Orang asing yang menolak pulang ke masa lalu
Ibrani 11:13
Iman
“Dalam iman, mereka semua telah mati tanpa menerima apa yang dijanjikan, tetapi dengan melihat dan menyambutnya dari jauh, mereka menyadari bahwa mereka hanyalah para orang asing dan pendatang di bumi.”Ibrani 11:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.”Ibrani 11:13 · TB
Terjemahan Baru
“Semua orang itu tetap beriman sampai mati. Mereka tidak menerima hal-hal yang dijanjikan oleh Allah, tetapi hanya melihat dan menyambutnya dari jauh. Dan dengan itu mereka menyatakan bahwa mereka hanyalah orang asing dan perantau di bumi ini.”Ibrani 11:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Semua orang yang saya sebutkan itu tetap percaya penuh kepada janji Allah sampai akhir hidup mereka. Sekalipun belum merasakan penggenapan janji itu, mereka seakan sudah melihat bayangannya dari jauh dan menyambutnya dengan penuh keyakinan. Mereka pun sadar dan mengakui bahwa di bumi ini mereka hanya seperti tamu atau pendatang.”Ibrani 11:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“These all died in faith, not having received the promises, but having seen them afar off, and were persuaded of them, and embraced them, and confessed that they were strangers and pilgrims on the earth.”Ibrani 11:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 11:13?
Ayat ini mengajarkan bahwa tokoh-tokoh iman di masa lalu mati tanpa melihat penggenapan janji Allah secara penuh, tetapi mereka tetap percaya dan menyambutnya dari jauh. Mereka mengakui diri sebagai orang asing dan pendatang di bumi, menunjukkan bahwa fokus mereka bukan pada hal-hal duniawi.
Latar belakang
Mengakui pengasingan diri sendiri
Para patriark melihat diri mereka sebagai orang asing dan pendatang di dunia. Ini bukan tentang mereka tidak memiliki rumah—mereka memiliki tanah Kanaan. Tetapi secara spiritual, mereka tahu bahwa itu bukan rumah definitif mereka. Mereka adalah traveler dalam perjalanan menuju tujuan yang lebih besar.
Di mana
Kanaan sebagai tanah pengasingan
Refleksi tentang spiritualitas para patriark
Kapan
Zaman para patriark
Pemahaman mereka tentang diri sebagai orang asing
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Mengomentari kesadaran spiritual para patriark
Kepada
Jemaat yang diusir dari komunitas mereka
Orang-orang yang perlu memahami bahwa mengasingkan diri secara spiritual adalah bagian dari iman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ξένος
xenos · strangers
orang asing, penjamu; orang yang berasal dari tempat lain
παρεπίδημος
parepidēmos · pilgrims
pengembara, orang yang tinggal sementara; hidup jauh dari rumah
ὁμολογέω
homologeō · confessed
mengakui, menyatakan dengan jelas; berbicara dengan satu suara
Para patriark secara aktif mengakui status mereka sebagai orang asing. Ini adalah pernyataan yang sadar dan bahkan dibanggakan tentang spiritualitas mereka.
Tahukah kamu
Mereka melihat jauh ke masa depan
Kesadaran mereka tentang status orang asing menunjukkan bahwa mereka melihat melampaui generasi mereka sendiri. Mereka tidak hanya bermimpi untuk diri mereka sendiri, tetapi untuk generasi mendatang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 11:13
Kejadian 23:4
Abraham sendiri mengakui statusnya sebagai orang asing
“Aku adalah orang asing dan pendatang di antara kamu”
1 Petrus 2:11
Pola yang sama didorong untuk jemaat Kristen
“Saudara-saudara, saya mendesak kamu sebagai yang mengasingkan dan menumpang”
Filipi 3:20
Identitas sejati orang beriman
“Kewarganegaran kita adalah di surga”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 11:13
✕ Sering dikira
Abraham merasa sengsara dan tidak puas hidup di Kanaan
✓ Yang sebenarnya
Mereka secara sadar mengakui bahwa Kanaan bukan rumah definitif mereka
✕ Sering dikira
Mengakui diri sebagai orang asing adalah bentuk kerendahan hati yang merasa tidak berhak
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pernyataan iman yang percaya pada harapan yang lebih besar
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 11:13
Kita sering ingin melihat hasil langsung dari iman kita. Namun, seperti mereka, kita dipanggil untuk setia meski belum melihat penggenapan. Mari belajar hidup dengan perspektif surgawi, mengakui bahwa dunia ini bukan rumah kita yang sejati.
Tuhan, ajari aku untuk setia dan berpengharapan meski aku belum melihat penggenapan janji-Mu, dan tolong aku untuk hidup sebagai pendatang yang berfokus pada rumah surgawi. Amin.