Batu yang kudirikan sebagai tugu akan menjadi rumah Allah — dan segala yang Engkau berikan kepadaku, aku akan memberi sepersepuluhnya
Kejadian 28:22
Sumpah Yakub di Betel
“Batu ini, yang kudirikan sebagai tugu, akan menjadi rumah Allah dan segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku, aku akan memberikan sepersepuluhnya kepada-Mu.””Kejadian 28:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."”Kejadian 28:22 · TB
Terjemahan Baru
“Dan saya akan memberikan kepada TUHAN sepersepuluh dari segala sesuatu yang TUHAN berikan kepada saya. Batu peringatan yang saya tegakkan ini akan menjadi tempat pemujaan bagi TUHAN."”Kejadian 28:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Batu yang sudah aku tegakkan sebagai peringatan akan menjadi tempat untuk menyembah Engkau. Dan aku akan memberikan kepada-Mu sepersepuluh dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku.””Kejadian 28:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And this stone, which I have set for a pillar, shall be God’s house: and of all that thou shalt give me I will surely give the tenth unto thee.”Kejadian 28:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 28:22?
Yakub menetapkan batu yang dipakainya sebagai bantal menjadi tugu, tanda bahwa tempat itu akan menjadi rumah Allah, dan berjanji memberikan sepersepuluh dari semua yang diberikan Allah kepadanya.
Latar belakang
Veha'even hazot asher samti matsevah yihye beit Elohim... asser assrenu lakh
'Veha'even hazot asher samti matsevah yihye beit Elohim vekhol asher titen li asser assrenu lakh' — dan batu ini yang kudirikan sebagai tugu akan menjadi rumah Allah, dan dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku, aku pasti akan memberikan sepersepuluhnya kepada-Mu. Dua komitmen: (1) tempat = batu ini akan menjadi 'beit Elohim' = rumah Allah = tempat ibadah; (2) pemberian = 'asser assrenu lakh' = aku akan mempersepuluhkan kepada-Mu. 'Asser assrenu' = infinitif absolut + imperfek dari akar yang sama = pasti akan memberikan sepersepuluh = penguatan komitmen perpuluhan.
Di mana
Betel
Yakub menutup sumpahnya di depan tugu batu yang baru saja dia dirikan
Kapan
Sekitar 1760 SM
Penutup sumpah Betel: dua komitmen konkret — tempat ibadah dan perpuluhan
Yang berbicara
Yakub
Yang menutup sumpahnya dengan dua komitmen: batu sebagai rumah Allah dan perpuluhan dari semua yang diterima
Kepada
Allah — dan pembaca
Penutup sumpah yang paling konkret dan paling mudah diuji secara nyata: memberikan sepersepuluh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָאֶבֶן הַזֹּאת אֲשֶׁר שַׂמְתִּי מַצֵּבָה יִהְיֶה בֵּית אֱלֹהִים
ha'even hazot asher samti matsevah yihye beit Elohim · batu ini akan menjadi rumah Allah
Batu ini yang kudirikan sebagai tugu akan menjadi rumah Allah — ha'even hazot (batu ini; dengan artikel dan demonstratif; merujuk pada batu spesifik yang Yakub baru saja dirikan sebagai tugu di 28:18); asher samti matsevah (yang kudirikan sebagai tugu; klausa relatif yang menghubungkan batu dengan tindakan di 28:18); yihye (akan menjadi; imperfek = masa depan); beit Elohim (rumah Allah; dari 'beit Elohim' yang Yakub ucapkan di 28:17 = kalimat lengkap: batu biasa → matsevah → beit Elohim; tiga tahap transformasi dalam satu malam).
עַשֵּׂר אֲעַשְּׂרֶנּוּ לָךְ
asser assrenu lakh · aku akan memberikan sepersepuluhnya
Pasti akan aku persepuluhkan kepada-Mu — asser (dari asar = mempersepuluhkan; piel infinitif absolut = penguatan komitmen = pasti akan mempersepuluhkan; infinitif absolut menambah intensitas dan kepastian); assrenu (dari asar = mempersepuluhkan; piel imperfek + sufiks = akan ku-persepuluhkan itu; kata kerja utama yang menunjukkan tindakan yang akan Yakub lakukan); lakh (kepadamu; dari le + sufiks feminin/netral = kepadamu/untuk-Mu; ditujukan langsung kepada Allah). Pola infinitif absolut + kata kerja yang sama = penguatan tekad yang paling kuat dalam tata bahasa Ibrani.
