Ishak pindah dan menggali sumur lain — tidak ada pertengkaran lagi. Dia menamakan tempat itu Rehobot: TUHAN memberi kita keleluasaan
Kejadian 26:22
Sumur-Sumur yang Diperebutkan
“Ishak pindah dari sana dan menggali sumur yang lain. Di sana tidak ada pertengkaran lagi sehingga Ishak menamakan tempat itu Rehobot. Dia berkata, “Sekarang, TUHAN telah memberikan keleluasaan kepada kita sehingga kita dapat beranak cucu di tanah ini.””Kejadian 26:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia pindah dari situ dan menggali sumur yang lain lagi, tetapi tentang sumur ini mereka tidak bertengkar. Sumur ini dinamainya Rehobot, dan ia berkata: "Sekarang TUHAN telah memberikan kelonggaran kepada kita, sehingga kita dapat beranak cucu di negeri ini."”Kejadian 26:22 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian ia pindah dari situ dan menggali sumur yang ketiga. Kali ini tidak terjadi pertengkaran. Karena itu, Ishak menamakan sumur itu "Kebebasan". Katanya, "Sekarang TUHAN telah memberi kita kebebasan untuk tinggal di negeri ini, dan kita akan menjadi makmur di sini."”Kejadian 26:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka pindah dari situ dan menggali sumur yang lain. Kali ini, tidak ada pertengkaran. Isak menamai sumur itu Rehobot, yang berarti ‘tempat luas’, karena katanya, “TUHAN sudah memberikan kebebasan kepada kami untuk tinggal di daerah ini, dan kami akan makmur di sini.””Kejadian 26:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he removed from thence, and digged another well; and for that they strove not: and he called the name of it Rehoboth; and he said, For now the LORD hath made room for us, and we shall be fruitful in the land.”Kejadian 26:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 26:22?
Ishak pindah dan menggali sumur lain yang tidak dipertengkarkan, lalu menamainya Rehobot yang berarti tempat yang lapang. Dia mengakui bahwa Tuhan telah memberikan keleluasaan, sehingga mereka bisa beranak cucu di tanah itu.
Latar belakang
Ki attah hirchiv YHWH lanu ufarinu ba'aretz: TUHAN memberi keleluasaan — kita akan beranak cucu di tanah ini
'Vayyased misham vayyachpor be'er acheret velo ravu aleha vayyiqra shema Rechovot vayyomer ki attah hirchiv YHWH lanu ufarinu va'aretz' — dan dia pindah dari sana dan menggali sumur yang lain dan mereka tidak bertengkar tentang itu dan dia menamakan namanya Rehobot, dan dia berkata: karena sekarang TUHAN memberi keleluasaan bagi kami dan kami akan berbuah/beranak-cucu di tanah ini. Rehobot dari 'rachav' = luas, lapang. Setelah dua kali konflik, keleluasaan itu datang. Dan Ishak langsung mengartikannya sebagai pemberian TUHAN, bukan sebagai kesuksesan pribadi.
Di mana
Rehobot (Rechovot), sebelah selatan Gerar
Lokasi sumur ketiga yang akhirnya tidak diperebutkan — tempat di mana TUHAN memberi ruang
Kapan
Sekitar 1800 SM
Akhir dari seri konflik sumur — keleluasaan yang datang setelah ketekunan
Yang berbicara
Ishak
Yang mengucapkan kata-kata pertamanya setelah seri konflik — bukan keluhan tapi syukur
Kepada
Para hambanya
Yang mendengar Ishak menginterpretasikan keleluasaan mereka sebagai pemberian TUHAN
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִרְחִיב יְהוָה לָנוּ
hirchiv YHWH lanu · TUHAN telah memberikan keleluasaan kepada kita
TUHAN telah meluaskan/memberi keleluasaan bagi kami — hirchiv (dari rachav = luas, lapang; hifil perfek = Dia telah meluaskan, Dia telah memberi keleluasaan; hifil = tindakan kausatif = membuat menjadi luas); YHWH (TUHAN; Nama Ilahi; Ishak menyebut nama TUHAN secara eksplisit sebagai subjek dari keleluasaan ini); lanu (bagi kami; sufiks jamak pertama = bagi kami, untuk kami); pengakuan iman: keleluasaan ini dari TUHAN, bukan dari usaha kami.
וּפָרִינוּ בָאָרֶץ
ufarinu va'aretz · sehingga kita dapat beranak cucu di tanah ini
Dan kita akan berbuah/beranak-cucu di tanah ini — ufarinu (dari para = berbuah, beranak-cucu, berkembang biak; qal perfek orang pertama jamak = kita akan berbuah; dalam konteks ini berkembang dalam pengertian keturunan dan kemakmuran); va'aretz (di tanah; dari be + aretz = tanah = di tanah ini); Ishak mengaitkan keleluasaan dengan potensi pemenuhan janji keturunan yang melimpah yang TUHAN berikan (26:4).
