Akhir hidup Abraham di usia 175 tahun
Kejadian 25:8
Kematian Abraham dan Awal Keturunannya
“Abraham mengembuskan napas terakhirnya dan mati pada usia yang sangat tua, genap tahun-tahunnya, dan dia dikumpulkan bersama nenek moyangnya.”Kejadian 25:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“lalu ia meninggal. Ia mati pada waktu telah putih rambutnya, tua dan suntuk umur, maka ia dikumpulkan kepada kaum leluhurnya.”Kejadian 25:8 · TB
Terjemahan Baru
“(25:7)”Kejadian 25:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(25:7)”Kejadian 25:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then Abraham gave up the ghost, and died in a good old age, an old man, and full of years; and was gathered to his people.”Kejadian 25:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 25:8?
Ayat ini menceritakan Abraham mati dalam keadaan tua dan puas, lalu 'dikumpulkan dengan nenek moyangnya'. Ini adalah ungkapan yang menunjukkan kematian sebagai kembali kepada keluarga dalam alam baka, dan menunjukkan bahwa Abraham meninggal dengan damai setelah hidup yang diberkati.
Latar belakang
Kematian patriark yang diberkati
Abraham meninggal pada usia 175 tahun setelah berkelana bersama Allah seumur hidup. Ayat ini menandai akhir era Abraham dan membuka babak baru bagi Ishak sebagai pewaris janji.
Di mana
Hebron
Di wilayah Kanaan, dekat Mamre
Kapan
~1820 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Penulis Kitab Kejadian
Musa atau tradisi, penulis naratif
Kepada
Umat Israel
Pembaca awal, bangsa pilihan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גָּוַע
gava · mengembuskan
menghembuskan napas terakhir, mati
נְשָׁמָה
neshamah · napas terakhirnya
napas, roh
אָסַף
asaf · dikumpulkan
dipertemukan dengan para leluhur
Kata 'asaf' (dikumpulkan) menunjukkan kematian bukan akhir, melainkan perjumpaan dengan nenek moyang dalam komunitas iman.
Tahukah kamu
Genap tahun-tahunnya
Frasa 'genap tahun-tahunnya' mengindikasikan Abraham mencapai usia yang memuaskan, bukan sekadar panjang umur. Ini penegasan bahwa hidupnya dipenuhi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 25:8
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 25:8
✕ Sering dikira
Abraham mati karena dosa atau tidak setia.
✓ Yang sebenarnya
Kematiannya digambarkan damai dan diberkati, bukan hukuman.
✕ Sering dikira
'Dikumpulkan' berarti reinkarnasi.
✓ Yang sebenarnya
Itu metafora perjumpaan roh dengan leluhur dalam alam baka.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 25:8
Kematian adalah bagian dari hidup yang tak terhindarkan, tetapi bukan akhir segalanya. Abraham meninggal dalam damai karena ia percaya pada janji Allah. Bagaimana kita menjalani hidup sekarang menentukan bagaimana kita menghadapi kematian nanti. Hiduplah dengan takut akan Tuhan dan kasih, agar kita juga dapat 'dikumpulkan' dalam damai.
Bapa, terima kasih karena Engkau menyertai kami sepanjang hidup. Tolong aku hidup dengan bijak, agar kelak aku dapat menghadapi kematian dengan tenang, seperti Abraham. Amin.