Veha'even hazot asher samti matsevah yihye beit Elohim vekhol asher titen li asser assrenu lakh (batu ini yang kudirikan sebagai tugu akan menjadi rumah Allah dan dari segala yang Engkau berikan kepadaku aku PASTI akan mempersepuluhkan kepada-Mu). Ha'even hazot yihye beit Elohim — batu sederhana → rumah Allah; transformasi melalui komitmen. Asser assrenu — penegasan linguistik terkuat; Yakub tidak berikrar dengan lemah tapi dengan komitmen yang paling kuat yang bisa diungkapkan bahasa Ibrani.
Tahukah kamu
Asser assrenu: pola infinitif absolut yang menggandakan akar kata — dalam Ibrani ini adalah cara paling kuat untuk mengekspresikan komitmen yang pasti dan tidak bisa dibatalkan
'Asser assrenu' menggunakan pola yang disebut 'infinitif absolut + kata kerja yang sama' = salah satu cara paling kuat dalam tata bahasa Ibrani untuk mengekspresikan tekad yang pasti. Contoh lain: 'mot tamut' (27:4) = 'pasti kamu mati', 'gam barukh yihye' (27:33) = 'dia memang pasti akan diberkati', 'shakho yishkah otanu' (42:28) = 'dia akan pasti melupakannya'. Yakub tidak hanya berkata 'aku akan memberikan persepuluhan' — dia berkata 'aku PASTI akan memberikan persepuluhan', dengan penguatan linguistik yang paling kuat. Ini bukan niat yang lemah — ini adalah komitmen yang menggunakan bahasa terkuat yang tersedia dalam Ibrani.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 28:22
Kejadian 14:20
Abraham sudah memberikan perpuluhan kepada Melkisedek (14:20) sebelum Yakub bersumpah memberikan perpuluhan kepada Allah (28:22); pola perpuluhan dimulai Abraham dan Yakub melanjutkannya; keduanya memberikan dari apa yang mereka terima, bukan sebagai kewajiban Taurat (yang belum ada) tapi sebagai respons syukur
“dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu. Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.”
Maleakhi 3:10
perpuluhan yang Yakub janjikan kepada Allah (28:22) dan perpuluhan yang Maleakhi 3:10 perintahkan menuju 'rumah perbendaharaan' adalah ekspresi dari prinsip yang sama: memberikan sepersepuluh kepada Allah sebagai respons terhadap berkat-Nya; Betel ('rumah Allah', 28:22) adalah prototipe dari 'rumah TUHAN' sebagai tujuan perpuluhan
“Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.”
2 Korintus 9:7
janji perpuluhan Yakub di Betel (28:22) adalah contoh memberi 'menurut kerelaan hati' — Yakub tidak dipaksa oleh hukum (Taurat belum ada) tapi berjanji secara sukarela sebagai respons terhadap apa yang Allah akan berikan; 'asser assrenu' menunjukkan komitmen yang sungguh-sungguh dan bukan beban
“Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 28:22
✕ Sering dikira
"Dengan berjanji memberikan perpuluhan, Yakub mencoba 'menyuap' Allah agar memenuhi janjinya."
✓ Yang sebenarnya
Perpuluhan Yakub adalah respons terhadap janji Allah yang sudah diberikan (28:13-15), bukan syarat yang membuat Allah terikat. Urutan logisnya: Allah berjanji (28:13-15) → Yakub merespons dengan sumpah termasuk perpuluhan (28:20-22). Perpuluhan adalah ekspresi syukur yang diantisipasi, bukan harga yang harus dibayar untuk membeli berkat.
✕ Sering dikira
"'Batu ini akan menjadi rumah Allah' berarti Yakub bermaksud membangun kuil di Betel segera setelah kembali dari Haran."
✓ Yang sebenarnya
Yakub memberikan pernyataan tentang masa depan — 'yihye beit Elohim' = akan menjadi rumah Allah. Fulfillment-nya sebagian terjadi ketika Yakub kembali ke Betel dan mendirikan mezbah (35:1-7). Tapi 'rumah Allah' dalam konteks ini lebih bermakna 'tempat yang dikhususkan untuk Allah' daripada rencana konstruksi bangunan yang konkret dan segera.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 28:22
Memberi persepuluhan adalah cara konkret untuk menghormati Allah dan mengakui bahwa semua yang kita miliki berasal dari Dia. Kita dapat menerapkan ini dengan merencanakan untuk memberi sebagian dari penghasilan kita untuk pekerjaan Tuhan.
Ya Allah, saya mau menghormati-Mu dengan memberikan persepuluhan dari yang Engkau percayakan kepada saya. Amin.