רְחֹבוֹת
Rechovot · Rehobot
Keleluasaan, keluasan, tempat yang lapang — Rechovot (dari rachav = luas, lapang; bentuk jamak = keluasan-keluasan = sangat lapang; nama yang Ishak berikan sebagai ekspresi dari pengalaman tidak ada pertengkaran = tempat yang TUHAN buat lapang; nama tempat yang masih ada dalam bentuk kota Rehovot/Rehobot di Israel selatan; akar yang sama digunakan dalam Mzm. 18:20 'mekham rachav').
Vayyiqra shema Rechovot vayyomer ki attah hirchiv YHWH lanu ufarinu va'aretz (Ishak menamakan tempat itu Rehobot dan berkata karena sekarang TUHAN memberi keleluasaan bagi kami dan kami akan beranak-cucu di tanah ini). Hirchiv YHWH lanu — Ishak langsung mengkreditkan TUHAN, bukan dirinya. Ufarinu va'aretz — keleluasaan yang diartikan sebagai ruang untuk memenuhi janji keturunan yang berlimpah.
Tahukah kamu
Rehobot: nama yang menjadi kota — dan 'rachav' yang juga menggambarkan Allah dalam Mazmur
'Rehobot' (Rechovot = keluasan, keleluasaan) dari 'rachav' = luas, lapang. Kata yang sama digunakan Daud dalam Mazmur 18:20: 'Dia membawa aku ke tempat yang lapang (mekham rachav)' — TUHAN memberi keleluasaan setelah kesesakan. Kota 'Rehovot' masih ada sampai hari ini di Israel selatan. Dan ketika Ishak berkata 'hirchiv YHWH lanu' (TUHAN meluaskan/memberi keleluasaan bagi kami), dia menggunakan kata yang sama — 'rachav' — yang menjadi nama tempat itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 26:22
Mazmur 18:20
Mzm. 18:20 menggunakan 'rachav' (lapang/luas) untuk menggambarkan pembebasan TUHAN dari kesesakan — sama persis dengan pengalaman Ishak yang menamakan sumurnya 'Rehobot' (dari rachav) dan berkata 'hirchiv YHWH lanu' (26:22); TUHAN yang membawa ke tempat yang lapang setelah kesesakan adalah pola yang Abraham dan Daud juga alami
“Ia membawa aku ke tempat yang lapang (mekham rachav); Ia meluputkan aku, sebab Ia berkenan kepadaku.”
Matius 5:5
Ishak yang berulang kali mengalah dan pindah tanpa melawan (dari Esek ke Sitna ke akhirnya Rehobot) menggambarkan 'orang yang lemah lembut' dalam Sabda Bahagia; bukan karena lemah tapi karena memilih tidak membalas — dan akhirnya mereka yang 'mewarisi bumi'; Ishak yang tidak berhasil mempertahankan sumur Esek dan Sitna akhirnya mendapat Rehobot tanpa konflik
“Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan mewarisi bumi.”
Kejadian 26:3-4
Ishak mengaitkan keleluasaan di Rehobot dengan 'ufarinu va'aretz' = beranak-cucu di tanah ini (26:22); ini menghubungkan langsung ke janji TUHAN yang baru diberikan (26:3-4) tentang keturunan yang melimpah; Rehobot menjadi lokasi pertama di mana Ishak mulai melihat ruang untuk pemenuhan janji itu
“...sebab kepada kamulah dan kepada keturunanmu Aku akan memberikan segenap tanah ini dan Aku akan meneguhkan sumpah yang telah Aku ikrarkan kepada Abraham, ayahmu. Aku akan melipatgandakan keturunanmu...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 26:22
✕ Sering dikira
"Tidak adanya pertengkaran di Rehobot berarti bahwa tanah di sana tidak subur atau airnya tidak berharga sehingga tidak ada yang mau memperebutkan."
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada petunjuk bahwa sumur Rehobot lebih buruk dari sumur Esek atau Sitna. Yang berubah adalah lokasi geografis — Ishak pindah lebih jauh dari kota Gerar (mungkin ke Rechovot/Rehovot yang lebih ke selatan) sehingga penggembala Gerar tidak menjangkau sumur ini. Keleluasaan yang Ishak alami bukan karena sumurnya tidak berharga tapi karena lokasi barunya cukup jauh dari pengaruh Gerar.
✕ Sering dikira
"Kata-kata Ishak 'TUHAN memberi keleluasaan' adalah ekspresi kegembiraan spontan yang tidak mencerminkan teologi yang mendalam."
✓ Yang sebenarnya
Kata-kata Ishak di Rehobot (26:22) adalah pernyataan teologis yang eksplisit yang menghubungkan pengalamannya dengan penyertaan TUHAN yang dijanjikan di 26:3. Ini bukan ungkapan spontan kosong — Ishak secara sadar menginterpretasikan keleluasaan yang dia terima sebagai tindakan TUHAN, bukan kebetulan. Kata-kata yang sama kemudian akan digenapi dalam penampakan TUHAN di 26:24.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 26:22
Ketika kita mengalah dan berdamai dengan situasi, Tuhan bisa memberi tempat yang lebih baik dan lapang. Jangan takut untuk meninggalkan yang penuh konflik, karena berkat bisa datang setelah kesabaran.
Tuhan, terima kasih atas pertolongan-Mu yang memberi kelegaan. Ajar aku untuk sabar dan percaya bahwa Engkau punya tempat yang lebih baik bagiku. Amin.