jika istri mandul, ia bisa memberikan budaknya kepada suaminya, dan anak yang lahir dianggap sebagai anak istri tersebut.
Latar belakang
Rahel Mengambil Inisiatif
Rahel menawarkan Bilha, budaknya, kepada Yakub sebagai istri untuk memberikan anak yang akan dianggap sebagai anak Rahel. Ini praktik umum di masa itu, seperti yang dilakukan Sarah dengan Hagar kepada Abraham. Dengan cara ini, Rahel berharap bisa membangun keluarga melalui orang lain.
Di mana
Paddan-Aram
Di perkemahan keluarga, setelah kesepakatan
Kapan
~1800 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Rahel
Istri Yakub yang penuh akal, ingin anak
Kepada
Yakub
Suami Rahel, mungkin enggan tapi menurut
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בלהה
Bilhah · Bilha
nama budak Rahel; artinya 'penakut' atau 'pemalu'
אשה
ishshah · istri
perempuan, istri; menunjukkan status pernikahan
ברכים
berekayim · pangkuan
pangkuan; simbol pengakuan adopsi
Rahel menggunakan kata 'pangkuan' untuk menyatakan bahwa anak Bilha akan dianggap sebagai anaknya sendiri. Ini adalah cara legal dan sosial untuk mendapatkan keturunan, tetapi juga menunjukkan betapa Rahel putus asa.
Tahukah kamu
Budak Wanita Sebagai Istri
Dalam hukum kuno Timur Dekat, jika istri mandul, dia bisa memberikan budaknya kepada suami. Anak yang lahir dari budak itu dianggap sebagai anak istri sah, sehingga Rahel mendapatkan anak secara sah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 30:3
Kejadian 16:2
Serahkan budak
“Sarai berkata kepada Abram, 'Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu, mungkin aku memperoleh anak darinya.'”
Kejadian 30:9
Lea juga lakukan
“Ketika Lea melihat, bahwa ia tidak melahirkan lagi, diambilnya Zilpa, hambanya, dan diberikannya kepada Yakub sebagai istri.”
Kejadian 35:22
Bilha jadi gundik
“Maka terjadilah, ketika Israel tinggal di negeri itu, bahwa Ruben pergi dan tidur dengan Bilha, gundik ayahnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 30:3
✕ Sering dikira
Tindakan Rahel dianggap kuno dan tidak relevan.
✓ Yang sebenarnya
Ini menunjukkan budaya dan keputusasaan Rahel, serta rencana Allah memakai cara manusia untuk menggenapi janji.
✕ Sering dikira
Bilha dipaksa tanpa persetujuan.
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyebut penolakan, dan praktik ini dianggap normal saat itu.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 30:3
Cara Rahel mengatasi masalahnya mungkin tampak salah di mata kita, tetapi ia hanya melakukan apa yang umum terjadi. Ini mengingatkan kita bahwa meski kita bisa salah dalam memilih jalan, Tuhan tetap bisa bekerja dalam segala hal.
Tuhan, ketika aku mengambil keputusan yang mungkin keliru, mohon arahkan kembali langkahku dan jadikan semuanya untuk kebaikan sesuai rencana-Mu. Amin.